Bukti Perkembangan Islam di Dunia

Islam menjadi salah satu agama besar yang pemeluknya menyebar di seluruh penjuru dunia. Penerapan syariahnya dalam kehidupan pun, pernah berhasil mengeluarkan peradaban manusia yang terbelakang ke peradaban yang lebih maju di berbagai aspek kehidupan.

Banyak bukti perkembangan Islam di dunia yang masih terkenal sampai saat ini sebagai bukti kejayaan agama islam tempo dulu.

Namun, seperti peradaban lainnya, Islam pun memiliki masa kejayaan, sekaligus masa keruntuhan. Kehidupan Islam zaman dahulu, jelas berbeda dengan dewasa ini, walaupun ada beberapa negara berkonstitusi atas nilai – nilai Islam. Periodisasi Islam mengalami perubahan dari masa ke masa.

Peradaban Islam dahulu, dapat menjadikan bahasa Arab sebagai bahasa internasional antaretnis maupun antar umat beragama yang berbeda. Keragaman etnis antar agama tersebut, dapat hidup berdampingan di bawah sistem Islam, yang manfaatnya juga dirasakan oleh nonmuslim. Islam rahmatan lil alamin.

Peradaban Islam zaman kekhilafahan Islam, banyak meninggalkan bukti perkembangan Islam di dunia. Penjelasan bukti perkembangan islam dan dapat Anda ketahui dari uraian singkat berikut.

Bukti Perkembangan Islam di Dunia yang Paling Mendasar

Bukti perkembangan islam di dunia

Bukti perkembangan Islam di dunia yang paling mendasar tidak lain adalah kitab al-Quran dan segenap haditsnya. Dua peninggalan tersebut, adalah bukti bahwa Islam, secara berangsur – angsur, diturunkan sebagai rahmatan lil alamin, undang – undang, dan petunjuk menuju kehidupan yang terang benderang.

Al-Quran jugalah, yang menjadi mukjizat terbesar Rasulullah Saw yang dapat memperkuat kerasulannya. Karena apa yang terkandung dalam al-Quran, adalah firman Allah yang tak terbantahkan. Hingga hari kiamat nanti, kemurnian al-Quran akan terus terjaga, Allah sendirilah yang akan menjaganya, tentu dengan cara-Nya.

Awalnya, al-Quran biasa dihafal oleh para sahabat Rasulullah Saw, namun karena para penghafal al-Quran banyak yang gugur dalam peperangan, sahabat yang lain memutuskan untuk membukukan al-Quran agar tidak hilang dan kelak dapat dibaca generasi berikutnya. Dan akhirnya, hingga kini, al-Quran masih ada, begitu pun bermunculan para penghafal al-Quran, dari yang usia belia, hingga berusia senja.

Menurut Hunke dan Al-Faruqi, keberhasilan daulah Islam dalam mengembangkan teknologi , dikarenakan dua hal, yaitu

  1. Pandangan bahwa ilmu merupakan ‘saudara kembar’ iman, karena menuntut ilmu juga merupakan bagian dari ibadah untuk mengenal Allah. Mereka ingin menjadi pewaris para nabi dengan menjadi ahli ilmu.
  2. Dukungan negara terhadap perkembangan ilmu. Walaupun keadaan politik dan pemerintahan yang sedang berkuasa berubah – ubah. Namun mereka tetap mendukung perkembangan ilmu pengetahuan, dengan memberikan akses sekolah gratis untuk masyarakat.

Umat Muslim, dalam perilakunya terhadap teknologi, akan dibatasi oleh hukum syariah, karena ilmu atau teknologi bersifat netral.

Bukti Perkembangan Islam di Dunia Secara Singkat

Perkembangan Islam tidak berhenti, walau Rasulullah menyelesaikan misi kerasulannya, karena tonggak kepemimpinan, kemudian, dipegang oleh sahabat – sahabat terpercaya Rasulullah Saw.

Seperti Abu Bakar Al Shiddiqi, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib. Empat khalifah pertama ini dinamakan Al-Khulafa Ar-Rasyidin. Setelah masa pemerintahan Al-Khulafa Ar-Rasyidin berakhir, digantikan dengan masa daulat Bani Umayyah dan Abbasiyah.

Daulah Islam, setelah Bani Umayyah dan Abbasiyah runtuh, dilanjutkan oeh berbagai dinasti daulah Islam di berbagai penjuru dunia. Ada beberapa yang masih memiliki hubungan dengan Bani Umayyah dan Abbasiyah, namun ada juga yang tidak.

Contoh daulah Islam yang di berbagai penjuru negeri di antaranya adalah Kerajaan Ottoman atau Turki Utsmani di Turki, Dinasti Mughal di India, Dinasti Ilkhan, Dinasti Mamalik di Mesir, dan Kerajaan Safawi di Persia.

Bukti perkembangan Islam di dunia secara singkat ini, dapat dijelaskan sebagai berikut.

1. Setiap daulah Islam memiliki jejak historisnya, baik itu berupa materi, ilmu pengetahuan, atau budaya.

Peninggalan berupa materi, masih ada yang dapat dilihat hingga sekarang, seperti peninggalan Le Mezquita Cordoba oleh daulah islam di Andalusia, Istana Topkapi oleh Turki Utsmani, Saint Basils Cathedral dan Kota Kazan di Rusia.

2. Sementara peninggalan berupa ilmu pengetahuan dan budaya, sangat banyak ragamnya.

Peninggalan ini digunakan dan diterapkan selama berabad – abad, pun dikembangkan sesuai permintaan zaman. Saat Islam masih berjaya, banyak ilmuwan – ilmuwan Muslim yang karyanya menjadi referensi ilmuwan Eropa.

Dimana karya-karya ini kemudian digunakan untuk mengentaskan Eropa dari keterbelakangan. Ilmuwan – ilmuwan Muslim tersebut di antaranya adalah Al – Khawarizmi, Ibnu Rusyd, Abu Yusuf, Ibnu Sina, dan masih banyak lagi.

Bukti Perkembangan Islam di Dunia Sampai Sekarang

Bukti perkembangan Islam di dunia sampai sekarang, tentunya, yang masih dapat dilihat, dirasakan, dan diterapkan. Walaupun peninggalan berupa materi, dapat dikatakan, tidak utuh, setidaknya manusia generasi berikutnya masih beruntung, karena tidak semua jejak sejarah peradaban Islam yang lalu, tidak hancur total oleh peperangan.

Dengan peninggalan – peninggalan yang masih tersisa, manusia generasi berikutnya, dapat mempelajari banyak hal, salah satunya adalah menyadari bahwa, dahulu, Islam pernah berjaya, memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan, contohnya adalah khazanah ilmu pengetahuan.

Salah satu bukti perkembangan Islam di dunia internasional sampai saat ini adalah berdirinya Universitas Paris pada tahun 1231 Masehi. Universitas Paris adalah salah satu bukti peran penting daulah Islam di dunia Eropa. Karena sebelumnya, pemuda – pemuda Eropa belajar di universitas islam, yang kala itu, berada di bawah daulah islam Andalusia.

Selain itu, Taman Alcazar yang letaknya tidak jauh dari Le Mezquita Cordoba. Keberadaan taman tersebut, menjadi salah satu bukti, bahwa Islam mewarisi teknologi irigasi yang baik, mengingat tanah gersang yang mengelilingi Andalusia.

Kincir – kincir angin, yang dibangun berabad – abad yang lalu, dan berfungsi, juga masih banyak ditemukan di banyak negeri di Timur Tengah. Selain itu, di Iran, dengan datarannya yang kering, qanat masih digunakan dan berfungsi, walau telah berusia ribuan tahun. Qanat ini sendiri adalah sistem saluran air bawah tanah.

Sistem qanat inilah, yang kemudian diadopsi oleh daulah Islam yang kala itu tengah berkuasa, untuk diterapkan ke Sisilia, Andalusia, dan Afrika Utara.

Dinasti Mughal mengakui bahwa Persia (sekarang Iran), adalah negara yang kala itu sangat ahli dalam hal bahasa, arsitektur atau lanskap, dan taman. Taman yang ada pada kompleks Taj Mahal dan pemakaman Humayun, adalah contoh taman yang Dinasti Mughal adopsi dari Persia.

Pembahasan mengenai perkembangan Islam di dunia, juga tidak dapat luput dari negara kita sendiri, Indonesia. Karena, tanpa pedagang – pedagang muslim yang masuk ke Indonesia, kerajaan – kerajaan bercorak Islam tidak akan berdiri, bahkan Wali Songo juga belum tentu akan ada.

Dengan masuknya Islam di Indonesia, banyak pesantren yang kemudian didirikan, budaya asli juga dapat berpadu dengan nilai – nilai Islam yang membuat Islam mudah diterima oleh penduduk lokal. Contoh budaya lokal yang berpadu dengan nilai Islam adalah seni debus dan dzikir mulud di Banten.

Hingga saat ini, dua warisan itu juga masih ada dan dilakukan. Seni debus, dewasa ini, lebih difungsikan untuk hiburan, dan untuk dzikir mulud masih dilakukan setiap kali memperingati hari lahirnya Rasulullah Saw.

Baca juga : Perkembangan Islam di Indonesia

Demikian ulasan tentang bukti perkembangan islam di dunia yang menjadi agama yang penyebarannya terluas. Agama islam memiliki penganut yang hampir berada di seluruh penjuru dunia.

Loading...

Peninggalan Sejarah Islam

Wahyoeni
3 min read

Sejarah Batu Quran

Wahyoeni
4 min read

Sejarah Kebudayaan Islam

Wahyoeni
3 min read

Kerajaan Islam Di Indonesia

Wahyoeni
3 min read

Sejarah Peradaban Islam

Wahyoeni
3 min read

Asal Usul Agama Islam

Wahyoeni
3 min read