Sejarah Islam Di Arab Dan Perkembangannya

Sejarah Islam Di Arab Dan Perkembangannya

Islam adalah agama dengan sejarah panjang dengan beragam persitiwa penting yang menyelimutinya. Sejarah panjang agama Islam ini bermula dari tanah Arab, karena Islam memang lahir di sana, tepatnya di Mesir. Karena itulah, sejarah islam di Arab menjadi hal yang begitu menarik perhatian sehingga banyak diminati.

Sejarah Islam di tanah kelahirannya tersebut ternyata juga mengalami pasang surut. Mulai dari dakwah penuh penyerangan, persatuan bangsa Arab di bawah kepemimpinan Rasulullah, hingga Arab yang berada di bawah kekuasaan berbagai dinasti. Nah, untuk mengenal lebih jauh tentang sejarah Islam di tanah Arab tersebut, silahkan simak ulasannya berikut.

Arab Sebelum Kedatangan Islam

Kepercayaan dalam bentuk ketauhidan sebenarnya sudah ada sejak dahulu. Namun, ajaran tersebut mulai luntur dengan kepercayaan menyembah berhala yang berkembang di kalangan masyarakat Arab. Karena itulah, sebelum Islam datang bersama Rasulullah SAW, masyarakat Arab berada dalam masa kegelapan atau sering di sebut zaman jahiliyyah.

Masyarakat pada masa Jahiliyyah ini memiliki berbagai macam tradisi yang kadang merugikan banyak pihak, Khususnya para wanita dan orang miskin. Sedangkan untuk menopang kegiatan ekonominya, mereka melangsungkan perdagangan ke berbagai wilayah. Nah, kondisi kegelapan ini akhirnya akan segera berakhir dengan lahirnya Rasulullah SAW pada 12 Rabi’ul awal tahun Gajah.

Sejarah Perkembangan Islam Di Arab

sejarah perkembangan Islam di Arab di mulai sejak hadirnya Islam di sana ketika Rasulullah di angkat menjadi seorang Nabi dengan wahyu pertamanya di gua Hira’. Di awal hadrinya Islam ini, Rasul hanya mensyiarkannya pada keluarga dan teman-teman dekatnya saja. dakwah pada masa awal di turunkannya agama Islam ini sering di sebut dengan dakwah secara sembunyi-sembunyi.

Dakwah Rasulullah secara sembunyi-sembunyi tentu saja tidak membawa banyak umat masuk Islam. Namun, ini juga tidak berlangsung dalam kurun waktu yang lama. Belum genap 3 tahun, Allah sudah memerintahkan Rasulullah untuk berdakwah secara terang-terangan dan terbuka. Akhirnya beliaupun melakukannya.

Sayang sekali, dakwah secara terbuka ini menuai banyak kecaman dari kaum kafir Quraisy. Hingga akhirnya muncullah berbagai macam hal buruk bagi kaum muslim di awal perkembangannya. Mulai dari di olok-olok, di siksa, bahkan hingga di bunuh. Penyerangan terhadap kaum muslim ini bermual karena faktor agam maupun politik.

Melihat akan banyak penyerangan yang terjadi, akhirnya Rasulullah mencoba untuk berhijrah ke beberapa tempat, namun akhirnya kembali ke Makkah. Dan yang terakhir, Rasulullah kembali hijrah ke Madinah setelah terjadinya peristiwa Isra’ Mi’raj dan Ammul Husni di mana istri serta paman Rasulullah, yakni khadijah dan Abu Thalib yang selalu melindungi beliau wafat.

Berbeda dengan Makkah, di Madinah masyrakat menyambut Islam, Rasulullah dan para sahabat muhajirin dengan begitu terbuka. Bahkan kesempatan menyebarluaskan Islam di sini semakin tinggi dengan kekuatan dan keamanan yang lebih kuat. hingga pada akhirnya kedaulatan Islam di akui oleh yahudi dan Nashrani setelah Islam memenangkan berbagai perang usai turunnya perintah perang.

Pada masa ini, bangsa Arab mulai menemukan persatuannya dengan Islam sebagai kiblat utama yang di pimpin oleh Rasulullah. Hal ini pun berlangsung hingga beliau wafat. Pasca wafatnya Rsaulullah, dalam sejarah Islam di jazirah Arab, kekhalifahan Islam di lanjutkan oleh khulafaur Rasyidin yang fokus pada ekspansi dan beberapa bidang lainnya dalam Islam.

Nah, setelah berakhirnya masa kepemimpinan Khulafaur Rasyidin ini, Arab mulai di kuasai berbagai dinasti secara bergantian. Mulai dari Dinasti Umayyah, Abbasiyah, hingga Turki Utsmani. Dengan kata lain, perkembangan Islam di Arab berbanding lurus dengan perkembangan Islam sesuai masa pemimpinnya. Dan hingga kini Arab tetap menjadi negara Islam dengan banyak peninggalan.

Peninggalan Sejarah Islam Di Arab

Sejarah peradaban Islam di Arab yang sudah di mulai sejak lahirnya Islam tentu saja meninggalkan banyak situs menarik. Berbagai peninggalan ini, hingga sekarang banyak yang masih di abadikan dan di lindungi karena nilai sejarahnya yang tinggi.

sejarah islam di arab

Dan beberapa daftarnya adalah sebagai berikut.

1. Makam Rasulullah

Salah satu peninggalan penting yang selalu di rindukan seluruh umat Islam di Arab tentu saja adalah makan Rasulullah. Makam ini berada di bagian selatan masjid Nabawi. Pada masa dinasti Mamluk, masjid ini di beri kubah berwarna hijau.

2. Masjid nabawi

Masjid nabawi adalah tempat di mana makam Rasulullah berada. Masjid ini juga senantiasa di rindukan setiap umat Muslim. Masjid ini dulunya di bangun sendiri oleh Rasulullah. Dan kini menjadi makan beliau beserta para sahabatnya. Di Madinah, masjid ini merupakan bangunan yang terpenting.

3. Masjid Quba’

Dalam rahan sejarah, masjid Quba juga merupakan salah satu situs yang begitu penting. Bagaimana tidak?, masjid ini merupakan masjid yang pertama kali di bangun oleh Rasulullah SAW. Pembangunan masjid ini terjadi ketika Rasulullah sedang dalam perjalanan hijrah ke Madinah.

4. Benteng ajyad

Pada masa turki Utsmani di abad ke 18 an, pemerintah membangun benteng ini sebagai pelindung kota Makkah dari berbagai serangan. Akan tetapi, sayang sekali karena pada tahun 2002, benteng tersebut telah di runtuhkan. Kini lokasinya di gunakan sebagai apartemen, hotel bintang lima, dan pusat perbelanjaan.

5. Jabal uhud

Umat Islam tentu saja sangat tidak asing dengan nama perang uhud. Perang ini terjadi antara kaum muslimin dan kaum kafir Quraisy di gunung uhud. Pada perang tersebut, kaum muslimin mengalami kekalahan yang sangat memilukan. Dan kini jabal uhud menjadi situs sejarah yang akan terus mengenang kekalahan tersebut sebagai pelajaran bagi generasi muslim.

6. Masjid qiblatain

Masjid Qiblatain memiliki arti sebagai masjid dengan dua kiblat. Dalam hal ini, masjid tersebut juga merupakan salah satu peninggalan sejarah Islam di Arab yang penting. Awalnya, masjid ini di kenal sebagai masjid bani Salamah. Hal ini karena awalnya merupakan bekas rumah bani Salamah. Akan tetapi kemudian di kenal dengan masjid qiblatain karena menjadi perpindahan arah kiblat di masa Rasulullah.

7. Lembah badar

Pada tahun ke 2 Hijriyah, umat Islam mengalami sebuah perang dengan kemenangan gemilang yang penuh keajaiban, yakni perang badar. Perang tersebut terjadi di lembah badar ini yang tepatnya berada di antara kota Makkah dan Madinah. Perang ini bertujuan membela kebenaran sehingga di sebut juga perang akidah.

8. Makam syuhada uhud

Dengan gugurnya para tentara Islam saat perang uhud, tentu saja ada puluhan tentara yang harus di makamkan. Dan di sini, makan syuhada uhud adalah makan 70 sahabat yang gugur pada masa tersebut.

9. Makam Baqi

Yang terakhir, makam Baqi merupakan salah satu makam yang sudah ada sejak zaman jahiliyyah hingga sekarang. Di makan ini, terdapat pula makan-makan sahabat Nabi, putra-putri Nabi dab istri-istri beliau. Dan jama’ah haji yang meninggal di Madinah, juga akan di makamkan di sini.

Leave a Comment