Sujud Tilawah

Sujud adalah sesuatu yang sangat mulia disisi Allah Swt. Sebab dalam sujud ada pengakuan kelemahan dan ketidakberdayaan seorang hamba di sisi Allah Swt. Dengan bersujud seorang hamba akan merasa dekat dengan Allah Swt.

Dalam sujud seluruh kondisi anggota tubuh mengambil bagian untuk melaksanakan tunduknya seorang hamba kepada-Nya.

Sujud Tilawah

Disebutkan dalam sebuah hadist:

“Waktu yang terdekat antara seorang hamba dengan Rabb-Nya adalah ketika ia bersujud”. (H.R. Muslim).

Sujud-Tilawah

Diterangkan juga tentang keutamaan bersujud bagi orang-orang yang sering melakukannya dengan ikhlas. Diterangkan juga bahwa bagi sesorang yang sering bersujud maka akan terbebas dari api neraka, bahkan api neraka tidak akan mengenai bekas sujudnya.

Diantara sujud yang yang disyariatkan dan dianjurkan dalam Islam adalah sujud tilawah.

Pada kesempatan ini wisatanabawi akan mengulas tentang bacaan atau doa sujud tilawah, tata cara sujud tilawah, makna sujud tilawah dan syarat-syarat melakukan sujud tilawah.

Sujud tilawah adalah sujud yang dilakukan seseorang karena membaca atau mendengar ayat-ayat sajdah. Ayat sajdah adalah ayat yang menerangkan atau memerintahkan sujud.

Sebelum mengetahui apa itu sujud sajdah atau sujud tilawah, ada baiknya Anda mengetahui dan memahami apa yang dimaksud dengan “ayat sajadah” atau “ayat sajdah”.

Ayat sajdah merupakan ayat dalam Al-Quran yang biasanya diberi tanda kubah seperti gambar dibawah ini.

Ayat-Sajdah

Ayat sajdah Dalam Al Quran

Ayat sajadah diantaranya :

  • Ayat ke-206 dari Surah Al-A’raf
  • Ayat ke-15 dari Surah Ar-Ra’d
  • Ayat ke-50 dari Surah An-Nahl
  • Ayat ke-109 dari Surah Al-Isra’
  • Ayat ke-58 dari Surah Maryam
  • Ayat ke-18 dari Surah Al-Hajj
  • Ayat ke-77 dari Surah Al-Hajj, termasuk ayat sajadah menurut Mazhab Syafi’i dan Mazhab Hambali
  • Ayat ke-60 dari Surah Al-Furqan
  • Ayat ke-25 hingga Ayat ke-26 dari Surah An-Naml
  • Ayat ke-15 dari Surah As-Sajdah
  • Ayat ke-38 dari Surah Fussilat
  • Ayat ke-62 dari Surah An-Najm
  • Ayat ke-21 dari Surah Al-Insyiqaq
  • Ayat ke-19 dari Surah Al-‘Alaq Ayat ke-19 dari surat Al-‘Alaq 96:19
  • Ayat ke-24 dari Surah Sad, tidak termasuk ayat sajdah menurut mazhab syafi’i dan mazhab Hambali, melainkan ayat yang disunnahkan untuk sujud syukur bila dibacakan.

Sujud tilawah dapat dilakukan di dalam sholat atau di luar sholat. Maksud dari di dalam dan di luar sholat yaitu bahwa sujud tilawah dapat dilakukan ketika sedang melaksanakan sholat wajib atau ketika sedang tidak melaksanakan sholat.

Allah berfirman dalam surah Maryam ayat 58:

اِذَا تُتۡلٰی عَلَیۡہِمۡ اٰیٰتُ الرَّحۡمٰنِ خَرُّوۡا سُجَّدًا وَّ بُکِیًّا

Artinya:

“…Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka akan bersujud dan menangis”. (QS. Maryam ayat 58).

Bacaan Sujud Tilawah

Adapun bacaan sujud tilawah tidak seperti bacaan sujud dalam sholat. Ada beberapa bacaan sujud tilawah yang bisa Anda baca.

Beberapa bacaan sujud tilawah:

Bacaan-Sujud-Tilawah

Bacaan doa sujud tilawah arab

سَجَدَ وَجْهِى لِلَّذِى خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ تَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ

Bacaan doa sujud tilawah latin

“Sajada wajhi lilladzi kholaqohu, wa showwarohu, wa syaqqo sam’ahu, wa bashorohu. Tabarakallahu ahsanul kholiqiin.”

Arti bacaan sujud tilawah

“Wajahku bersujud kepada Dzat yang menciptakannya, yang membentuknya, dan yang memberi pendengaran dan penglihatan, Maha berkah Allah sebaik-baiknya pencipta”. (HR. Ahmad, Abu Dawud, Hakim, Tirmidzi dan nasa’i).

Makna dari doa sujud ini adalah dengan mensujudkan wajah (diri) kita kepada Dzat yang telah menciptakannya. Kemudian membentuk rupa penampilannya lalu memberi penglihatan dan pendengarannya. Ini mengsisyaratkan pada proses awal pembentukan atau penciptaan manusia.

Bacaan sujud tilawah pendek

Doa-Sujud-Tilawah

Bacaan sujud tilawah pendek arab

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلاَعْلَى

Bacaan sujud tilawah pendek Latin

“Subhanaa Rab-biyal A’laa”

Artinya:

“Maha Suci Allah Yang Maha Tinggi”

Makna dari sujud tilawah ini adalah Anda mengagungkan Allah sebagai Dzat yang Maha Tinggi, Maha Tinggi Nama-Nya, Maha Tinggi Sifat-Sifat-Nya dan Maha Tinggi segalanya. Dialah segala pemilik keluhuran, segala pemilik kemualiaan dan lebih tinggi dari segala yng dipujikan.

Dan masih banyak bacaan atau doa sujud tilawah yang diriwayatkan oleh beberapa sahabat Rasulullah.

Jika Anda lupa hitungan rakaat dalam sholat lakukanlah sujud sahwi, untuk lebih detail silahkan baca artikel Sujud Sahwi.

Tata Cara Sujud Tilawah

1. Sujud Tilawah hanya Sekali Sujud

Sujud tilawah dilakukan hanya dengan sekali sujud saja.

2. Sujud tilawah sama persis dengan sujud dalam shalat

Cara melakukan sujud tilawah adalah sama persis ketika melakukan sujud dalam sholat.

3. Sujud Tilawah tidak Memakai takbiratul Ikhram

Menurut pendapat yang lebih kuat, sujud tilawah tidak harus memakai takhbiratul ikhram (Takbir untuk memulai shalat). Sujud tilawah juga tidak diakhiri dengan salam.

Jadi dalam praktiknya, jika Anda membaca atau mendengar ayat sajdah, Anda bisa langsung sujud sebagaimana sujud dalam shalat dan tanpa takhbiratul ikhram terlebih dahulu.

4. Sujud Tilawah dalam perjalanan atau diatas tunggangan

Jika Anda mendengar ayat sajdah sedangkan Anda dalam keadaan berjalan atau berkendaraan, maka Anda boleh melakukan sujud tilawah dengan isyarat menggerakkan kepala ke arah mana saja. Misal dengan menundukkan kepala atau menolehkan kepala ke kanan atau ke kiri.

Di riwayatkan dari Ibnu Umar Ra, beliau pernah ditanya mengenai sujud tilawah diatas tunggangan. Beliau mengatakan, “Sujudlah dengan isyarat”. (HR. Baihaqi).

Keutamaan Sujud Tilawah

Rasuluullah bersabda:

إِذَا قَرَأَ ابْنُ آدَمَ السَّجْدَةَ فَسَجَدَ اعْتَزَلَ الشَّيْطَانُ يَبْكِى يَقُولُ يَا وَيْلَهُ – وَفِى رِوَايَةِ أَبِى كُرَيْبٍ يَا وَيْلِى – أُمِرَ ابْنُ آدَمَ بِالسُّجُودِ فَسَجَدَ فَلَهُ الْجَنَّةُ وَأُمِرْتُ بِالسُّجُودِ فَأَبَيْتُ فَلِىَ النَّارُ

“Apabila seseorang membaca ayat sajdah lalu bersujud, maka menyingkirlah setan dengan menangis lalu berkata: “Sungguh celaka aku, manusia yang diperintah sujud lalu sujud, maka baginya Surga sedangkan aku (Syetan) membangkang, maka bagiku neraka.” (HR. Ahmad, Muslim, dan Inu Majah).

Dari sabda Rasulullah diatas dapat disimpulkan bahwa bagi manusia yang diperintahkan untuk bersujud kepada Allah dan mematuhinya atau melaksanakannya, maka Surga baginya. Sedangkan setan membangkangnya maka neraka baginya.

Apakah Ketika Melakukan Sujud Tilawah Harus Berwudhu Terlebih Dahulu?

Hal yang perlu diperhatikan saat akan melakukan sujud tilawah adalah dalam keadaan suci dan menghadap kiblat.
Mayoritas ulama berpendapat bahwa dalam sujud tilawah dianjurkan untuk melakukan wudhu terlebih dahulu atau dalam keadaan suci.

Namun ulama lain seperti Ibnu Hzm dan Ibnu Tamiyah tidak disyariatkan untuk bersuci atau berwudhu terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan bahwa sujud tilawah bukan bagian dari sholat.

Sujud tilawah adalah ibadah tersendiri yang bukan dari bagian sholat. Diketahui bahwa jenis ibadah tidak disyariatkan untuk berwudhu atau bersuci terlebih dahulu.

Rasulullah bersabda:

“Bahwasanya beliau pernah melakukan sujud tilawah tatkala membaca surat An-najm, lalu kaum muslimin juag ikut bersujud”. (HR. Bukhari).

Asy Syukani dalam Nailul Authar mengatakan “Tidak ada satu hadist-pun tentang sujud tilawah yang menjelaskan orang yang melakukan sujud tilawah dalam keadaan suci atau berwudhu terlebih dahulu”.

Apakah Ketika Melakukan Sujud Tilawah Harus Menghadap Kiblat?

Karena praktiknya sujud tilawah bukanlah bagian dari rukun shalat, maka tidak disyariatkan untuk menghadap kiblat.

Namun yang lebih diutamakan adalah tetap menghadap kiblat dan tidak boleh seorang muslim meninggalkan hal ini kecuali jika ada udzur. Jadi kesimpulannya ketika melakukan sujud tilawah, menghadap kiblat bukanlah syarat dalam melakukan sujud tilawah.

Asy Syaukani rahimahullah mengatakan, “Menutup aurat serta menghadap kiblat, maka ada ulama yang mengatakan bahwa hal-hal tersebut disyariatkan berdasarkan kesepakatan ulama.” (Nailul Author, Asy Syamilah)

Simak dan Baca juga : Doa Paling Utama

Demikian ulasan tentang bacaan sujud tilawah dan tata cara sujud tilawah atau orang sering menyebutnya dengan sujud sajadah. Walau sujud tilawah hukumnya sunnah muakkad, namun sujud ini sangat ditekankan untuk dilakukan. Waktu yang paling dekat antara seorang hamba dengan Allah adalah ketika bersujud, maka perbanyaklah berdoa.

Sholat Istikharah

Wahyoeni
6 min read

Sujud Syukur

Wahyoeni
3 min read

Sujud Sahwi

Wahyoeni
3 min read

Doa Sholat Witir

Wahyoeni
4 min read

Sholat Jenazah

Faisal
4 min read