Doa Bercermin

Doa Bercermin – Berapa kali kita berkaca di depan cermin setiap harinya? Mungkin tidak cukup satu atau dua kali, bahkan bisa berkali-kali. Apalagi kalau mau ada acara kondangan, menghadiri acara pesta atau hajatan. Anda bisa bermenit-menit di depan cermin hanya untuk bersolek atau berdandan mempercantik diri.

Bermacam cara dan upaya dilakukan manusia untuk memoles wajah dan kulitnya agar terlihat bersih dan cantik. Misalnya, dengan mamakai krim pemutih wajah agar kulit kelihatan putih. Membersihkan kelopak mata dengan pembersih pemulas mata dan lain sebagianya. Dan ketika berhias di depan cermin inilah Anda akan terus mengagumi wajah Anda sendiri untuk tampil lebih cantik.

Setiap orang terlihat berlomba-lomba untuk menghias penampilan wajah dan tubuhnya agar kelihatan cantik dan menawan. Tak peduli berapa-pun uang ayang harus dikeluarkan, asalkan wajah bisa terlihat cantik. Maka make-up dengan merk apapun akan dibelinya.

Doa-Berhias-di-Depan-Cermin

Sumber : Hijabers-Shutterstock.

Kesimpulannya, jika Anda ingin cantik, maka Anda harus mau mengubah penampilan fisik Anda, alias mengikuti trend yang ada. Kalau perlu, Anda mengoperasi hidung biar tambah mancung, atau dadanya biar tampak lebih berisi. Intinya, jika ingin cantik, Anda harus meniru bentuk penampilan dan kebiasaan mereka yang ada di layar kaca.

Apa dampak dari penilaian dan gaya hidup yang seperti ini?

Kita menjadi orang yang cenderung tidak punya prinsip, cenderung tidak rasional. Kita begitu mudah disetir, mulai dari cara berpakaian, gaya rambut hingga warna kulit. Ujungnya, kita menjadi kurang percaya diri jika tidak mengikuto trend terbaru.

Pada artikel kali ini, wisatanabawi akan mengulas tentang doa bercermin, bacaan doa bercermin arab, bacaan doa bercermin latin, arti doa bercermin, makna doa bercermin dan adab dalam bercermin.

Doa Bercermin

Sebagai umat islam yang yakin dengan rukun iman yaitu dengan yakin adanya Allah dan segala kebesarannya. Maka kita harus mensyukuri apa yang telah Allah ciptakan buat kita. Masih banyak orang dengan keadaan fisik yang mungkin lebih kurang daripada kita. Walaupun begitu Allah telah menciptakan manusia sebagai mahkluk yang paling sempurna.

Doa Bercermin dan Artinya

Doa-Bercermin-Pendek

Doa Bercermin Arab

اَللّٰهُمَّ كَمَا حَسَّـنْتَ خَلْقِـيْ فَحَسِّـنْ خُلُقِـيْ

Doa Bercermin Latin

“Allohumma kamaa hassanta kholqii fahassan khuluqii”

Arti Doa Bercermin

“Ya Allah, sebagaimana Engkau telah menciptakanku dengan baik, maka baguskanlah pula akhlakku.” (HR.Bazzar).

Barangkali, doa ini terlihat singkat dan enteng. Padahal, sebenarnya ia menyimpan pesan yang begitu dalam. Jika kita mampu memahami kandungannya, maka kita akan mendapatkan efek positif yang luar biasa.

Bacaan Doa Bercermin Lengkap

Dan dishahihkan oleh Al-Albani dalam Irwa’ al-Ghalil no. 74. Terdapat tambahan bacaan di dalam doa bercermin sesuai dengan yang diriwayat Ibnu Mardawaih, yaitu dengan menambahkan bacaan dibelakangnya.

Doa-Bercermin-Lengkap

Bacaan Doa Bercermin Panjang

اَللَّهُمَّ كَمَا حَسَّنْتَ خَلْقِي فَحَسِّنْ خُلُقِيْ وَحَرِّمْ وَجْهِي عَلَى النَّارِ

Bacaan Doa Bercermin Panjang Latin

“Allohumma kamaa hassanta kholqii fahassan khuluqii wajhii allannari”

Arti bacaan Doa Bercermin Panjang

“Ya Allah, sebagaimana Engkau telah menciptakanku dengan baik, maka baguskanlah pula akhlakku, dan haramkanlah wajahku atas neraka.” (HR.Bazzar).

Simak dan amalkan juga :  Doa Sebelum Tidur

Makna Doa Bercermin

Dalam doa bercermin diatas mengandung makna yang sangat luar biasa. Walaupun terlihat pendek bacaannya, namun kalau dijelaskan akan memiliki arti yang luar biasa sebagai rasa syuku manusia kepada Allah. Simak makna dari doa bercermin berikut.

1. Makna dari bacaan “Allahumma kamaa has anta khalqi”

Artinya :

“Ya Allah, sebagaimana Engkau telah menciptakanku dengan baik…”

Jika kita cermati, penggalan kalimat ini sesungguhnya adalah sebuah pernyataan yang menyimpan makna syukur dan menuntut adanya rasa syukur.

Ini bisa dilihat dari kalimat, “Sebagaimana Engkau telah menciptakanku dengan baik.” Pada saat Anda mengungkapkan kalimat tersebut, berarti Anda orang yang yakin dan dituntut untuk yakin bahwa atau penampilan diri Anda yang terlihat dalam cermin adalah wajah yang indah, cantik, ganteng, bagus dan rupawan.

Keyakinan yang seperti ini, selanjutnya akan menuntut Anda untuk mensyukuri bentuk fisiknya yang Anda miliki. Cenderung melihat orang yang bentuk fisiknya ada di bawah Anda, dan mencari-cari sisi kebaikan serta kelebihan dari bentuk fisik yang Anda miliki.

Dengan keyakinan yang demikian, Anda akan diajak dan dibimbing untuk menjadi orang yang selalu percaya diri. Tidak mengeluh atau pesimis dengan penampilan yang dimiliki, dan puas dengan apa yang dianugerhkan Allah.
Karena sesungguhnya, Allah Swt. Telah menciptakan manusia dengan sebaik-baik bentuk dan penciptaan.

Allah berfirman dalam Al Quran surah At Taghaabun ayat 3:

خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَ الۡاَرۡضَ بِالۡحَقِّ وَ صَوَّرَکُمۡ فَاَحۡسَنَ صُوَرَکُمۡ ۚ وَ اِلَیۡہِ الۡمَصِیۡرُ

“Khalaqas-samaawaati wal ardha bil haqqi washau-warakum fa-ahsana shuwarakum wa-ilaihil mashiir(u)”

Artinya :

“Dia menciptakan langit dan bumi dengan hak, Dia membentuk rupamu dan dibaguskan-Nya rupamu itu dan hanya kepada Allah Swt. Kembali(mu).” (QS. At Taghaabun ayat 3).

Ketahuilah bahwa setiap individu pada dasarnya dalam unik, masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan yang khas dengan dirinya. Ada yang diciptakan kulitnya hitam, putih, merah, abu-abu, oranye, dan albino.

Ada yang bentuk rambutnya lurus, keriting besar, keriting kecil, kribo, tekstur kasar, halus. Ada yang bibirnya tebal, tipis, lebar, dan ada pula yang ciut. Ada yang hidungnya mancung dan ada pula yang pesek. Ada yang matanya besar dan ada juga yang sipit. Ada yang bentuk wajahnya bulat, elips, lonjong, dan lain sebagainya.

Dengan diciptakan unik dan berbeda satu dengan lainnya, justru setiap orang bisa menemukan kelebihan pada dirinya, justru di situlah akan terlihat nilai kecantikannya. Untuk tampil cantik, Anda tidak harus meng-copy paste atau meniru bentuk atau kebiasaan orang lain, anda tidak perlu memberangus rupa asli Anda.

Daripada Anda focus pada kekurangan dan mencari-cari bagian tubuh yang dirasa kurang sempurna. Lebih baik Anda menemukan bagian-bagian dari wajah atau fisik Anda yang unik. Kondisi yang menjadi ciri khas atau menonjolkan karakter diri Anda.

Makna-Doa-Bercermin
KabarMakkah.Com

2. Makna dari bacaan “Fa’ahsin khuluqii”

Artinya:

“Maka, baguskanlah pula akhlakku”.

Kalimat doa ini masih berkaitan dengan kalimat yang pertama tadi. Bedanya, kalau yang pertama menunjukkan pada penampilan fisik, maka yang kedua menunjukkan pada penampilan non fisik.

Jika yang pertama mengarah pada wajah lahir, maka yang kedua mengarah pada wajah batin. Dengan kalimat tersebut, kita hendak diingatkan pada penampilan batin manusia, yakni akhlak dan kepribadian kita.

Ingatlah, indah itu bukan berarti harus cantik dan glamour dengan aksesori. Tetapi hakikat keindahan itu adalah sesuatu yang jika dipandang mata, dia tidak akan menyakiti mata dan tidak mengajak lisan untuk berkomentar yang bukan-bukan. Hakikat kecantikan adalah sesuatu yang keluar dari dalam diri kita, yakni berupa kepribadian dan akhlak yang mulia dan terpuji.

Sadarilah, kecantikan fisik itu bukan segala-galanya dan sifatnya sangat kreatif. Kebaikan, kejujuran, ketulusan, kerendahan hati, kesopanan, dan kepekaan diri, itulah hal-hal yang akan memberi nilai lebih bagi diri Anda di mata orang lain.

Itulah hal-hal yang sifatnya lebih universal. Sungguh, tidak sedikit orang yang wajahnya terlihat cantik dipandang mata, namun aura kecantikannya pudar dan ia berubah menjadi wanita yang dihina-hina, kemuliaannya tercoreng karena akhlak dan perilakunya yang keji dan rendah.

Kecantikan fisik itu sifatnya sementara karena pasti akan menurun seiring dengan bertambahnya usia. Tapi, kecantikan hati dan akhlak, itulah yang akan bersinar dan terus dikenang oleh orang-orang disekitar kita.

Dengan kalimat tersebut, kita juga hendak disadarkan pada hakikat wujud kita yang sebenarnya, yakni wujud asli yang kelak akan tampak setelah jasad fisik kita rusak binasa dimakan tanah.

Seperti apa wajah asli diri kita yang sebenarnya?

Ya, wajah batiniah kita. Wajah ukhrawi kita. Memang, saat ini kita masih belum bisa melihatnya secara kasat mata. Tapi nanti, saat kita menghembuskan napas yang terakhir, disitulah mata batin kita akan terbelalak memandang diri kita yang sesungguhnya.

Allah berfirman dalam surah Qaaf ayat 22:

لَقَدۡ کُنۡتَ فِیۡ غَفۡلَۃٍ مِّنۡ ہٰذَا فَکَشَفۡنَا عَنۡکَ غِطَآءَکَ فَبَصَرُکَ الۡیَوۡمَ حَدِیۡدٌ

“Laqad kunta fii ghaflatin min hadzaa fakasyafnaa ‘anka ghithaa-aka fabasharukal yauma hadiidun”

Artinya:

“Sesungguhnya kamu berada dalam keadaan lalai dari (hal) ini, maka Kami singkapkan daripadamu tutup (yang menutupi) matamu, maka penglihatanmu pada hari itu amat tajam.” (QS. Qaaf ayat 22)

Nabi Muhammad bersabda:

“Umatku akan dibangkitkan menjadi sepuluh golongan. Tuhan memilih mereka dari kaum muslimin dan mengubah bentuk mereka. Sebagian berbentuk monyet, sebagian lagi berbentuk babi, sebagian lagi berjalan terbalik dengan kaki diatas dan muka adibawah lalu diseret-seret, sebagian lagi buta merayap-rayap, sebagian lagi tuli bisu tidak berpikir, sebagian lagi menjulurkan lidahnya yang mengeluarkan cairan menjijkan semua orang, sebagian lagi mempunyai kaki dan tangan yang terpotong, sebagian lagi disalibkan pada tonggak-tonggak api, sebagian lagi punya bau yang lebih menyengat dari bangkai, sebagian lagi memakai jubah ketat yang mengoyak-ngoyak kulitnya.”

Saat di depan cermin, barangkali kita melihat bahwa diri kita adalah sosok manusia yang cantik, ganteng, dan rupawan. Kita pun bangga dengan hal ini. Namun, mampukah kita mempertahankan kemanusiaan kita, wujud kita yang ahsanit taqwiim? Agar kita tidak terjatuh menjadi “binatang” berbungkus manusia? Inilah pesan penting yang diisyaratkan doa tersebut.

3. Makna dari bacaan “Waharrim wajhii ‘alan naari”

Artinya:

“Dan, haramkanlah wajahku atas neraka”.

Di dalam doa bercermin tersebut kita meminta agar Allah mengharamkan wajah kita atas neraka.

Kita ketahui bahwa wajah adalah pusat tubuh manusia. Ketika kita mengatakan wajah, maka yang dimaksud bukan hanya wajah saja, tapi mencakup seluruh bagian tubuh. Maka, bisa dikatakan apabila wajah kita terpelihara.

Sebaliknya, bila wajah terpelihara maka seluruh tubuh juga akan ikut terpelihara. Sebaliknya, bila wajah kita ternoda, maka selurh tubuh juga akan ikut ternoda. Sungguh, betapa banyak kejahatan itu terjadi berawal dari wajah, karena wajah adalah sumber pertama kali fitnah.

Pesan yang dibawa kalimat terakhir ini adalah hendaknya kita berjuang sekuat tenaga untuk menjaga wajah serta tubuh kita. Agar tidak menjadi sumber fitnah, pemicu kejahatan, dan timbulnya setiap dosa dan kemaksiatan. Dengan kalimat ini, kita berharap dan berkomitmen pada diri sendiri untuk menjaga tubuh kita dari sengatan api neraka.

Adab Dalam Bercermin

Dalam bercermin ada adab-adab atau aturan-aturan bercermin yang perlu anda lakukan dan pahami. Adab bercermin diantaranya adalah:

  1. Membaca doa bercermin ketika sedang di depan cermin untuk berhias.
  2. Selalu mengingat Allah ketika bercermin sebagai rasa syukur atas nikmat dan rahmat yang deberikan kepada Anda.
  3. Jangan sombong dan tinggi hati jika Allah memberikan wajah yang cantik atau ganteng pada diri Anda, karena semua akan kembali kepada Allah.
  4. Mengharapkan ahlak yang baik dari Allah sehingga keindahan fisik juga bisa di barengi dengan keindahan akhlak.
  5. Jangan berbicara atau tertawa terhadap banyangan Anda di dalam cermin.

Simak dan amalkan juga : Doa Sebelum Makan

Demikian ulasan tentang doa bercermin, dan makna doa bercermin yang disunnahkan oleh Rasulullah. Doa berhias di depan cermin ini memliliki arti dan makna yang luas. Dengan mengawali doa ketika bercermin maka Anda akan mensyukuri nikmat Allah atas karunianya kepada Anda. Allah sudah menciptakan yang sesempurna mungkin buat Anda. Tinggal bagaimana Anda mensyukuri nikmat Allah yang luar biasa ini, aamin.

Doa Ketika Marah

Wahyoeni
5 min read

Doa Bepergian

Wahyoeni
4 min read

Doa Naik Kendaraan

Wahyoeni
4 min read

Doa Sesudah Makan

Wahyoeni
4 min read

Doa Sebelum Makan

Wahyoeni
5 min read

Doa Sholat Hajat

Wahyoeni
5 min read