Tayammum

Tayammum merupakan cara untuk menghilangkan hadast sebagai pengganti wudhu karena ada sebab-sebab yang memaksa. Orang tidak boleh melakukan tayammum selagi dirinya atau keadannya masih meungkinkan untuk menemukan air atau menyentuh air.

Tayammum hanya dilakukan pada peristiwa-peristiwa kritis yang tidak ada air atau tidak bisa mencapai lokasi air berada.

Definisi Tayammum

Tayammum adalah pengganti wudhu untuk menghilangkan hadast kecil atau juga pengganti untuk menghilangkan hadast besar pada saat tertentu dan syarat-syarat tertentu juga. Praktek dalam tayammum hanya mengusap wajah dan kedua tangan sampai persendian.

Tayamum-Dengan-Debu

Tayammum adalah untuk satu kefardhuan. Artinya tayammum hanya bisa tahan untuk satu kewajiban dan tidak bisa digunakan untuk menunaikan kewajiban yang lain walaupun ia belum mengalami batal sebagaimana wudhu.

Tayammum hanya bisa digunakan untuk beberapa ibadah sunnah saja. Setelah tayammum boleh membaca Al Quran, melakukan shalat dhuha, shalat tahajud, shalat istikhara berkali-kali. Tayammum tetap bertahan dan tidak rusak atau batal karenanya.

Sebab-Sebab Tayammum

Apabila seseorang akan melaksanakan shalat dan ternyata setelah berusaha mencari air untuk berwudhu tidak menemukan air tersebut. Dalam keadaan ini dalam islam sudah diterangkan bahwa bisa mengganti air wudhu dengan usapan debu ke wajah dan kedua tangan sebagai pengganti wudhu.

Allah berfirman dalam surah Al Maidah ayat 6:

فَلَمۡ تَجِدُوۡا مَآءً فَتَیَمَّمُوۡا صَعِیۡدًا طَیِّبًا فَامۡسَحُوۡا بِوُجُوۡہِکُمۡ وَ اَیۡدِیۡکُمۡ مِّنۡہُ ؕ مَا یُرِیۡدُ اللّٰہُ لِیَجۡعَلَ عَلَیۡکُمۡ مِّنۡ حَرَجٍ وَّ لٰکِنۡ یُّرِیۡدُ لِیُطَہِّرَکُمۡ وَ لِیُتِمَّ نِعۡمَتَہٗ عَلَیۡکُمۡ لَعَلَّکُمۡ تَشۡکُرُوۡنَ

Artinya:

“Apabila engkau tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih), sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.” (QS Al Maaidah ayat 6)

Jadi maksud tayammum adalah menempelkan kedua telapak tangan ke tanah, lalu diusapkan ke wajah, kemudian ditempelkan lagi kedua telapak tangan ke tanah kembali dan diusapkan ke tangan sampai persendian.

Sebab-sebab tayammum sebenernya bukan hanya ketika mau berwudhu tapi tidak menemukan air untuk berwudhu. Ada sebab-sebab lain yang diperbolehkan orang melakukan tayammum sebagai pengganti wudhu.

Berikut sebab-sebab tayammum

1. Tidak ada air untuk berwudhu

Ketika dalam perjalanan atau sedang mengendarai kendaraan dan mau bersuci dengan berwudhu, tapi tidak ditemukan air di dekatnya atau disekitarnya.

2. Kondisi orang tidak boleh menyentuh air

Ada kondisi dimana orang tidak boleh menyentuh air yang dikarenakan sedang sakit. Misalkan kalau tersentuh air akan menyebabkan sakitnya bertambah parah.

3. Memulyakan hewan yang dimuliakan

Maksud dari memulyakan hewan yang dimuliakan adalah apabila ada air yang cukup sekali untuk melakukan wudhu, namun pada waktu itu ada hewan yang dimuliakan sangat haus sekali. Maka sebaiknya air itu tidak jadi digunakan untuk wudhu namun diberikan kepada hewan yang haus tersebut.

Syarat-Syarat Tayammum

Karena sebab-sebab yang mendesak Anda bisa mekakukan tayammum sebagai pengganti wudhu untuk bersuci, maka boleh dilakukan tayammum namun dengan beberapa syarat.

Simak syarat-syarat tayammum berikut

  1. Menggunakan debu yang suci. Dalam tayammum tidak boleh menggunakan debu yang mustamal (debu yang sudah dipergunakan untuk tayammum). Juga tidak boleh ber-tayammum menggunakan debu yang sudah bercampur dengan kapur, gamping atau yang bercampur dengan benda-benda lembut lain selain debu.
  2. Sudah mencari kesana kemari tidak menemukan air.
  3. Mengerti tata cara tayammum yang benar.
  4. Menghilangkan najis-najis yang terdapat pada debu yang akan digunakan untuk tayammum.
  5. Melakukan tayammum di dalam waktu shalat.
  6. Mengetahui arah kiblat sebelum melakukan tayammum, kadang di daerah lain orang tidak tahu arah kiblat yang benar.
  7. Satu kali tayammum untuk  sekali kefardhuan.

Fardhu Tayamum

Dalam bertayammum ada fardhu tayammum yang harus dipenuhi untuk syarat sah-nya tayammum.

1. Memindahkan debu

Debu yang masih bercampur dengan apapun dipindahkan pada tempat yang baik, ditaruh pada tempat yang layak, dan digunakan untuk tayammum.

Usahakan jangan langsung menempelkan telapak tangan ke tanah, karena diperkirakan disana masih banyak najis-najis yang mungkin masih menempel pada debu tersebut. Tindakan yang baik sebelum tayammum adalah mengambil tanahnya atau debunya untuk diletakkan di tempat yang baik.

2. Niat

Membaca niat tayammum sebagai bacaan niat ketika melakukan tayammum.

Niat tayammum untuk melaksanakan shalat fardhu

Niat-Tayamum

Bacaan niat tayamumm arab

نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِاسْتِبَاحَةِ الصَّلَاةِ فَرْضًا للهِ تَعَالَى

Bacaan niat tayammum latin

“Nawaitut Tayammuma Listibaahatish Sholaati Fardhol Lillahi Ta’alaa.”

Arti niat tayammum

“Aku berniat melakukan tayammum agar dapat mengerjakan shalat fardhu karena Allah Ta’ala.”

Niat tayammum untuk menghilangkan hadast besar

Niat-Tayammum-Untuk-Menghilangkan-Hadast-Besar

Bacaan niat tayamumm untuk menghilangkan hadast besar arab

نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلأَكْبَرِ فَرْضًا للهِ تَعَالَى

Bacaan niat tayammum untuk menghilangkan hadast besar latin

“Nawaitut Tayammuma Lirof’il Hadatsil Akbari Fardhol Lillahi Ta’alaa”

Arti niat tayammum untuk menghilangkan hadast besar

“Aku berniat tayamum untuk menghilangkan hadats besar fardhu karena Allah.”

Untuk Menghilangkan hadast dengan mandi besar, silahkan baca artikel Doa Mandi Junub

3. Mengusap wajah

Setelah membaca niat dan menempelkan kedua telapak tangan ke tanah atau debu, maka usapkan telapak kedua tangan ke wajah Anda.

4. Mengusap dua tangan sampai persendian

Setelah mengusapkan kedua tangan ke wajah, maka tempelkan atau pukulkan kedua telapak tangan ke tanah atau debu kembali. Kemudian usapkan ke kedua tangan sampai persendian.

5. Tertib antara dua usapan

Antara keduanya tidak dimasuki perkara-perkara selain tayammum atau baligh.

Sunnah-Sunnah Tayammum

Pada saat tayammum di sunnahkan untuk melakukan:

  1. Membaca “Basmallah” sebelum memulai.
  2. Mendahulukan tangan yang kanan daripada yang kiri.
  3. Menipiskan debu yang berada di telapak tangan sebelum diusapkan dengan cara meniuo sedikit.

Hal-Hal yang Membatalkan Tayammum

Dalam melaksankan tayammum terdapat hala-hal yang membatalkan tayammum. Berikut hal-hal yang membatalkan tayammum:

  1. Segala perkara yang membatalkan wudhu juga membatalkan tayammum.
  2. Menemukan air sebelum menunaikan shalat yang sebelumnya sudah melakukan tayammum karena sebelumnya tidak menemukan air.
  3. Murtad (Keluar dari agama).

Tayammum di Dalam Kendaraan

Tayammmum biasanya dikerjakan oleh orang-orang yang dalam perjalanan (kecuali orang sakit) untuk mengganti wudhunya agar bisa melaksanakan shalat. Ketika misalnya berada di dalam kendaraan disarankan untuk berhenti dahulu agar bisa melaksankan shalat menghadap arah kiblat.

Namun jika berada di atas atau di dalam kendaraan yang tidak memungkinkan untuk berhenti dahulu, seperti misalnya di dalam kereta api dan pesawat. Anda bisa melakukan tayammum di kendaraan. Namun usahakan untuk tetap menghadap kiblat namun jika tidak memungkinkan juga menghadaplah kemanapun sesuai kemampuan.

Jika tidak dapat mengerjakan shalat fardhu sambil berdiri, maka diperbolehkan sambil duduk. Dengan menundukan badan saat ruku dan sujud. Pada waktu menunduk usahkan saat sujudnya lebih rendah daripada ruku’nya.

Berkata Hasan Al-Bashry dan Muhammad bin Siiriin rahimahumallah:

يصلون فيها قياما جماعة، ويدورون مع القبلة حيث دارت

Artinya:

“Mereka shalat berjama’ah di kapal dengan berdiri, dan mereka tetap menghadap qiblat kemanapun kapal berputar.” (Dikeluarkan oleh Ibnu Abi Syaibah di dalam Al-Mushannaf 3/189 no:6637)

فَاتَّقُوا اللّٰہَ مَا اسۡتَطَعۡتُمۡ وَ اسۡمَعُوۡا وَ اَطِیۡعُوۡا وَ اَنۡفِقُوۡا خَیۡرًا لِّاَنۡفُسِکُمۡ

Artinya:

“Maka bertakwalah engkau kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta taatlah dan nafkahkanlah nafkah yang baik untuk dirimu.” (Qs. At-Taghaabun: 16).

Simak dan baca juga : Doa Setelah Wudhu

Demikian ulasan tentang definisi tayamum, sebab-sebab tayammum, syarat-syarat tayammum, fardhu tayammum dan tayammum dalam kendaraan. Senantiasa laksanakanlah perintah-Nya dan larangan-Nya agar Anda menjadi orang beriman. Islam sangat memudahkan setiap umatnya dalam melakukan ibadah. Semoga kita dimudahkan dalam segalanya oleh Allah Swt.

Doa Ketika Marah

Wahyoeni
5 min read

Doa Bepergian

Wahyoeni
4 min read

Doa Naik Kendaraan

Wahyoeni
4 min read

Doa Sesudah Makan

Wahyoeni
4 min read

Doa Bercermin

Wahyoeni
5 min read

Doa Sebelum Makan

Wahyoeni
5 min read