Doa Bangun Tidur

Doa Bangun Tidur – Jika Anda menganggap perlu untuk menyambut datangnya mentari pagi, maka berbahagialah karena berarti Anda orang yang sadar terhadap hidup dan kehidupan Anda. Untuk umat muslim dianjurkan untuk bersyukur dan membaca doa bangun tidur sesuai yang diajarkan oleh Rasulullah.

Jika Anda menganggap penting untuk mengadakan persiapan baru di setiap paginya, maka bersyukurlah. Karena Anda telah termasuk dalam golongan orang yang akan mendapatkan kebaikan dan keberkahan.

Pada kesempatan ini wisatanabawi.com akan mengulas tentang doa bangun tidur, bacaan arab doa bangun tidur, bacaan latin doa bangun tidur, makna doa bangun tidur dan kekuatan dari membaca doa bangun tidur.

Doa-Bangun-Tidur-Sesuai-Sunnah

Doa Bangun Tidur

Harus diakui bahwa manusia memang tidak akan dapat mempertahankan emosinya berada dalam kondisi yang sama dari hari ke hari. Entah itu emosi negative, ataukah emosi positif. Ketika marah, tidak mungkin setiap hari marah, kecuali jika kita memang telah membenarkan diri bahwa kita pemarah sehingga setiap hari harus marah.

Namun demikian, tidak ada salahnya jika kita menginginkan selalu bahagia selamanya. Bahkan, wajib untuk bahagia setiap hari. Malah, kita semua selalu berharap agar selalu bahagia di dunia dan di akhirat. Lalu, bagaimana jika emosi itu tidak langgeng terus-menerus?

Jika memang emosi itu sifatnya tidak stabil, baik yang positif atau yang negative, maka harus ada acara untuk membangkitkan emosi positif kita.

Selalu menjalani syukur saat bangun tidur, itulah kunci utamanya. Untuk menumbuhkan rasa syukur ini, Rasulullah  telah mengajarkan sebuah doa yang dapat kita baca setiap bangun tidur.

Doa Bagun Tidur

Doa-Bangun-Tidur

Doa Bangun Tidur Arab

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرِ

Doa Bangun Tidur Latin

“Alhamdullillahilladzi ahyaanaa bada maa amaatanaa wa ilaihin nushur”

Arti Doa Bangun Tidur

“Segala puji bagi-Mu ya Allah, yang telah menghidupkan kami setelah kami mati (membangunkan kami dari tidur) dan hanya kepada-Nya kami dibangkitkan.” (HR.Ahmad, Bukhari, dan Muslim).

Barangkali, sebagian dari kita ada yang memanjatkan doa bangun tidur setiap pagi, tapi tetap merasa biasa-biasa saja. Tidak ada hal yang spesial dan tidak ada hal luar biasa yang yang dialaminya.

Sabarlah, mungkin saja Anda belum membacanya dengan sepenuh hati, dengan disertai ilmu dan kesadaran. Padahal, maksud doa ini tidak hanya sekedar dibaca di lisan saja. Namun, yang terpenting bagaimana kita mampu memahami maknanya disertai menghayati kandungan isinya sehingga kita memperoleh manfaat positifnya.

Setiap pagi membaca doa bangun pagi sebagai rasa syukur, sebenarnya bersyukur atas apa?

Yakni, bersyukur atas nikmat kehidupan yang kita dapatkan saat itu, pada pagi itu. Coba dipikir, siapa yang mampu menghidupkan dan membangunkan kita? Hanya Allah yang sanggup melakukan itu.

Kita bisa bangun tidur bukan atas kemauan dan kemampuan diri kita. Saat tidur, bukankah seluruh anggota badan kita mati dan tidak dapat berfungsi?

Jika Allah berkehendak, kita bisa tidur dan bangun lagi. Jika Allah berkehendak maka mudah saja bagi-Nya untuk mengakhiri kehidupan kita. Sungguh, tanpa penjagaan dan pemeliharaan Allah, kehidupan itu mustahil didapatkan.

Baca juga : Tata Cara Berdoa

Makna Doa Bangun Tidur

Dari doa bangun tidur yang diajarkan oleh Rasululah diatas, ada 2 makna yang bisa disimpulkan, yang terdapat pada bacaan doanya.

1. Makna dari “Alhamdulillah al-ladzi ahyaanaa ba’da maa amaatanaa…”

Artinya:

“Segala puji bagi-Mu ya Allah, yang telah menghidupkan kami setelah kami mati (membangunkan kami dari tidur)”.

Sebab, nikmat hidup adalah nikmat terbesar yang diberikan kepada manusia. Selain nikmat hidup, itu semua ada di bawahnya. Asal kita masih hidup, berarti kita masih diberi nikmat waktu dan kesempatan untuk dapat menjalani taubat dan berbuat taat kepada Allah.

Asal kita masih hidup, berarti kita masih bisa bekerja, berkarya, dan merasakan nikmatnya kesenangan dunia. Namun, jika nikmat hidup itu telah terenggut, maka hilanglah semua yang kita miliki, sirnalah semua harapan dan cita-cita yang kita punya.

Tidakkah kita berpikir, betapa menyesal dan betapa merana orang-orang yang telah kehilangan nikmat hidup ini. Inilah salah satu ungkapan penyesalan mereka yang telah meninggalkan dunia ini.

Allah berfirman di dalam Al Quran surah Al Munafiquun ayat 10:

رَبِّ لَوۡ لَاۤ اَخَّرۡتَنِیۡۤ اِلٰۤی اَجَلٍ قَرِیۡبٍ ۙ فَاَصَّدَّقَ وَ اَکُنۡ مِّنَ الصّٰلِحِیۡنَ

“…Rabbi laulaa akh-khartanii ila ajalin qariibin fa-ash-shaddaqa wa-akun minash-shaalihiin(a)”.

Artinya:

“…Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian) ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang shalih?” (QS. Al Munafiquun ayat 10).

Allah berfirman di dalam Al Quran surah As Sajdah ayat 12:

رَبَّنَاۤ اَبۡصَرۡنَا وَ سَمِعۡنَا فَارۡجِعۡنَا نَعۡمَلۡ صَالِحًا اِنَّا مُوۡقِنُوۡنَ

“…Rabbanaa absharnaa wasami’naa faarji’naa na’mal shaalihan innaa muuqinuun(a)”.

Artinya:

“ Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (ke dunia), kami akan mengerjakan amal shalih, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin.” (QS. As Sajdah ayat 12).

Saudaraku, jika di pagi ini kita masih diberi nikmat hidup, maka bersyukurlah. Betapapun buruknya kondisi kesehatan kita, betapapun minimnya harta yang kita punya, maka kita wajib tetap bersyukur atas nikmat yang besar tersebut.

Sebab, hal itu berarti Allah Swt. Masih saying kepada kita, Dia masih berkenan memberikan kebijaksanaan besar kepada kita.

Jadikanlah nikmat hidup ini sebagai dasar utama rasa syukur kita. Sebab, jika nikmat hidup ini yang menjadi ukuran rasa syukur kita, maka akan terasa mudah bagi kita untuk bersyukur dan mensyukuri nikmat-nikmat Allah yang lain.

Jika nikmat hidup ini menjadi standar kebahagiaan kita, maka akan terasa enteng bibir ini untuk tersenyum, hati ini untuk bahagia, dan pikiran ini untuk tercerahkan.

Makna-Doa-Bangun-Tidur

Pesan Doa Bangun Tidur

Sesungguhnya, pesan tersirat yang hendak dinyatakan dalam doa di atas adalah:

  1. Apabila di pagi ini Anda dapat bangun dan merasa sehat. Maka bersyukurlah karena Anda lebih beruntung dari jutaan orang yang mungkin tidak akan dapat bertahan hidup sampai hari ini.
  2. Apabila di pagi ini Anda bangun dan mendapati kesehatan badan Anda masih terjaga, keluarga Anda masih utuh dan selamat. Dan Anda masih memiliki persediaan makanan yang cukup untuk hari ini, maka bersyukurlah karena nikmatnya dunia telah dikumpulkan untuk Anda.
  3. Apabila di pagi ini Anda bangun dan memiliki makanan yang cukup, baju-baju di lemari pakaian, dan memiliki atap yang menaungi tempat Anda beristirahat, maka bersyukurlah. Karena Anda lebih kaya dari 75% penduduk di dunia ini.
  4. Apabila di pagi ini Anda bangun dan tinggal di rumah yang baik, memiliki cukup makanan dan mendapatkan pekerjaan yang layak. Maka bersyukurlah karena Anda adalah bagian dari kelompok terpilih.

Jika Anda telah dapat memahami dan mengamalkan pesan ini, maka Anda akan mersa tenang dan senang ketika bangun tidur. Walau banyak yang  siap dihadapi, Anda masih bisa tersenyum karena ternyata Anda masih diberi kehidupan dan dianugerahi kesehatan.

“Tersenyumlah dalam menyambut kemenangan setiap pagi”.

Saat Anda bangun tidur dengan terbaring lemas di pembaringan. Anda masih tetap bisa bersyukur karena ternyata pagi ini Anda masih lebih beruntung dari mereka yang hamper tidak ada harapan lagi untuk bisa menikmati hidup di pagi ini.

Begitu seterusnya, selama jantung masih berdetak dan selama ruh masih menempel di badan, ada banyak hal yang patut kita syukuri dan memang wajib bagi kita untuk mensyukurinya. Sungguh tidak ada alasan dan dalih apa pun untuk berkelit dari nikmat yang demikian besar ini, yaitu nikmat hidup dan kehidupan.

Pahamilah dan sadarilah hal ini, maka Anda akan mendapatkan bahwa bisa bangun tidur di pagi hari merupakan ssesuatu yang sungguh luar biasa, sebuah nikmat yang wajib untuk disyukuri.

Sebaliknya, jika Anda hanya mampu mensyukuri hal-hal yang terlihat besar dalam persepsi Anda saja, maka Anda akan kehilangan nikmatnya meraih kebahagiaan di setiap bangun pagi. Padahal, apa yang anda anggap besar itu, sebenarnya sangat kecil bila dibandingkan dengan nikmat kehidupan yang telah anda peroleh.

Selain memahami, menyadari, dan mensyukuri nikmat kehidupan yang didapatkan, kita juga diajarkan untuk mengingat kehidupan setelah dunia ini, yakni hari kebangkitan. Maka, kita baca terusan doanya.

2. Makna dari “….Wailaihin nusyuur”

Artinya:

“Dan hanya kepada-Nya kami dibangkitkan”.

Mengapa ketika bangun tidur kita dianjarkan untuk mengingat “an-nusyur”, apa kaitan antara keduanya?

a. “An-nusyur” adalah kebangkitan dari kubur.

An-nusyur adalah kebangkitan setelah kita mengalami kematian yang panjang di alam barzaakh. Sementara, tidur adalah saudaranya mati. Saat tidur, kita tengah dimatikan untuk sementara oleh Allah.

Kemudian saat bangun, kita dihidupkan kembali oleh-Nya. Dengan ini, dapat dikatakan bahwa bangun tidur sebenarnya juga merupakan peristiwa kebangkitan, yakni kebangkitan manusia dari kubur menuju alam kehidupan yang abadi.

b. Dengan mengingat “an-nusyur” saat bangun tidur, kita diharapkan sadar akan kebangkitan yang kedua.

Maksudnya adalah kebangkitan menuju kehidupan yang sesungguhnya. Kita juga diharapkan mengerti betapa berharganya kehidupan saat ini (dunia), sebagai bekal nanti di saat bangun dari kematian (kehidupan akhirat).

Kekuatan Dari Membaca Doa Bangun Tidur

Dari sini, dapat disimpulkan bahwa ada dua kekuatan yang akan diperoleh dengan membaca doa bangun tidur ini.

1. Kekuatan syukur

Yaitu yang didapat melalui pesan kalimat:

“Alhamdulillaahil ladzi ahyaanaa ba’da maa amaatanaa…”

Artinya:

“Segala puji bagi-Mu, ya Allah, yang telah menghidupkan kembali diriku setelah kematianku.”

Ini adalah ucapan sebagai rasa syukur atas kehidupan yang diberikan oleh Allah kepada kita.

2. Kekuatan motivasi hidup dan mengejar kebaikan yang sebanyak-banyaknya.

Yaitu yang diperoleh dari pesan kalimat:

”…Wailaihin nusyuur”

Artinya:

“Dan hanya kepada-Nya kami dibangkitkan”.

Dengan dua kekuatan yang tersirat dalam doa bangun tidur ini, maka pikiran, hati, dan jiwa kita akan terpacu untuk selalu bersyukur. Dan selalu siap siaga untuk mengejar kebaikan dan keberuntungan yang sebesar-besarnya.

Jika Anda paham dan mengerti doa bangun tidur, silahkan baca juga artikel Doa Sebelum Tidur.

Demikian penjelasan bacaan doa bangun tidur yang memiliki makna yang luar biasa atas rasa syukur kepada Allah. Bersyukur atas kehidupan yang masih dberikan kepada kita. Dengan masih dibangunkannya kita di pagi hari, maka masih banyak kesempatan untuk berbuat kebaikan yang bisa kita lakukan.

Doa Ketika Marah

Wahyoeni
5 min read

Doa Bepergian

Wahyoeni
4 min read

Doa Naik Kendaraan

Wahyoeni
4 min read

Doa Sesudah Makan

Wahyoeni
4 min read

Doa Bercermin

Wahyoeni
5 min read

Doa Sebelum Makan

Wahyoeni
5 min read