Doa Naik Kendaraan

Silahkan simak √ doa naik kendaraan, √ bacaan doa naik kendaraan arab, √ bacaan doa naik kendaraan latin dan √ arti doa naik kendaraan pada artikel ini.

Merupakan nikmat terbesar yang diberikan Allah untuk manusia adalah ditundukkannya segala sesuatu yang ada di langit dan bumi untuk kepentingan manusia.

Allah berfirman Allah dalam Al Quran surah Al Jaatsiyah ayat 13:

وَ سَخَّرَ لَکُمۡ مَّا فِی السَّمٰوٰتِ وَ مَا فِی الۡاَرۡضِ جَمِیۡعًا مِّنۡہُ

“Dan, dia menundukkan untukmu apa yang dilangit dan apa yang di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya…” (QS. Al-Jaatsiyah ayat 13).

Kita lihat dan saksikan bahwa semua materi yang ada di alam ini, baik yang hidup seperti binatang dan tumbuh-tumbuhan. Juga yang mati seperti langit, bumi , matahari, bulan, lautan, angin, gunung, dan yang lain sebagainya.

Semuanya ditundukkan untuk keperluan hidup manusia, sebagai nikmat dan karunia yang tiada terhitung nilainya.

Dari pepohonan dan tumbuh-tumbuhan, manusia bisa hidup, berteduh, dan merasakan kesejukan.

Kendaraan

Doa-Naik-Kendaraan-Darat

Dari hewan dan binatang, manusia bisa memakan dagingnya, meminum susunya, memanfaatkan bulunya menggunakan tenaganya, serta menjadikannya sebagai tunggangan atau kendaraan.

Dan, dari benda-benda yang ada di bumi, manusia bisa mengubah, mengolah, dan memprosesnya menjadi barang-barang bermanfaat dan berguna sesuai dengan keinginannya.

Di antara barang berharga yang dihasilkan dari karya besar manusia adalah kendaraan. Jika waktu dulu manusia hanya mengenal kendaraan dari hewan atau binatang, seperti kuda, unta, keledai, gajah, sapi, dan lainnya.

Sekarang ini manusia telah mampu membuat kendaraan dari rangkaian benda-benda alam yang memiliki kualitas yang lebih cepat, lebih canggih, lebih bagus , dan lebih menarik. Mulai dari kendaraan darat, kendaraan laut, sampai kendaraan udara.

Doa Naik Kendaraan

Apa yang perlu kita ungkapkan ketika naik kendaraan?

Bersyukur dan mengingat nikmat Allah tersebut saat manaikinya adalah hal yang perlu kita ungkapkan.

Allah berfirman dalam Al Quran surah Az Zukhruf ayat 13-14:

لِتَسۡتَوٗا عَلٰی ظُہُوۡرِہٖ ثُمَّ تَذۡکُرُوۡا نِعۡمَۃَ رَبِّکُمۡ اِذَا اسۡتَوَیۡتُمۡ عَلَیۡہِ وَ تَقُوۡلُوۡا سُبۡحٰنَ الَّذِیۡ سَخَّرَ لَنَا ہٰذَا وَ مَا کُنَّا لَہٗ مُقۡرِنِیۡنَ. وَ اِنَّاۤ اِلٰی رَبِّنَا لَمُنۡقَلِبُوۡنَ

Artinya:

“Supaya kamu duduk di atas punggungnya kemudian kamu ingat nikmat Tuhanmu apabila kamu telah duduk di atasnya dan upaya kamu mengucapkan, “Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tukan kami.” (QS. Az-Zukhruf ayat 13-14).

Diriwayatkan dari sahabat Ali Ra, bahwasannya ketika Rasulullah naik unta maka akan membaca urutan doa berikut:

1. Membaca “bismillah”.

Beliau membaca “bismillah” (بِسْمِ اللهِ), ketika Rasulullah meletakkan kakinya di atas tunggangannya.

2. Membaca “alhamdulillah”.

Beliau membaca “alhamdulillah” (الْحَمْدُ لِلَّهِ), ketika Rasulullah telah tegak di atas punggungnya unta.

3. Membaca doa naik kendaraan.

Setelah itu beliau membaca doa naik kendaraan (ketika itu naik tunggangan unta), sebagai berikut:

Bacaan Doa Naik Kendaraan

Doa-Naik-Kendaraan

Bacaan Doa Naik Kendaraan Arab

سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنَ. وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ

Bacaan Doa Naik Kendaraan Latin

”Subhaanalladzi sakhkhara lanaa hadza wamaa kunnaa lahuu muqriniin wainnaa ilaa rabbina lamunaqlibuun”

Arti Bacaan Doa Naik Kendaraan

“Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami”.

4. Membaca Alhamdulillah dan Takbir sebanyak 3 kali.

  • “Alhamdulillah” (الْحَمْدُ لِلَّهِ) artinya Segala puji bagi Allah (3x).
  • “Allah Akbar” (اللهُ أَكْبَرُ) artinya Allah Maha Besars (3x).

5. Membaca doa Istighfar.

Terakhir beliau membaca doa istighfar sebagai berikut:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ إِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ فَاغْفِرْ لِيْ، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Artinya:

“Maha Suci Egkau Sungguh, aku telah menganiayanya diriku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya, tidak ada yang bisa mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.” (HR.Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’I, Ahmad, dan lainnya).

Dari urutan doa naik kendaraan diatas, maka dapat dijadikan dalam satu bacaan doa naik kendaraan lengkap sebagai berikut:

Doa Naik Kendaraan Lengkap

Doa Naik Kendaraan Lengkap

Doa-Naik-Kendaraan-Lengkap

Bacaan Doa Naik Kendaraan Lengkap Arab

بِسْمِ اللهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ {سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنَ. وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ} الْحَمْدُ لِلَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ إِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ فَاغْفِرْ لِيْ، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Bacaan Doa Naik Kendaraan Lengkap Latin

“Bismillaah, alhamdulillaah, subhaanal-ladzii sakh-khoro lanaa haadzaa wa maa kunnaa lahu muqriniin. Wa innaa ilaa robbinaa lamunqolibuun”.

“Alhamdulillaah (3x), Allaahu akbar (3x), subhaanakallaahumma innii zholamtu nafsii faghfir lii, fa-innahu laa yaghfirudz-dzunuuba illaa anta.”

Arti Doa Naik Kendaraan Lengkap

“Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami” (di hari Kiamat).”

“Segala puji bagi Allah (3x), Allah Maha Besar (3x). Maha Suci Egkau ya Allah. Sungguh, aku telah menganiayanya diriku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya, tidak ada yang bisa mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.”

Simak dan baca juga : Doa Keluar Rumah

Penjelasan Doa Naik Kendaraan

Sesuai dengan petunjuk yang diajarkan dalam Al Quran dan hadits Nabi Muhammad di atas. Maka ketika akan naik kendaraan pribadi atau angkutan umum. Hendaknya kita membaca doa naik angkutan dengan urutan sebagai berikut:

1. Membaca Bismillah

Membaca “bismillah” dilakukan ketika mulai menginjakkan kaki di kendaraan.

Diterangkan dalam sebuah hadits bahwasannya Nabi Muhammad bersabda:

“Di atas setiap punggung unta itu terdapat setan. Maka, ketika menungganginya, hendaklah kalian menyebut nama Allah Swt.” (HR.Ahmad, Nasa’I, Ibnu Hibban, dan Hakim).

Sabda Rasulullah ini mengandung arti bahwa orang yang naik kendaraan itu bisa dihinggapi sifat-sifat setan seperti sombong, ujub, pamer, dan berbangga diri.

Doa-Naik-Kendaraan-Darat

2. Membaca Alhamdulillah

Bacaan alhamdulillah ini dilakukan ketika telah tegak atau duduk di atas kendaraan, makna bacaan ini adalah sebagai wujud dari rasa syukur kita.

Sebagaimana diperintahkan Allah dalam firman di atas:

“….Kemudian, kamu ingat nikmat Tuhanmu apabila kamu telah duduk di atasnya.”

Sedangkan makna syukur di sini berarti menghadirkan Allah di segenap nikmat yang kita peroleh saat itu, mengakui eksistensi-Nya dalam sesuatu yang kita dapatkan waktu itu, dan dengan mensyukuri nikmat-nikmat-Nya tersebut.

Diriwayatkan dari Hasan bin Ali Ra, bahwasannya ia melihat seorang lelaki yang menunggangi hewan tunggangannya, lalu ia membaca “Subhaanalladzi sukhkhara lanaa hadzaa….”.

Maka, beliau berkata, “Apa dengan ini kalian diperintahkan?”

Ia menjawab, “Dengan apa kita diperintahkan?”

Beliau berkata, “Supaya kamu mengingat nikmat tuhanmu.”.

Lelaki tadi lupa membaca tahmid, maka kemudian beliau mengingatkannya.

3. Membaca Doa Tasbih

Doa tasbih ini dibaca pada waktu kita telah duduk menaiki kendaraan, yaitu setelah kita membaca hamdalah.

Apa makna bacaan tasbih yang kita baaca di awal doa tadi?

Bacaan tasbih biasanya digunakan untuk mengungkapkan sebuah peristiwa yang mengagumkan atau menakjubkan.

Misalnya, ketika Allah menyebutkan tentang peristiwa Isra Mi’raj yang begitu menakjubkan di dalam al-Qur’an. Dia mengawalinya dengan bacaan tasbih.

Jika demikian, berarti naik kendaraan juga merupakan peristiwa yang menakjubkan.

Dan, pada kenyataannya, kendaraan memang terjadi sesuatu yang luar biasa manfaatnya dalam kehidupan manusia. Apalagi di zaman modern seperti sekarang ini.

Bukankah saat ini pesawat buatan manusia telah mencapai daratan planet lain, yakni Mars, bahkan “Menginap” beberapa lama di sana.

Kapal-kapal produk manusia juga telah mampu menjelajahi hingga ke dasar laut yang gelap.

Hal yang perlu diingat, hal menakjubkan ini tidak lepas dari peristiwa taskhir yang hanya mutlak dimiliki Allah dan hanya Allah. Yang menundukkan semuanya dari makhluk-makhluk-Nya.

Maka, dalam doa di atas, tasbih itu dihubungkan dengan peristiwa taskhir (penundukan), sebagaimana yang terungkap dalam kata “skhkhara adalah di’il madhi” (kata kerja bentuk lampau).

Doa tasbih ini mempunyai faedah ta’diyah (sampainya pengamalan fi’il sampai maf’ul) yang berarti “Allah Dzat yang menundukkan tunggangannya atau kendaraan ini”.

Bagaimanakah peristiwa taskhir ini terjadi pada kendaraan yang kita naiki?

Dapat dijelaskan bahwa ketika kita naik kendaraan, jika kendaraan yang kita tunggangi itu berasal dari hewan atau binatang.

Maka ketahuilah bahwa sesungguhnya hanya Allah yang menundukkan serta mengendalikan hewan itu sehingga mau dijadikan tunggangan yang kita naiki.

Sesungguhnya, manusia tidak punya kemampuan apa pun untuk menguasai dan mengendalikan hewan, jika tidak ada kuasa dan kehendak Allah.

Dilihat dari segi fisiknya saja, manusia sudah kalah besar dengan hewan yang ditungganginya. Tanpa ada pengendalian Allah mustahil manusia bisa mengalahkan hewan, apalahi menundukannya.

Dan, jika kendaraan yang kita naiki itu berasak dari hasil karya manusia.

Maka ketahulah bahwa sesungguhnya manusia hanya sebatas mengubah dan merangkai bahan dasar yang telah ada, menjadi sesuatu ynag diminati dan disukai sesuai kebutuhan.

Lebih dari itu, manusia tidak mampu membuat, apalagi menciptakan.

Hanya saja, dalam beberapa proses ini, kita sering lupa bahwa seolah kita telah “menciptakan apa yang telah diciptakan Allah”.

Sikap itu lama-lama mengkristal menjadi “kesombongan” untuk menggeser peran Allah sebagai Sang Maha Pencipta dan sebagai Sang Maha Penakluk.

Sesunggunya, Allah yang menciptakan besi, aluminium, karet, dan bahan baku pembuatan kendaraan lainnya. Allah yang menciptakan bensin, solar, premium, dan bahan bakar kendaraan lainnya.

Allah juga yang menciptakan dan menundukkan air, udara, dan api sehingga bermanfaat untuk kendaraan. Allah juga yang telah mengirimkan dan mengendalikan angin sehingga kendaraan dapat berjalan lancar.

Di akhir doa tersebut, kita mengucapkan, “Wainnaa ilaa rabbinaa lamunqalibuun” (dan sesungguhnya, kami akan kembali kepada Tuhan kami).

Ungkapan kalimat ini hendak mengingatkan kita tentang akhir dari sebuah perjalanan manusia, yaitu kita semua akan kembali kepada Allah. Kita semua akan pulang ke kampung akhirat.

Kalimat ini juga hendak mengingatkan kita bahwa saat naik kendaraan adalah hal yang mengkhawatirkan. Berapa banyak orang yang menderita cacat tubuh karena kecelakaan di kendaraan.

Berapa banyak korban yang meninggal akibat kecelakaan di jalan umum. Berapa banyak orang yang pagi harinya naik kendaraan mewah, kemudian sore harinya naik kendaraan jenazah.

4. Membaca Alhamdulillah dan Takbir Tiga Kali

Mengapa kita perlu mengulangi bacaan hamdalah ini?

Sebab, kita telah diberi kekuatan dan kemampuan oleh Allah, sehingga dapat bersyukur dan berbuat taat kepada-Nya.

Mengapa kita membaca takbir?

Sebab, nikmat Allah yang saat ini kita peroleh ternyata adalah nikmat yang sungguh luar biasa.

5. Membaca Doa Istighfar

Dalam doa istighfar yang diajarkan diatas, kita mengawalinya dengan menyucikan Allah. Hal tersebut mengandung makna bahwa Allah adalah Dzat Yang Maha Sempurna, serta terhindar dari segala cela dan kekurangan.

Sedangkan diri kita adalah makhluk lemah yang senantiasa dihinggapi cela, kekurangan, kezhaliman, dosa dan kesalahan.

Kita akui dosa, kesalahan, kealpaan, dan kepicikan kita dalam memenuhi rasa syukur atau nikmat-nikma-Nya. Lalu, kita pun memohon kepada Allah agar Dia berkenan mengampuni dosa-dosa kita. Dan kelak di akherat nanti kita dijauhkan dari siksa api neraka.

Simak dan baca juga : Doa Bepergian

Demikian ulasan tentang doa naik kendaraan, bacaan doa naik kendaraan arab, latin dan artinya lengkap. Semoga Allah senantiasa memberikan keselamatan dan ridha-Nya kepada Anda ketika Anda bepergian naik kendaraan, Aamin.

Loading...

Surat Yasin

Wahyoeni
13 min read

Doa Nurbuat

Wahyoeni
4 min read

Doa Ketika Mimpi Buruk

Wahyoeni
4 min read

Doa Ketika Turun Hujan

Wahyoeni
7 min read

Doa Untuk Orang Tua

Wahyoeni
6 min read