Wahyoeni ✓ Seorang Muslimah yang gemar ✓ Menulis dan ✓ Kuliner. Senang mencoba dan berbagi suatu pengalaman baru ❤.

Doa Untuk Ibu Hamil

Simak tentang doa untuk ibu hamil dalam bacaan arab, latin, arti dan cara mengamalkan doa untuk ibu hamil sesuai sunnah berikut.


Ibu Hamil

Hamil merupakan anugerah terindah seorang wanita setelah menikah. Karena kehamilan inilah fase selanjutnya setelah pernikahan.

Doa-Untuk-Ibu-Hamil

Menjadi ibu hamil adalah harapan dan keinginan seorang ibu. Begitu juga dengan sang suami, ia akan sangat bahagia ketika mengetahui kalau istrinya telah hamil.

Kendati ketika masa kehamilan, sang ibu yang sedang hamil harus merasakan pusing, mual, pegal, serta berbagai rasa tidak enak lainnya. Namun hal ini membuat perasaan bahagia dan cemas campur aduk menjadi satu.

Bahagia karena tidak lama lagi akan hadir lucunya buah hati. Sementara cemas sebab ada begitu banyak perjuangan yang harus dilewati hingga persalinan. Tak heran, doa untuk ibu hamil terus dipanjatkan.

Beruntungnya, Islam datang dengan ajaran sempurna. Sehingga untuk kebaikan janin dalam kandungan, ada banyak sekali doa yang bisa dipanjatkan.

Semua berisi permohonan kesehatan, keselamatan, kebaikan, serta hadirnya keturunan sholeh yang taat kepada Allah.

Bagaimana doa untuk ibu yang sedang hamil?

Sebenarnya tidak ada doa khusus yang diperuntukkan untuk ibu hamil. Namun dengan mengamalkan amalan yang baik yaitu dengan membaca beberapa doa yang dianjurkan bagi ibu hamil akan memberikan manfaat.

Hal ini agar sang ibu mendapat ketenangan hati dan ibu dan janin selalu berada dalam lindungan-Nya selama masa kehamilan.

Pada kesempatan ini wisatanabawi akan mengulas tentang doa untuk ibu hamil dalam bacaan arab, latin dan artinya lengkap. Silahkan simak ulasannya lengkap berikut.

Doa Untuk Ibu Hamil

Ibu hamil atau suami yang istrinya sedang hamil, dianjurkan memanjatkan doa ibu hamil agar janin dalam kandungannya sehat.

Pada usia 1 bulan sampai 4 bulan janin dalam kandungan masih dalam bentuk alaqah (segumpal darah). Fase ini zigot tumbuh membesar dan hanya membentuk beberapa sel.

Selanjutnya memasuki usia empat bulan janin menjadi mudghah (segumpal daging). Dalam hadist disebutkan bahwa pada saat itu Allah meniupkan ruh pada janin.

Allah juga telah menetapkan empat hal pada janin, yaitu:

  • Rejeki
  • Ajal
  • Amal perbuatan
  • Kebahagiaan atau kesengsaraan selama hidupnya nanti

Untuk itu agar anak yang dikandung dalam keadaan sehat dan terbebas dari godaan syetan, maka ibu yang sedang hamil dianjurkan rutin membaca doa untuk ibu hamil.

Berikut beberapa bacaan yang dapat dipanjatkan oleh seseorang yang sedang hamil.

1. Membaca Surat Yasin

Surat-Yasin-Ayat-1-Sampai-12

Membaca surat Yasin setiap selesai sholat maghrib. Fadhilahnya adalah agar kandungan Anda terjaga kesehatannya.

Surat Yasin memilki keutamaan yang sangat luar biasa bagi yang membaca dan mengamalkannya. Ibu hamil juga sangat dianjurkan membaca surat ini di setiap kesempatan.

Keadaan janin akan dijauhkan dari godaan setan dan kejahatan manusia, serta sang buah hati kelak menjadi pribadi yang tenang hatinya.

Karena salah satu manfaat dengan membaca surat Yasin adalah akan mendapatkan ketenangan hati.

2. Membaca Ayat Kursi

Ayat kursi merupakan ayat paling mulia di dalam Al-Quran. Pada ayat kursi terkandung keesaan serta kekuasaan Allah.

Ayat Kursi

Dengan membaca ayat kursi ini maka akan mempengaruhi keimanan hidup kita. Dengan membaca ayat kursi maka akan menjadikan amalan baik . Dan hal ini bisa diamalkan oleh seorang ibu yang sedang hamil.

Bacaan ayat ini dapat Anda pnajatkan sebagai doa pagi hari dan doa sore hari atau sebagai doa setelah sholat wajib. Ayat kursi juga dapat dipanjatkan sebagai doa sebelum tidur.

Setelah membacanya maka Anda akan mendapatkan ketenangan dalam hati dan tidak merasa cemas yang berlebihan. Anda juga akan terlindungi dari godaan syetan yang terkutuk.

Karena salah satu manfaat dengan membaca Ayat Kursi adalah dijauhkan dari godaan syetan yang terkutuk.

3. Membaca Surat Al-Fatihah

Surat-Al-Fatihah

Surat Al-Fatihah adalah surat pertama dalam Al-Quran memang memiliki keutamaan yang luar biasa. Salah satu keutamaannya adalah sebagai penyembuh berbagai penyakit.

Surat Al-Fatihah biasanya diamalkan sebagai doa setelah sholat wajib yaitu dengan membacanya sebanyak 7 kali. Bagi ibu yang sedang hamil, surat Al-Fatihah juga dapat dijadikan sebagai doa untuk ibu hamil.

Setelah membaca surat ini kemudian ditipukan pada kedua telapak tangan dan diusapkan pada bagian perut. Hal ini supaya rasa sakit yang dialami oleh ibu hamil bisa mereda.

4. Membaca Ayat Terakhir Surat Al-Baqarah

Ketika sedang hamil sangat rentan terjadi sesuatu yang berbahaya pada janinnya, apalagi ketika hamil muda.

Ayat terakhir surat Al-Baqarah ayat 286 ini berisi tentang permohonan ampun dan mohon perlindungan dari Allah. Dengan membacanya maka dapat menjaga sang ibu dan anak di dalam kandungan.

Bacaan Ayat Terakhir Surat Al-Baqarah

Doa-Untuk-Ibu-Hamil-Surat-Al-Baqarah-Ayat-286

Bacaan Ayat Terakhir Surat Al-Baqarah Arab

رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ اِنْ نَّسِيْنَآ اَوْ اَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖۚ وَاعْفُ عَنَّاۗ وَاغْفِرْ لَنَاۗ وَارْحَمْنَا ۗ اَنْتَ مَوْلٰىنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ

Artinya :

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau menghukum kami jika kami telah lupa atau kami melakukan kesalahan.

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau berikan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami.”

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau berikan kepada kami beban apa yang tidak sanggup kami memikulnya.”

“Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.” (QS. Al-Baqarah ayat 286).

Bacaan ayat terakhir dari surat Al-Baqarah ini sangat ampuh dalam menjaga ibu hamil dari apapun.

Ayat ini dapat diamalkan dengan membacanya pada waktu sore hari atau sebelum tidur. Doa ini sangat bermanfaat agar mendapat penjagaan dari sesuatu yang berbahaya.

5. Membaca surat Al-Hasyr

Doa-Ibu-hamil-Surat-Al-Hasyr
Surat Al-Hasyr Ayat 1 ~ 5

Ketika sedang hamil dianjurkan untuk mengamalkan banyak kebaikan. Salah satunya dengan membaca surat Al-Hasyr.

Anda dapat membacanya setelah mengerjakan sholat maghrib sebanyak 7 kali. Kemudian setelah membaca, tiupkan pada telapak tangan dan usapkan pada perut yang sedang hamil tersebut.

Namun jika sang suami yang membacanya, setelah membacanya dapat langsung ditiupkan ke perut istrinay yang sedang hamil.

Keutamaan surat ini adalah sebagai penyembuh dari segala macam penyakit dan dijauhkan dari godaan syetan yang terkutuk. Dengan mengamalkannya maka Anda akan senantiasa terbebas dari marabahaya dan dijauhkan dari godaan syetan.

6. Membaca surat Ali-Imran

Diutamakan untuk membaca surat Ali-Imran ayat 35 dapat diamalkan sebagai doa yang dipanjatkan oleh ibu hamil.

Bacaan Surat Al-Imran ayat 35

Doa-Untuk-Ibu-Hamil-Surat-Al-Imran-Ayat-35

Bacaan Surat Al-Imran ayat 35

رَبِّ إِنِّي نَذَرْتُ لَكَ مَا فِي بَطْنِي مُحَرَّرًا فَتَقَبَّلْ مِنِّي ۖ إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ  (٣٥)

“Rabbi inni nazartu laka mā fi baṭni muḥarraran fa taqabbal minni, innaka antas-sami’ul-‘alim.” (35).

Artinya :

“Ya Tuhanku (Allah), sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang shaleh dan berkhidmat (di Baitul Maqdis). Karena itu terimalah (nazar) itu dari padaku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Imran ayat 35).

7. Doa Untuk Ibu Hamil setelah 4 Bulan Kehamilan

Setelah usia kehamilan mencapai 4 buulan, maka sudah ada ruh di dalam bayi yang dikandung sang Ibu. Sang ibu dianjurkan membaca doa untuk ibu hamil berikut.

Bacaan Doa Untuk Ibu Hamil setelah 4 Bulan Kehamilan

Doa-Untuk-Ibu-Hamil-Setelah-4-Bulan-Masa-Kandungan

Bacaan Doa Untuk Ibu Hamil setelah 4 Bulan Kehamilan Arab

أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ, بِسْمِ اللهِ وَبِاللهِ وَمِنَ اللهِ وَإِلَى اللهِ وَلَا غَالِبَ إِلَّا اللهُ وَلَا يُفَوِّتُهُ هَارِبٌ مِنَ اللهِ وَهُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ, نُعِيْذُ هَذَا الْحَمْلَ الْبَالِغَ أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ بِاللهِ اللَّطِيْفِ الْحَفِيْظِ الَّذِى لَآ إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيْمُ وَنُعِيْذُهُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّآمَّةِ وَبِأَسْمَآئِكَ الْعَظِيْمَةِ وَآيَاتِهِ الْكَرِيْمَةِ وَحُرُوْفِهَا أَلْمُبَارَكَةِ مِنْ شَرِّ الْإِنْسِ وَالْجَآنِّ وَمِنْ مَكْرِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَالْآوَانِ وَمِنْ جَمِيْعِ الْفِتَنِ وَالْبَلَايَا وَالْعِصْيَانِ وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ أَللهم اجْعَلْهُ وَلَدًا صَالِحًا كَرِيْمًا كَامِلًا عَاقِلًا عَلِيْمًا نَافِعًا مُبَارَكًا حَلِيْمًا أَللهم زَيِّنْهُ بِزِيْنَةِ الْأَخْلَاقِ الْكَرِيْمَةِ وَالصُّوْرَةِ الْجَمِيْلَةِ ذِي الْهَيْبَةِ وَالْهَيْئَةِ الْمَلِيْحَةِ وَالرُّوْحِ عَلَى الْفِطْرَةِ الْجَزِيْلَةِ اللهم اكْتُبْهُ فِي زُمْرَةِ الْعُلَمَآءِ الصَّالِحِيْنَ وَحَمَلَةِ الْقُرْآنِ الْعَامِلِيْنَ وَارْزُقْهُ عَمَلاً يُقَرِّبُهُ إِلَى الْجَنَّةِ مَعَ النَّبِيِّيْنَ يَآ أَكْرَمَ الْأَكْرَمِيْنَ وَيَا خَيْرَ الرَّازِقِيْنَ اللَّهُمَّ ارْزُقْهُ وُأُمَّهُ فِي طَاعَتِكَ الْمَقْبُوْلَةِ وَذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ الْمُرْضِيَّةِ وَاحْفَظْهُ مِنَ السَّقْطِ وَالنَّقْصِ وَالْعِلَّةِ وَالْكَسَلِ وَالْخِلْقَةِ الْمَذْمُوْمَةِ حَتَّى وَضَعَتْهُ أُمُّهُ عَلَى صِحَّةٍ وَعَافِيَةٍ وَسُهُوْلَةٍ وَيُسْرَةٍ مِنْ غَيْرِ مَرَضٍ وَتَعَبٍ وَعُسْرَةٍ بِشَفَاعَةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Artinya :

“Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk, dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha penyayang. Dari Allah, kepada Allah, tidak ada yang menang kecuali Allah, tiada yang bisa berlari dari Allah, Dia Maha Hidup dan Maha Berdiri Sendiri.”

“Kami memohon perlindungan bagi janin yang berumur 4 bulan ini pada Allah Yang Maha Lembut, Yang Maha Menjaga, tiada tuhan selain Dia Yang Maha Mengetahui hal-hal gaib dan terlihat. Dia Maha Pengasih lagi Penyayang.”

“Kami memohon perlindungan bagi janin ini pada kalimat-kalimat Allah yang sempurna, asma-asma-Nya yang agung, ayat-ayat-Nya yang mulia, huruf-huruf-Nya yang diberkati dari kejelekan manusia dan jin, dari godaan malam, siang, dan waktu, dan dari segala fitnah, bala dan maksiat, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang meniup buhul, dan dari kejahatan orang yang dengki saat mereka mendengki.”

“Ya Allah jadikanlah dia (janin) ini sebagai anak yang saleh, mulia, sempurna, berakal, alim, bermanfaat, terberkati, dan bijaksana. Ya Allah, hiasi dia dengan hiasan akhlak yang mulia dan rupa dan indah, memiliki wibawa dan tingkah yang manis, dan ruh yang suci lagi agung.”

“Ya Allah, tulis takdirnya sebagai bagian dari para ulama yang saleh, penghafal dan pengamal Al-Quran yang bisa mendekatkannya pada surga beserta para Nabi, wahai Dzat paling mulia diantara mereka yang mulia dan Dzat Pemberi rizqi Terbaik.”

“Ya Allah berikan rizqi pada dia dan ibunya untuk taat yang diterima, untuk mengingat Engkau, bersyukur pada-Mu, dan beribadah yang baik pada-Mu. Jaga dia dari keguguran, kekurangan, cacat, malas, dan bentuk yang tercela hingga ibunya melahirkannya dalam kondisi sehat wal afiat, secara mudah, gampang, tanpa sakit, susah, dan penat. Dengan syafaat Nabi Muhammad.”

Kumpulan doa untuk ibu hamil diatas akan lebih bagus lagi jika membacanya di waktu mustajab untuk berdoa.

Waktu mustajab berdoa diantaranya:

  • Sepertiga malam terakhir
  • Hari jumat
  • Antara adzan dan iqomah
  • Di waktu hujan turun

Maka dari itu, orang tua terutama ibu, sangat dianjurkan untuk membaca doa setiap selesai sholat wajib.

Baca juga : Doa Agar Cepat Hamil

Amalan Doa Untuk Ibu Hamil Sesuai Sunnah

Amalan-Doa-Ibu-Hamil

Setelah mengetahui bacaan doa untuk ibu hamil, selanjutnya bagaimana cara mengamalkannya yang benar?

Berikut amalan ibu hamil sesuai ajaran Nabi agar doa yang dipanjatkan lebih mustajab.

1. Menjalankan adab berdoa dan istiqomah

Doa ibu saat hamil disebutkan paling mustajab. Namun bukan berarti kita seenaknya karena yakin pasti dikabulkan. Adab berdoa kepada Allah harus tetap dijaga.

Mulai dari berwudhu terlebih dahulu, berada di tempat suci, mengawali dengan pujian (tahmid) dan sholawat, serta penuh yakin dan harap. Usahakan setelah usai berdoa kemudian ditiupkan ke perut.

Selain itu, berdoa juga harus istiqomah. Terlebih di waktu-waktu mustajab untuk berdoa. Konsistensi berdoa tidak hanya baik untuk janin, namun juga mendatangkan pahala berlimpah untuk sang ibu.

2. Memperbanyak sholat sunnah

Sebelum memanjatkan doa untuk ibu hamil, ada baiknya mendirikan sholat sunnah hajat terlebih dahulu. Bagi ibu yang usia kehamilannya besar bisa dilakukan dengan duduk.

Tidak dapat dipungkiri, saat hamil tubuh merasa sakit, pegal, pusing, atau bahkan mual-mual. Sehingga untuk mendirikan sholat sunnah rasanya begitu berat. Namun, justru di sinilah ladang pahala dan cara agar kelak terlahir anak sholeh-sholehah.

Sholat merupakan pendidikan spiritual untuk anak sejak dalam kandungan. Secara medis-pun, manfaat gerakan sholat sangat baik untuk kesehatan ibu dan bayi.

Seperti terhindar dari bayi sungsang, menghilangkan sakit kepala, melatih pernafasan untuk persalinan, dan masih banyak lainnya.

3. Memperbanyak membaca Al-Quran

Indera pendengaran janin mulai berfungsi dengan baik pada usia 6 bulan. Tidak heran dokter menyarankan agar sang ibu untuk mengajak berinteraksi.

Jika selama ini hanya memperdengarkan musik yang diketahui baik untuk diperdengarkan, coba mulai sekarang ganti dengan memperbanyak membaca Al-Quran.

Apa manfaatnya membaca Al-Quran untuk ibu hamil?

Manfaatnya banyak sekali. Bacaan Al-Quran akan berdampak pada kecerdasan emosi dan sosial sang janin.

Ketika besar dia dapat tumbuh menjadi pribadi yang baik dalam berkomunikasi serta memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama.

Sementara untuk ibu, membaca ayat Allah ini akan menghadirkan rasa tenang, sehingga pada akhirnya juga menyalurkan hormon bahagia untuk anak.

Hal ini sudah dibuktikan oleh banyak penelitian. Ibu yang bahagia dan tenang saat hamil akan membuat anak tumbuh cerdas,

4. Memperbanyak sedekah

Amalan lain yang juga patut disertakan dalam doa untuk ibu hamil adalah memperbanyak sedekah. Terutama dilakukan saat kandungan memasuki usia 4 dan 7 bulan.

Kita bisa mengundang majelis pengajian atau anak yatim piatu untuk makan dan berdoa bersama (selamatan atau syukuran).

5. Bertaubat dengan istighfar

Selama hamil hingga melahirkan adalah perjuangan hidup dan mati seorang ibu. Bukan main, jiwa dan raga harus dijaga demi lahirnya buah hati yang didambakan. Karenanya, doa ibu hamil harus diiringi dengan banyak bertaubat.

Sebab, adanya dosa bisa menjadi penghambatnya terkabulkannya doa, bahkan pemicu datangnya musibah. Kita tentu sepakat bahwa manusia tidak lepas dari salah dan dosa.

Bentuk pertaubatan bisa dilakukan dengan banyak beristighfar. Memohon ampun atas segala khilaf yang disadari maupun tidak. Kalaupun dirasa ada salah, terutama kepada orangtua, segera memohon maaf.

Baca juga : Doa Sayyidul Istighfar

6. Puasa sunnah

Kedekatan dengan Allah dapat menjadi sebab diijabahnya doa untuk ibu hamil. Hal ini bisa ditempuh melalui puasa sunnah oleh ayah dan ibu (apabila kondisi memungkinkan).

Entah itu puasa senin-kamis, puasa Daud, atau puasa yaumul bidh. Paling penting adalah niatkan ini sebagai ibadah mengharap keridhoan Allah.

Puasa ternyata tidak hanya menciptakan kedekatan dan pahala. Lebih dari itu, secara medis ternyata puasa begitu baik bagi ibu dan janin.

Mulai dari mencegah obesitas, meningkatkan kekebalan tubuh, detoksifikasi, sampai terhindar dari serangan jantung. Alhasil, sang bayi dalam kandungan pun terjaga kesehatannya.

7. Menghindari penyakit hati dan maksiat

Segala sesuatu yang dilakukan oleh ibu akan berdampak besar terhadap bayi dalam kandungannya. Maka dari itu, keinginan kita untuk memperoleh anak sholeh dan cerdas tidak cukup dengan berdoa.

Melainkan harus ada usaha dari sang ibu untuk menghindari segala penyakit hati dan maksiat. Seperti, iri, sombong, menghina orang lain, memakan dan melihat barang haram.

Segala keburukan hati dan maksiat dapat kembali dan tertanam pada sang buah hati. Ya, tentu kita sudah tidak asing dengan nasihat berikut:

“Orang hamil tidak boleh sembarangan berucap”

Rasanya percuma kita memanjatkan doa untuk ibu hamil hingga berbusa, namun nyatanya diri kita sendiri yang membentuk anak menjadi tidak baik.

Namun, jangan sampai lupa juga akan fitrah manusia yang harus berusaha. Di samping berdoa, kita juga perlu memperhatikan pola makan, mengelola stres, dan mengontrolkan kandungan ke dokter.

Harapannya, semoga kehamilan ini menjadi sumber keridhoan Allah sehingga nantinya lahir keturunan sholeh kebanggaan keluarga, agama, dan bangsanya.

Baca juga : Doa Untuk Keluarga

Demikian ulasan tentang amalan dan doa ibu hamil sekaligus amalan yang perlu disertakan agar mempercepat kemustajabannya. Pada intinya, doa ini merupakan manifesta kepasrahan kita kepada Allah yang memiliki kendali atas kehamilan dan persalinan nantinya.

Wahyoeni ✓ Seorang Muslimah yang gemar ✓ Menulis dan ✓ Kuliner. Senang mencoba dan berbagi suatu pengalaman baru ❤.

Doa Ketika Marah

Wahyoeni
4 min read

Doa Bepergian

Wahyoeni
4 min read

Doa Untuk Diri Sendiri

Wahyoeni
5 min read

Sholawat Nariyah

Wahyoeni
6 min read

Doa Ketika Angin Kencang

Wahyoeni
4 min read