Wahyoeni ✓ Seorang Muslimah yang gemar ✓ Menulis dan ✓ Kuliner. Senang mencoba dan berbagi suatu pengalaman baru ❤.

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun

Simak ulasan tentang √ Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun bacaan arab, latin, arti dan √ makna, √ keutamaan kalimat istirja berikut.


Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun

Saat masih di sekolah dasar, kita selalu diajarkan untuk mengucapkan kalimat “Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun” ketika mendengar berita kematian seseorang. Kalimat ini juga disebut dengan kalimat istirja’.

Inna-Lillahi-Wa-Inna-Ilaihi-Rajiun

Jika ada seseorang meninggal dunia, wajib hukumnya untuk mengurus jenazahnya mulai dari memandikan, mengkafani, melakukan sholat jenazah dan menguburkannya.

Namun kita juga dapat mengucapkan kalimat istirja yang memang dibaca ketika menerima kabar duka atau seseorang yang meninggal dunia. Akan tetapi, kalimat ini memiliki fungsi dan kegunaan yang jauh lebih luas lagi.

Pada kesempatan ini wisatanabawi akan mengulas tentang bacaan Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun arab, latin dan artinya, makna, penggunaan dan keutamaannya lengkap.

Berikut ini akan diuraikan kejadian apa saja yang bisa menyebabkan ucapan kalimat istirja ini.

Bacaan Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun

Bacaan-Inna-Lillahi-Wa-Inna-Ilaihi-Rajiun

Bacaan Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun Arab

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ‎

Bacaan Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun Latin

“Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun.”

Arti Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun

“Sesungguhnya kita milik Allah dan sesungguhnya kepada-Nyalah kita akan kembali.”

Makna Kalimat Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun

Kalimat “Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun” memiliki pengertian yaitu sesungguhnya kami adalah milik Allah dan hanya kepada Allah-lah kami akan kembali.

Jika Anda membaca makna dari kalimat ini, Anda akan melihat sebentuk penghambaan seorang mahluk kepada penciptanya.

Makna-Inna-Lillahi-Wa-Inna-Ilaihi-Rajiun

Bahwa sesungguhnya, semua yang ada di muka bumi ini adalah milik Allah. Apapun yang terjadi adalah atas kehendak-Nya dan akhirnya hanya pada Allah-lah semua akan dikembalikan.

Kalimat istirja terdiri dari beberapa kata dengan makna sangat mendalam. Kalimat pertama adalah pernyataan bahwa kita semua adalah milik Allah.

Di sini, kita harus menyadari bahwa sebagai mahluk dan kepunyaan Allah, kita wajib taat perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Semua yang kita lakukan di dunia ini harus berdasarkan aturan dan ketetapan yang sudah digariskan.

Kalimat selanjutnya adalah bahwa kesadaran bahwa hanya kepada Allah-lah kita akan dikembalikan. Anda harus memahami bahwa setelah kematian datang kepada kita, hanya Allahlah tempat kembali.

Alam kubur merupakan pintu gerbang menuju alam akhirat. Dimana kita akan bertemu Allah untuk mempertanggungjawabkan semua perbuatan selama di dunia.

Tidak ada jalan keluar, tidak ada tempat lain untuk lari, semua manusia akan kembali sepenuhnya kepada Allah tanpa terkecuali.

Baca juga : Doa Mohon Husnul Khotimah

Manusia terkadang melupakan kehadiran Allah karena disebabkan kesombongannya. Mereka merasa mampu melakukan sesuatu tanpa bantuan Allah.

Kabar duka yang kita terima dari seseorang akan menjadi pengingat bahwa semua manusia pada dasarnya akan mati. Ketika mati, tidak ada satu hal di dunia ini yang dahulu disombongkan, akan memberikan bantuan dan manfaat.

Itulah mengapa ketika mendengar berita kematian seseorang, kita diharuskan mengucapkan kalimat Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun.

Allah berfirman dalam Al-Quran surat Al Baqarah Ayat 156.

الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

Artinya :

“(yaitu) orang-orang yang ketika ditimpa mushibah, mereka mengucapkan, “Innaalillaahi wa innaa ilaihi raajiuun.” (QS. Al-Baqarah ayat 56).

Pada kesimpulan ayatnya, Allah memerintahkan kepada kita untuk mengucapkan kalimat istirja ketika kita atau orang lain ditimpa musibah.

Baca juga : Doa Untuk Orang Sakit

Penggunaan Kalimat Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun

Perlu diketahui bahwa dalam hal ini, musibah tidak hanya terbatas pada kematian saja. Hal ini adalah pengetahuan umum yang harus kita luruskan terlebih dahulu.

Saat di sekolah dahulu, pengucapan kalimat Istirja adalah ketika kita mendengar ada orang meninggal atau sebagai doa takziah.

Namun sesungguhnya, kalimat ini memiliki kegunaan yang lebih luas. Tidak hanya musibah kematian saja, namun semua musibah yang menimpa diri kita dan orang lain harus diiringi dengan ucapan istirja.

Jika Anda mengalami kecelakaan di perjalanan, ucapkanlah Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun. Ketika Anda kehilangan benda berharga, katakanlah kalimat istirja ini.

Semua bentuk musibah yang menimpa kita dan mungkin orang lain di sekitar kita sebaiknya diiringi dengan ucapan kalimat ini.

Baca juga : Doa Pelipur Lara

Keutamaan Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun

Keutamaan-Kalimat-Istirja

Kalimat istirja bukan sekedar kalimat biasa. Bukan rangkaian kata-kata sederhana dalam bahasa kita sehari-hari yang terkadang tidak memiliki makna.

Kalimat Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun adalah sebentuk doa. Mengucapkan kalimat ini akan mendatangkan keberkahan karena keutamaannya.

Berikut keutamaan kalimat Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun:

1. Meningkatkan Rasa Ikhlas dan Tawakkal

Rasa ikhlas untuk melepaskan sesuatu adalah salah satu rasa yang seringkali sulit untuk diterima manusia. Beratnya menanggung rasa kehilangan menjadikan kita seakan tidak percaya dan menerima kenyataan yang terjadi.

Padahal, kita sepenuhnya menyadari bahwa kehilangan sesuatu pasti akan terjadi di dunia yang bukan milik kita ini. Segala hal yang kita miliki disini adalah titipan dan sewaktu-waktu bisa diambil oleh pemiliknya yaitu Allah.

Dengan mengucapkan Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun, kita belajar untuk mengikhlaskan hal tersebut. Belajar untuk melepaskannya dengan rasa legowo dan tanpa beban. Karena Allah yang menganugerahkannya, maka pada Allahlah anugerah itu kembali.

Salah satu contohnya adalah kehilangan seseorang yang sangat kita cintai. Secinta apapun kita pada orang tersebut, sekuat apapun kita menjaganya, namun jika Allah memerintahkan untuk diambil maka tidak ada yang bisa menghalangi.

Ucapan kalimat istrija ini setidaknya akan memberikan kita ketenangan. Menguatkan kita dengan keikhlasan sepenuhnya kepada Allah.

Serta rasa tawakkal, berserah diri sepenuhnya atas segala keputusan yang telah ditetapkan oleh Allah. Ucapan ini akan menenangkan jiwa yang memberontak tidak terima hingga akhirnya mampu mengikhlaskan kepergian seseorang.

2. Mengurangi Beban dalam Hati

Banyak orang yang menjadi stress dan depresi ketika kehilangan orang yang cintainya. Mereka menjadi lupa diri dan terus meratapi kejadian tersebut. Hingga akhirnya menjadi beban dalam hati yang dipikirkan terus menerus.

Dengan mengucapkan kalimat Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun, kita belajar mendinginkan hati. Beban berat yang ada di dalam hati akan terangkat karena pasrah kepada Allah. Rasa penyesalan yang tertinggal akan perlahan menghilang seiring berlalunya musibah yang terjadi.

Kalimat istirja ini mengajarkan kita bahwa tidak semua keinginan kita di dunia dapat terpenuhi. Musibah yang datang menjadi pertanda bahwa sesungguhnya Allah sedang mempersiapkan sesuatu yang lebih baik.

Anda mungkin tidak akan diganti secara langsung di dunia, namun ingatlah bahwa Allah maha adil. Semua hal yang terjadi di dunia ini tidak akan ada yang lolos dari penglihatannya. Semua akan terbalas kelak di akhirat.

Baca juga : Doa Selamat Dunia Akhirat

3. Mendapatkan Kesabaran dalam Menghadapi Ujian

Selain keikhlasan dan berkurangnya beban di hati, mengucapkan Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun juga akan meningkatkan kesabaran.

Anda akan merasakan bisa lebih sabar dalam menghadapi sesuatu musibah. Kesabaran ini akan membantu kita melewati semua musibah yang terjadi.

Hidup akan terasa lebih ringan dan Anda tidak lagi akan merasa tertekan apalagi meratapi musibah yang terjadi. Emosi Anda akan lebih terkontrol.

Ucapan-ucapan buruk tidak akan keluar dari mulut serta pemikiran buruk juga tidak akan terjadi. Kalimat ini sangat efektif sekali untuk diucapkan ketika kita sedang menghadapi musibah, baik yang ringan ataupun berat.

Inti dari kalimat “Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun” adalah bentuk penyerahan diri kepada Allah. Menerima semua keputusan, ketetapan dan takdir yang Allah gariskan kepada kita.

Menyadari sepenuh hati dan pikiran bahwa tidak ada satupun hal di dunia ini yang menjadi milik kita seutuhnya. Orang tua, anak, jabatan, harta dan lain sebagainya hanyalah titipan semata yang sewaktu-waktu bisa diambil kembali.

Oleh sebab itu, kapanpun dan di manapun kita harus selalu siap kehilangan apapun. Cukup miliki Allah di dalam hati, maka semua musibah tidak akan terasa memberatkan.

Baca juga : Pengertian Insya Allah

Demikian ulasan tentang pengertian, makna dan keutamaan Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun. Semua diciptakan oleh Allah dan akan kembali kepada-Nya.

Wahyoeni ✓ Seorang Muslimah yang gemar ✓ Menulis dan ✓ Kuliner. Senang mencoba dan berbagi suatu pengalaman baru ❤.

Doa Ketika Marah

Wahyoeni
4 min read

Doa Bepergian

Wahyoeni
4 min read

Doa Untuk Diri Sendiri

Wahyoeni
5 min read

Sholawat Nariyah

Wahyoeni
6 min read

Doa Ketika Angin Kencang

Wahyoeni
4 min read