Doa Masuk Pasar

Simak ulasan tentang √ pengertian pasar, √ doa masuk pasar, √ bacaan doa masuk pasar arab, latin dan artinya lengkap berikut ini.


Pengertian Pasar

Sebenarnya apa yang dimaksud pasar?

Pada dasarnya pasar adalah suatu tempat bertemunya antar penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual-beli.

Doa-Ketika-Masuk-Pasar

Selain itu, kehadiran internet juga telah membuat pengertian pasar saat ini semakin luas. Karena semakin majunya internet inilah, sekarang ini ada pasar tradisonal atau pasar rakyat dan pasar modern.

Pasar tradisional adalah pasar yang pembeli dan penjual bertemu secara langsung untuk melakukan transaksi jual beli terhadap suatu barang.

Pembayaran di pasar tradisional dilakukan secara langsung menggunakan uang tunai.

Sedangkan pasar Modern adalah suatu bentuk pasar yang berkembang pesat saat ini.

Dalam pasar modern pembeli dan penjual tidak bertemu secara langsung karena bisa melalui media internet atau telepon untuk melakukan transaksi jual beli.

Bahkan dalam pembayarannya bisa secara online yaitu dengan transfer uang melalui akun virtual atau antar rekening bank.

Pada artikel ini yang dimaksud pasar yaitu sutu tempat (pasar tradisional) yang merupakan bertemunya orang. Yaitu orang selaku penjual dan orang selaku pembeli untuk melakukan transaksi jual beli di tempat tersebut.

Nabi Muhammad bersabda :

أَحَبُّ الْبِلَادِ إِلَى اللهِ مَسَاجِدُهَا، وَأَبْغَضُ الْبِلَادِ إِلَى اللهِ أَسْوَاقُهَا

“Tempat yang paling disukai Allah adalah masjid-masjidnya, sedangkan tempat yang paling dibenci Allah adalah pasar-pasarnya.” (HR. Muslim, Ahmad, dan Hakim).

Apa yang terlintas di pikiran kita saat membaca hadits di atas?

Terdapat perbedaan yang sangat significant terhadap kedua tempat tersebut, yaitu antara masjid dan pasar.

Masjid adalah tempat mulia yang paling disukai Allah, sedangkan pasar adalah seburuk-buruknya tempat yang dibenci Allah.

Dalam hadits lainnya dijelaskan:

“Sesungguhnya, pasar adalah medan pertempuran setan, dan di sanalah setan memasang benderanya.” (HR. Thabrani).

Jika masjid adalah semulia-mulianya tempat, maka itu sudah jelas karena ia adalah tempat ibadah dan dzikir.

Namun, bagaimana dengan pasar, mengapa tempat ini dikatakan yang paling buruk?

Barangkali alasannya karena pasar adalah tempat yang sering digunakan untuk menipu, memfitnah, ingkar janji, marah, berkata keji dan kotor, serta berbagai macam perilaku dosa lainnya.

Dan, kalaupun kita mampu menjaga diri dari perilaku dosa tersebut, tetap saja kita sulit terhindar dari kelalaian.

Dipasar, hati dan pikiran banyak disibukkan oleh berbagai hal yang terlihat oleh dua mata. Disebelah sana ada barang dagangan jenis ini, warna ini, dan sebagainya.

Sungguh, betapa sulit untuk bisa tetap mengingat Allah bersamaan dengan hiruk-pikuknya suasana pasar. Karena hal ini, maka Nabi Muhammad menganjurkan membaca doa ketika masuk ke dalam pasar.

Doa Masuk Pasar

Dengan membaca doa sebelum masuk pasar, maka kita berharap mendapat perlindungan-Nya ketika nanti memasuki pasar tersebut. Simak dan pahami doa masuk pasar berikut.

Bacaan Doa Masuk Pasar

Doa-Masuk-Pasar

Bacaan Doa Masuk Pasar Arab

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ حَيٌّ لاَ يَمُوْتُ، بِيَدِهِ الْخَيْرُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ

Bacaan Doa Masuk Pasar Latin

“Laa Ilaaha Illallaahu Wahdahu Laa Syariika Lahu, Lahulmulku Walahulhamdu, Yuhyii Wa Yumiitu Wa Huwa Hayyun Laa Yamuutu, Biyadihil Khaiir, Wa Huwa ‘Ala Kulli Syai’in Qodiir.”

Arti Bacaan Doa Masuk Pasar

“Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, yang Esa, yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Hanya milik-Nya segala kekuasaan dan pujian. Dia-lah Yang Menghidupkan dan Mematikan. Dia Yang Maha Hidup, yang tidak akan pernah mati. Di tangan-Nya kebaikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Simak dan baca juga : Doa Keluar Rumah

Kebaikan dan Keburukan Pasar

Disebutkan dalam sebuah hadits :

“Barang siapa masuk pasar kemudian membaca ini (doa masuk pasar), maka Allah menuliskan untuknya sejuta kebaikan, menghapus darinya sejuta kejelekan, mengangkatnya dengan sejuta derajat, dan membangunkan baginya ssebuah rumah di surge.” (HR. Ahmad, Tirmidzi, dan Ibnu Majah).

Di antara pesan yang dikandung oleh doa dzikir ini adalah ajakan agar kita senantiasa mengingat Allah saat di pasar, dan agar kita senantiasa berada dalam limpahan dan perlindungan-Nya.

Sebagaimana diterangkan dalam hadits lainnya :

مَنْ دَخَلَ سُوقاً مِنَ الأَسْوَاقِ، فَقَالَ: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ المُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، كَتَبَ اللَّهُ لَهُ أَلْفَ أَلْفِ حَسَنَةٍ، وَمَحَا عَنْهُ أَلْفَ أَلْفِ سَيِّئَةٍ

Artinya :

“Barangsiapa yang ketika masuk pasar, kemudian dia membaca, ‘La ilaha illahu wahdahu la syarikalahu lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodir’ Allah akan mencatat untuknya satu juta kebaikan, dan menghapuskan darinya satu juta keburukan.”

Bacaan doa masuk pasar ini mengharap kebaikan ketika di dalam pasar untuk memohon kebaikan pasar dan dijauhkan dari keburukan yang terjadi jika berada di pasar.

Kebaikan di dalam pasar adalah kemampuan diri kita untuk selalu mengingat Allah saat berada di pasar, ketika sedang melakukan jual beli atau melakukan perdagangan.

Dan semua aktifitas itu didasari oleh sikap yang baik, amanah dan penuh kejujuran dalam bertransaksi.

Adapun kebaikan yang ada didalamnya adalah perdagangan yang menghasilkan keuntungan dan karunia rezeki yang halal serta berkah.

Sedangkan keburukan pasar adalah keburukan yang ditimbulkan olehnya, dari segala sesuatu yang menyebabkan kelalaian hati.

Dan, keburukan yang ada di dalamnya adalah berbagai perilaku dosa dan maksiat yang sering terjadi di pasar dan perdagangan yang membawa kerugian.

Dengan adanya doa masuk pasar ini, dan Rasulullah juga telah menganjurkan dan mengajarkannya, maka tidaklah benar jika kita lantas menghindar dari pasar dan tidak mau memasukinya.

walaupun Pasar adalah tempat yang banyak terjadi keburukan, namun Pasar bukanlah tempat yang harus ditinggalkan. Sebab salah besar jika kita mengartikan demikian.

Hal yang harus dihindari adalah keburukannya, bukan pasarnya.

Para sahabat nabi adalah para pedagang yang selalu melakukan transaksi di pasar. Bahkan di antara mereka adalah para pedagang yang setiap harinya berkunjung ke pasar.

Maka, janganlah kaget dan heran jika di antara para penghuni pasar, ada orang-orang yang tinggi kedudukannya di sisi Allah.

Simak dan baca juga : Doa Terbebas Hutang

Rasulullah bersabda :

“Pedagang yang jujur dan terpercaya akan menyertai dan menyertainya para nabi, shiddiqin, dan syuhada.” (HR. Tirmidzi dan Hakim).

Diceritakan bahwa pernah suatu kali Rasulullah sedang duduk bersama para sahabat. Lalu, seorang pemuda lewat di depan mereka. Ia adalah seorang pemuda yang gagah dan penuh energik. Pagi sekali ia pergi untuk bekerja mencari rezeki.

Para sahabat saling komentar :

“Sayang sekali pemuda itu! Andaikan tenaga muda dan kegagahannya itu dipergunakan fi sabilillah (berjihat di jalan Allah)!”

Namun, Rasulullah menegurnya :

“Jangan kalian berkata demikian! Sesungguhnya, apabila ia berusaha mencari rezeki untuk dirinya agar ia tidak perlu meminta-minta dan menggantungkan hidupnya kepada orang lain, makai a ada di jalan Allah (fi sabilillah).

Dan, apabila ia berusaha mencari rezeki untuk menafkahkan kedua orang tuanya atau anak-anaknya yang lemah (karena masih kecil atau sebab lainnya) supaya mereka dapat hidup berkecukupan dan tidak perlu bergantung pada orang lain, maka ia ada di jalan Allah. (Tapi), apabila ia pergi berusaha karena untuk berbangga-bangga dan bermegah-megahan, maka ia berada di jalan setan.” (HR. Thabrani).

Simak dan baca : Jenis-Jenis Rezeki

Mengapa mereka yang berada di pasar bisa mendapatkan kemuliaan ini?

Sebab, mereka berjuang untuk dirinya dengan menjaga yang halal bersamaan dengan kelangkaannya, mereka tinggalkan yang haram bersamaan dengan banyaknya.

Mereka menjaga mata dari pandangan maksiat, telinga mereka dari mendengarkan dosa, mulut mereka dari berkata dusta dan sia-sia, dan hati mereka dari lalai kepada Allah.

Sungguh, perbuatan itu semua adalah jihad akbar atau perang besar yang harus dihadapi ketika masuk ke pasar.

Rasulullah bersabda :

“Pasar adalah tempat lalai dan lupa. Maka, barang siapa membaca satu kali tasbih di dalamnya, Allah mencatat untuknya sejuta kebaikan.” (HR. Dailami).

Berdasarkan semua ini, maka pasar tidak selamanya buruk dan jelek. Kejelekan pasar dikarenakan pasar sering membuat manusia lalai, pasar sering menjadi ajang berbuat maksiat dan dosa.

Bagi orang yang mamppu menjaganya, pasar justru bisa menjadi sarana untuk mengangkat derajatnya di sisi Allah.

Walaupun pasar adalah tempat yang dibenci Allah. Sungguh, pasar bisa menjadi tempat yang mulia untuk kematian kita.

Jika di pasar kita berniat untuk berjihad mencari rezeki yang halal, berjihad untuk menjaga kehormatan diri dan keluarga.

Kita tahu bahwa yang mengatakan seperti adalah golongan para sahabat, kaum sufi, dan orang-orang yang senantiasa berusaha mendekatkan diri kepada Allah.

Simak dan baca juga : Doa Bepergian

Demikian ulasan tentang doa ketika masuk pasar agar selalu dalam perlindungan-Nya. Amalkan doa ini ketika Anda memasuki tempat-tempat keramaian seperti pasar, mall, tempat-tempat perbelanjaan agar selau mendapat ridha dan perlindungan Allah.

Loading...

Doa Keluar Rumah

Wahyoeni
3 min read

Doa Sayyidul Istighfar

Wahyoeni
3 min read

Doa Qunut

Wahyoeni
3 min read

Doa Ketika Mendengar Petir

Wahyoeni
3 min read

Doa Ziarah Kubur

Wahyoeni
7 min read