Doa Sebelum Tidur

Dianjurkan kepada umat muslim untuk membaca doa sebelum tidur agar dalam tidurnya terlindungi dari gangguan-gangguan setan. Ada banyak sekali amalan-amalan, baik itu dzikir atau doa yang dianjurkan untuk dibaca ketika hendak tidur atau sebelum tidur.

Di saat tidur, Anda sangat membutuhkan perlindungan Allah. Dari segala macam bahaya atau bencana yang sewaktu-waktu bisa mengenai Anda. Benar bahwa di setiap saat Anda selalu butuh perlindungan dan penjagaan Allah. Hanya Allah yang memberikan perlindungan dan penjagaan bagi setiap makhluk-Nya.

Pada pembahasan kali ini wisatanabawi akan mengulas tentang doa sebelum tidur. Akan di jelaskan tentang doa sebelum tidur untuk menghayati kematian, doa sebelum tidur untuk mohon perlindungan, doa sebelum tidur untuk mohon kasih sayang dan penjagaan, doa sebelum tidur untuk mohon husnul khatimah, doa Istighfar, doa Tasbih Tahmid Takbir, dan Doa Syukur.

Doa-Sebelum-Tidur-Sesuai-Sunnah

Sumber Gambar : muslimgirl.com

Doa Sebelum Tidur

Ada banyak sekali amalan-amalan, baik itu dzikir atau doa yang dianjurkan untuk dibaca ketika hendak tidur atau sebelum tidur. Karena pada hakekatnya kita memanjatkan doa kepada Allah agar mendapat perlindungan pada waktu tidur. Berikut ini beberapa amalan doa sebelum tidur yang bisa Anda amalkan.

Doa Sebelum Tidur Untuk Menghayati Kematian

Rasulullah telah mengajarkan doa sebelum tidur singkat yang penuh makna, Anda mungkin sering mendengar dan membacanya sebelum tidur. Doa sebelum tidur untuk menghayati kematian ini adalah doa sebelum tidur yang sering diucapkan dan diajarkan.

Doa-Sebelum-Tidur

Bacaan Doa Sebelum Tidur arab

بِسْمِكَ اَللّٰهُمَّ اَحْيَا وَ بِسْمِكَ اَمُوْتُ

Bacaan doa sebelum tidur latin

“Bismika Allaahumma ahyaa wa bismika amuut”

Arti doa sebelum tidur

“Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati.” (HR.Bukhari dan Muslim).

Terdapat 3 makna yang terkait dengan doa sebelum tidur untuk menghayati kematian diatas.

Makna doa sebelum tidur

1. Dalam doa ini terdapat isyarat bahwa tidur adalah saudaranya mati.

Rasulullah menjelaskan:

“Tidur itu temannya mati.”(HR.Baihaqi,Thabrani, dan Bazzar).

Mengapa tidur dikatakan sebagai saudaranya mati?

Karena, saat tidur panca indra serta kesadaran (aspek-aspek kejiwaan) manusia tidak berfungsi, alias sama dengan mati. Hanya denyut jantung, tarikan napas, dan aspek fisik lainnya saja yang masih hidup.

Al-Qur’an menggambarkan peristiwa tidur dalam surah Az Zumar ayat 42:

اَللّٰہُ یَتَوَفَّی الۡاَنۡفُسَ حِیۡنَ مَوۡتِہَا وَ الَّتِیۡ لَمۡ تَمُتۡ فِیۡ مَنَامِہَا ۚ فَیُمۡسِکُ الَّتِیۡ قَضٰی عَلَیۡہَا الۡمَوۡتَ وَ یُرۡسِلُ الۡاُخۡرٰۤی اِلٰۤی اَجَلٍ مُّسَمًّی

Artinya:

“Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditetapkan…”. (QS. Az-Zumar ayat 42).

Ayat di atas memberikan penjelasan bahwa mati itu ada dua jenis.

  • Berbentuk tertahannya ruh atau jiwa seseorang sehingga tidak dapat lagi kembali kepada wadahnya (tubuh), dan yang demikian ini dinamakan mati.
  • Allah melepaskan ruh seseorang dari genggaman-Nya sehingga memungkinkan ruh itu kembali lagi ke raganya semula, dan yang demikian ini dinamakan tidur. Bisa diibaratkan jika seorang yang tidur itu seperti layang-layang yang terbang jauh ke angkasa, tapi talinya tetap dipegang oleh pemain. Sedangkan mati adalah layang-layang yang telah putus talinya sehingga ia terbang tidak kembali.

2. Doa ini untuk menghayati arti kehidupan dan kematian.

Doa ini menyimpan makna bahwa setiap kali kita hendak tidur, kita diajak untuk menghayati arti kehidupan dan kematian. Sebab, sebelum tidur kita orang yang hidup alias hidup panca indra-nya.

Saat tidur kita sedang dimatikan oleh Allah untuk sementara waktu. Maka, tidur adalah contoh kematian yang Allah ajarkan kepada manusia di dunia ini supaya menjadi pelajaran berharga di akhirat kelak.

3. Doa ini mengandung pesan kepasrahan kepada Sang Pemilik kehidupan dan kematian.

Sungguh, manusia terlalu lemah, sebagaimana tergambar sewaktu kita tidur. Saat tidur, Anda tidak mampu menguasai diri Anda sendiri. Anda tidak berkuasa lagi untuk mengendalikan tubuh ini. Bahkan, Anda juga tidak sanggup menentukan judul mimpi Anda.

Berdasarkan ketiga pesan ini, mestinya jika dipahami betul, semua sifat-sifat negative (sombong, iri, dengki, takabur, dan sebagainya) yang ada pada diri manusia akan luruh dan sirna dengan sendirinya.

Karena, semuanya bermuara pada kesadaran hakiki bahwa Anda hanya hamba lemah yang sewaktu-waktu dapat dihidupkan dan dimatikan kapan pun Allah.

Doa Sebelum Tidur Untuk Mohon Perlindungan

Pada saat tidur adalah saat di mana Anda tidak punya kekuatan dan kemampuan apapun untuk melindungi diri Anda. Jika ada seseorang yang ingin berbuat jahat pada Anda, tentu mereka akan sangat mudah untuk melakukannya.

Doa-Sebelum-Tidur-dan-Artinya

Bahkan, jika ada seekor nyamuk yang hendak menggigit tubuh Anda, maka kita pun tidak dapat menolaknya.
Rasulullah adalah orang yang sangat penyayang pada umatnya, beliau tidak melupakan hal ini. Beliau mengajarkan bagaimana menjaga diri agar selamat dari bahaya saat tidur.

Rasulullah pernah berpesan kepada sahabat Uqbah bin Amir :

“ Wahai ‘Uqbah, aku akan mengajarimu dua surah yang kamu baca, ‘Qul a’uudzu birabbil falaq,’dan, ‘Qul a’uudzu birabbin naas.’ Hai ‘iqbah, bacalah keduanya tatkala kamu tidur dan bangun! Tidak ada seorang yang meminta dan tidak ada pula seorang yang berlindung (yang lebih baik) seperti keduanya.” (HR.Ahmad, Nasa’i, dan Hakim).

Dari arti diatas, dianjurkan untk membaca “Qul a’uudzu birabbil falaq dan Qul a’uudzu birabbin naas”. Anda juga dianjurkan agar memohon perlindungan kepada Allah dengan membaca ayat kursi. Karena bacaan ayat kursi adalah salah satu ayat paling mulia dalam Al Quran dan merupakan doa paling utama untuk umat muslim.

Doa Sebelum Tidur Untuk Mohon Kasih Sayang dan Penjagaan

Ada dua kemungkinan bagi orang yang tidur.

1. Orang bisa bangun dan hidup kembali seperti sebelumnya.

2. Orang bisa tidur dan tidak bangun lagi, alias mati.

Yang memegang nyawa Anda saat tidur adalah Allah, Anda tidak punya kuasa apapun. Jika Allah berkehendak menghidupkan Anda, niscaya Anda akan bangun. Dan, jika Allah berkehendak mematikan Anda, maka Anda pun akan tidur selamanya.

Terhadap dua kemungkinan diatas, Nabi Muhammad mengajarkan agar memohon kebaikan pada setiap satunya.

Rasulullah berdoa:

بِاسْمِكَ رَبِّيْ وَضَعْتُ جَنْبِيْ، وَبِكَ أَرْفَعُهُ، فَإِنْ أَمْسَكْتَ نَفْسِيْ فَارْحَمْهَا، وَإِنْ أَرْسَلْتَهَا فَاحْفَظْهَا بِمَا تَحْفَظُ بِهِ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Artinya:

“Dengan nama Engkau, wahai Tuhanku, aku meletakkan lambungku. Dan, Dengan nama-Mu pula aku bangun daripadanya. Apabila Engkau menahan ruhku (mati), maka berilah rahmat padanya. Tapi, apabila Engkau melepaskannya, maka peliharalah, sebagaimana Engkau memelihara hamba-hamba-Mu yang shalih.” (HR.Bukhari dan Muslim).

Dalam doa ini, terkandung pengakuan bahwa Allah adalah Dzat yang menghidupkan dan mematikan manusia serta mahkluk-mahkluk hidup lainnya.

Dia-lah yang menghidupkan raga-raga yang mati dalam tidurnya dengan mengembalikan ruh ke dalamnya. Dia-lah yang menghidupkan jasad-jasad yang telah hancur lebur bercampur tanah untuk dibangkitkan kelak di hari kebangkitan.

Di awal doa ini, Anda ungkapkan pada diri Anda bahwasannya Anda membaringkan tubuh dengan kuasa Allah dan mengangkatnya kelak (ketika bangun) juga dengan kuasa dan nama-Nya. Ini memberi makana bahwa Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan dalam tidur Anda, apakah akan hidup atau akan mati.

Anda tidak tahu apa di depan, di belakang, di atas, di bawah, di kanan, di kiri, dan di samping dari bermacam kemungkinan bahaya yang sewaktu-waktu bisa menimpa Anda saat tidur. Anda juga tidak kuasa mencegah dan menolak bahaya itu, kecuali dengan izin dan kuasa Allah Swt.

Maka, jika dengan tidur itu Allah berkehendak mematikan atau mencabut nyawa Anda, maka Anda meminta kebaikan kepada-Nya, yakni kasih-sayang dan ampunan-Nya.

Jika dengan tidur itu Allah berkehendak menghidupkan dan memberi umur panjang buat Anda, maka Anda juga memohon kebaikan kepada-Nya. Yaitu kita diberi penjagaan sebagaimana penjagaan yang diberikan oleh-Nya kepada para hamba-Nya yang shaleh.

Penjagaan kepada orang shaleh adalah pemeliharaan Allah dari maksiat dan berbuat ingkar kepada-Nya.

Dengan membaca doa sebelum tidur untuk memohon kasih sayang dan penjagaan ini, berarti Anda telah menolak takdir buruk sekaligus meminta takdir yang baik kepada Allah.

Doa Sebelum Tidur Untuk Mohon Husnul Khatimah

Saat tidur, kesadaran manusia menjadi hilang. Dengan hilangnya kesadaran, makai ia terlepas dan bebas dari setiap hokum agama. Oleh sebab itu, seorang yang tidur tidak dikenai sangsi dosa atau hukuman karena ia disamakan dengan orang yang tidak sadar.

Doa-Sebelum-Tidur-Islam

Jika orang yang tidur sempat berbuat dosa, misalnya seperti mencuri barang milik temannya, maka ia tidak dihukumi dosa. Ia hanya wajib mengembalikan barang yang diambilnya itu setelah bangun.

“Ada tiga kelompok yang terbebas dari hokum, yaitu orang yang tidur sehingga terbangun, anak-anak sehingga dewasa, dan orang yang hilang ingatan sehingga sadar.” (HR.Ahmad dan Ashhabus Sunan).

Orang yang tidur akan diberi pahala atau dikenai sangsi dosa atau siksa manurut apa yang dilakukan sebelum ia tertidur. Dalam arti, hukum baginya berlaku saat ia mulai tak sadarkan diri dengan tidurnya.

Misalnya, jika seseorang sebelum tidur telah niat akan bangun dan menjalankan shalat fardu pada waktunya. Dan ia juga telah berusaha agar bisa bangun, maka jika ia bangun dan waktu shalat telah lewat, ia tidak dikenai dosa karenanya.

Tapi, jika sebelum tidur ia tidak niat apa-apa, lalu ketika bangun ia mendapati waktu shalat telah lewat makai a berdosa karenanya. Karena melewatkan kewajiban sholat fardhu-nya dan wajib mengkhadan shalatnya.

Hal ini sama kasusnya dengan orang yang gila. Hukum baginya ditetapkan menurut apa yang terjadi sebelum kegilaannya.

Misalnya hokum shalat, jika kegilaannya disengaja olehnya, seperti sengaja minum obat terlarang, maka ia wajib mengqadha shalatnya. Tapi, jika kegilaanya itu sejak awal tidak disengaja olehnya, makai a tidak berkewajiban mengqadha shalat.

“Apabila seseorang beristhirahat ke tempat tidurnya, maka buru-buru malaikat dan setan mendatanginya. Malaikat berkata, ‘Akhirilah dengan kebaikan!’ Dan, setan berkata, ‘Akhirilah dengan keburukan!’ Jika ia mengingat Allah lalu tidur, maka setan pergi dan malaikat semalaman menjaganya.” (HR.Abu Ya’la, Ibnu Hibban, Hakim, dan lainnya).

Rasulullah sangat mengerti masalah ini, maka beliau mengajarkan agar mengakhiri amalan sebelum tidur dengan sesuatu yang baik. Agar seandainya Anda meninggal dalam tidur, Anda dikaruniai husnul khatimah. Atau jika Anda tidur dan bisa bangun kembali, maka tidurnya dicatat sebagai amal ibadah di sisi Allah Swt.

Doa Sebelum tidur untuk memohon khusnul khatimah arab

اَللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ نَفْسِيْ إِلَيْكَ، وَفَوَّضْتُ أَمْرِيْ إِلَيْكَ، وَوَجَّهْتُ وَجْهِيَ إِلَيْكَ، وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِيْ إِلَيْكَ، رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ، لاَ مَلْجَأَ وَلاَ مَنْجَا مِنْكَ إِلاَّ إِلَيْكَ، آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِيْ أَنْزَلْتَ وَبِنَبِيِّكَ الَّذِيْ أَرْسَلْتَ

Artinya:

“Ya Allah, aku menyerahkan diriku kepada-Mu, aku menyerahkan urusanku kepada-Mu, aku menyandarkan punggungku kepada-Mu, karena senang (mendapatkan rahmat-Mu) dan takut pada (siksaan-Mu, bila melakukan kesalahan). Tidak ada tempat perlindungan dan penyelamatan dari (ancaman)-Mu, kecuali kepada-Mu. Aku beriman pada kitab yang telah Engkau turunkan, dan (kebenaran) nabi-Mu yang telah Engkau utus.” (HR.Bukhari dan Muslim).

Ada tiga amalan yang kita lakukan dalam doa sebelum tidur untuk memohon khusnul khatimah:

  1. Penyerahan diri secara total kepada Allah, yaitu kita serahkan seluruh jiwa raga kita kepada Allah sebagai sang pemilik dan penguasanya.
  2. Permohonan rahmat Allah Swt dan perlindungan dari siksaan-Nya.
  3. Penyaksian keimanan atas Allah, kitab-Nya, dan nabi-Nya.

Sesungguhnya, tiga amalan ini merupakan amal yang mempunyai nilai tinggi yang dapat membawa seseorang memperoleh husnul khotimah. Dengan takwakkal atau penyerahan diri kepada Allah, maka Dia akan mencukupkan setiap urusannya.

Dengan takut dan harap pada Allah Swt., maka Dia akan mewujudkan harpannya. Dan, kesaksian keimanan, niscaya ia akan dikaruniai husnul khotimah.

Karena hal ini, maka diterangkan dalam hadits lanjutan doa diatas:

“Apabila engkau meninggl dunia(di waktu tidur), maka kamu akan meninggal dunia dengan memegang fitrah (agama Islam).” ( HR.Bukhari dan Muslim)

Selain doa diatas, kita juga dapat menambahnya dengan membaca surah al-Kaafirun.

Rasullulah bersabda:

“Apabila kamu menempati tempat tidurmu di malam hari, maka bacalah, ‘Qul yaa ayyuhal kaafirun….’Kemudian, tidurlah dengan menjadikannya sebagai akhir ( dari ucapanmu). Sesungguhnya, ia pembebasan dari syirik.“ (HR.Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi, Hakim, Baihaqi, dan lainnya).

Doa Istighfar

Istighfar atau memohon ampunan Allah atas dosa-dosa dan kesalahan yang telah dilakukan merupakan hal yang sangat baik dan dianjurkan untuk dilakukan. Istighfar bisa dilakukan kapan aja dan dimana saja, dan tak terkecuali ketika hendak tidur.

Rasulullah telah mengajarkan hal ini, sebagaimana yang diterangkan dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Sa’id al-Khudri ra.

Rasulullah bersabda, barang siapa ketika beristirahat ke tempat tidurnya dan membaca doa istighfar maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya.

Doa-Istighfar

Bacaan doa Istighfar Arab

أَسْتَغْفِرُ الله الَّذِي لآ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الحَيُّ القَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Bacaan Doa Istighfar latin

“Astaghfirullahal Ladzii Laa Ilaaha Illaa Huwal Hayyul Qayyuumu Wa Atuubu Ilaihi”

Arti bacaan doa istighfar

“Aku mohon ampunan Allah, Dzat yang tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri sendiri, dan aku bertobat kepada-Nya”. (HR. Ahmad dan Tirmidzi).

Jika membaca doa istighfar sebelum tidur sebanyak tiga kali. Maka, Allah Swt mengampuni dosa-dosanya walaupun seumpama busa lautan, walaupun seperti pasir yang bertumpuk- tumpuk, dan walaupun seperti bilangan hari-hari dunia.

Saat hendak tidur malam hari adalah saat yang sangat baik untuk menginterospeksi diri, melihat, dan memerhatikan dosa dan kesalahan yang pernah kita perbuat selama sehari kebelakang. Kemudian, kita membuat komitmen dan langkah baru untuk perbaikan dimasa yang akan datang.

Suasan malam yang hening, sunyi, dan dipenuhi kesejukan sangat tepat dan sangat membantu untuk membuka mata batin dan pikiran kita. Sehingga, kita mudah untuk melihat lembaran-lembaran yang telah lalu, membuka file kesalahan-kesalahan dan kekeliruan yang telah lewat, agar kita tidak mengulangi kesalahan yang sama, atau membuat yang berbeda di masa depan.

Dzikir Sebelum Tidur dengan Membaca Doa Tasbih, Tahmid dan Takbir

Sebaik-baiknya doa atau Dzikir adalah tasbih, tahmid dan takbir karena berisikan pujian dan sanjungan kepada Allah. Rasulullah telah mengajarkan untuk membaca tasbih, tahmid dan takbir sebagai dzikir sebelum tidur. Beliau pernah memerintahkan Aisyah dan sahabat Ali untuk membacanya.

Rasulullah bersabda:

“Ingatlah! Aku akan mengajari kalian berdua sesuatu yanag lebih baik daripada apa yang kalian minta. Jika kalian menempati tempat tidur kalian, hendaklah membaca tasbih 33 kali, membaca tahmid 33 kali dan membaca takbir 34 kali. Itu lebih baik daripada sesuatu (pembantu) yang kalian minta.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dzikir-Sebelum-Tidur.

Bacaan Tasbih

(33x)  سُبْحَانَ اللهِ

“Subhanallah” (33x)

“Maha suci Allah.” (33x)

Bacaan Tahmid

(33x)  الْحَمْدُ لِلَّهِ

“Alhamdulillah” (33x)

“Segala puji bagi Allah.” (33x)

Bacaan Takbir

(34x)  اللهُ أَكْبَرُ

“Allahu Akbar” (34x)

“Allah Maha Besar.” (34x)

Doa Syukur

Selain introspeksi diri, waktu malam sebelum tidur adalah waktu yang tepat dan sangat baik untuk bersyukur. Bersyukur atas semua nikmat yang telah diberikan Allah selama seharian penuh. Bersyukur karena Anda telah diberi nikmat kehidupan dan nikmat-nikmat lainnya.

Untuk merefleksikan syukur ini, cobalah pejamkan mata Anda agar dapat lebih berkonsentrasi. Lihat kembali perjalanan hidup Anda. Mengapa Anda ada disini saat ini? Berapa banyak hal-hal luar biasa, hal- hal baik, dan positif yang terjadi pada hidup Anda?

Syukurilah! Lihat berapa banyak permasalahan yang muncul dan sudah Anda lalui?

Syukurilah! Lihat juga berapa banyak musibah atau bencana yang mungkin terjadi pada diri Anda dan Anda telah terselamatkan darinya?

Syukurilah! Rasakan di setiap detik kehidupan Anda. Kemudian, ucapkan doa syukur yang telah diajarkan Nabi Muhammad.

Bacaan Doa syukur arab

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَكَفَانَا وَآوَانَا، فَكَمْ مِمَّنْ لاَ كَافِيَ لَهُ وَلاَ مُؤْوِيَ

Arti doa syukur

“Segala puji bagi Allah yang memberi makan kami, memberi minum kami, mencukupi kami, dan memberi tempat berteduh. Berapa banyak orang yang tidak mendapatkan siapa yang memberi kecukupan dan tempat berteduh.” (HR. Muslim, Tirmidzi, dan Nasa’i)

Makna doa syukur terhadap nikmat yang Allah berikan:

1. Bersyukur karena Allah telah memberi makanan dan memberi minuman.

Makanan dan minuman adalah kebutuhan pokok. Dengan keduanya, kita bisa melakukan segala aktivitas yang kita inginkan. Bagi manusia, makanan dan minuman tidak hanya untuk hidup, tetapi juga memberikan kesegaran dan kelezatan. Kita mengenal banyak sekali jenis dan macam makanan yang diolah oleh manusia sesuai dengan selerannya.

2. Bersyukur karena Allah telah memberi kecukupan.

Kecukupan ini bermakna luas sekali, mencakup segala hal dan urusan yang berkaitan dengan kebutuhan manusia. Misalnya, kecukupan dalam sandang, pangan, harta benda, pekerjaan, ilmu pengetahuan, dan lain sebagainya.

3. Bersyukur karena Allah telah memberi tempat tinggal.

Tempat untuk berlindung dari kedinginan dan kepanasan sehingga kita dapat beristirahat dengan tenang dan nyaman. Bukankah banyak kita temui orang yang tidak memiliki tempat tinggal yang layak sehingga mereka tidak bisa merasakan kenyamanan saat beristirahat dan tidur.

Jika Anda sudah  paham dengan doa sebelum tidur, baca juga artikel Doa Bangun Tidur.

Demikian ulasan lengkap tentang doa sebelum tidur dan dzikir sebelum tidur yang bisa kita panjatkan kepada Allah. Dengan memanjatkan doa sebelum pergi tidur maka Anda akan dilindungi oleh Allah melalui malaikat-malaikat-Nya.

Doa Ketika Marah

Wahyoeni
5 min read

Doa Bepergian

Wahyoeni
4 min read

Doa Naik Kendaraan

Wahyoeni
4 min read

Doa Sesudah Makan

Wahyoeni
4 min read

Doa Bercermin

Wahyoeni
5 min read

Doa Sebelum Makan

Wahyoeni
5 min read