Wahyoeni ✓ Seorang Muslimah yang gemar ✓ Menulis dan ✓ Kuliner. Senang mencoba dan berbagi suatu pengalaman baru ❤.

Kata Mutiara Pernikahan

Simak ulasan tentang √ kata mutiara pernikahan untuk memantapkan hati dan √ kata bijak pernikahan agar yakin dengan pasangan berikut.


Kata Mutiara Pernikahan

Indah dan sakralnya sebuah pernikahan membuat kita selalu mengingat moment ini dengan baik. Bahkan mungkin pernikahan ini hanya sekali dalam hidup.

Kata-Mutiara-Pernikahan

Pernikahan merupakan pintu dimana kita memasuki fase atau babak baru dalam hidup. Tinggal dan membina rumah tangga bersama orang terkasih dimana sebelumnya kita terbiasa sendiri.

Bertemu dan berkumpul menjadi pasangan yang sah untuk menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah dan warohmah. Antara suami dan istri saling menghargai dan meyayangi untuk keluarga barunya.

Namun terkadang, pernikahan tidak semudah kelihatannya. Banyak ujian dan cobaan yang harus dilalui untuk menyamakan pemikiran antara suami istri.

Oleh sebab itu, banyak yang ragu untuk melangkah ke jenjang pernikahan. Apalagi di negara berkembang, menikah adalah hal yang sangat ditakuti.

Namun bagi orang islam, nikah adalah wajib hukumnya bagi yang sudah mampu. Mampu secara finansial dan mental yang sesuai dengan ajaran pernikahan dalam Islam.

Pada kesempatan ini wisatanabawi akan mengulas tentang beberapa kata mutiara pernikahan untuk menguatkan hati yang bimbang. Silahkan simak ulasannya berikut.

Kata Mutiara Pernikahan untuk Memantapkan Hati

Melihat maraknya kasus perceraian, tidak heran jika banyak orang yang kemudian merasa ragu dan bimbang untuk menikah. Mereka merasa khawatir tidak akan mampu menjalani dan membina rumah tangga karena berbagai sebab.

Di bawah ini adalah beberapa kata mutiara pernikahan yang akan membantu Anda mengatasi keraguan tersebut.

1.  Menikahlah dengan Orang yang tidak Mudah Marah

Kata-Mutiara-Pernikahan-Menikahlah-Dengan-Orang-Yang-Tertawa-Ketika-Anda-Buang-Gas

“Menikahlah dengan Orang yang Tertawa ketika Anda Buang Gas Sembarangan”

Kata mutiara pernikahan ini terkesan jorok dan tidak indah didengar sama sekali. Namun dalam kata mutiara ini terkandung pesan yang cukup mendalam.

Bukan berarti Anda diminta untuk menikah dengan sembarang orang yang tertawa ketika mendengar Anda buang gas. Akan tetapi, pilihlah pasangan yang tidak mudah marah bahkan ketika melihat sisi negatif Anda.

Menikahlah dengan orang yang menganggap kejelekan Anda sebagai sesuatu yang indah dan menyenangkan. Contohnya adalah buang gas.

Beberapa orang mungkin akan marah dan tersinggung jika Anda buang gas sembarangan. Namun, orang yang benar-benar menyayangi Anda akan menganggap hal itu sebagai sesuatu yang lucu.

Jika Anda memiliki calon pasangan seperti ini, jangan ragu lagi untuk menikah dengannya. Dia akan menghormati dan menyayangi Anda dengan sepenuh hati.

Dari hal penting yang Anda lakukan hingga kekonyolan dan kebodohan Anda adalah sesuatu spesial di mata calon pasangan. Oleh sebab itu, jangan lepaskan pasangan yang seperti ini.

2. Menikahlah dengan Istri Cerewet

Kata-Mutiara-Pernikahan-Suami-Pemaaf-dan-Istri-Cerewet

“Pernikahan Bahagia adalah Suami Pemaaf dan Istri Cerewet”

Mungkin Anda bingung mengapa istri cerewet bisa menyebabkan rumah tangga menjadi bahagia. Kata mutiara pernikahan ini bisa Anda jadikan pedoman bagi yang memiliki calon pasangan wanita yang cerewet.

Sejatinya, yang paling penting dari pernikahan adalah komunikasi. Tanpa komunikasi yang baik, pernikahan akan menjadi rusak atau bahkan bisa bercerai.

Mengapa istri cerewet bisa membuat rumah tangga bahagia?

Karena dalam ocehan istri terdapat arus komunikasi. Istri dengan kecepatan bicara tingkat tinggi memberikan pendapatnya, mengajukan pertanyaan, membuat peraturan dan lain sebagainya.

Oleh sebab itu, pasangan terbaik dari istri cerewet adalah seorang suami yang pemaaf.

Memang, sebagai seorang istri, yang mencerminkan wanita sholehah, tidak diperkenankan berbicara dengan nada lebih tinggi dari suaminya. Hal ini sebagai bentuk penghormatan istri kepada suami sebagai tulang punggung.

Namun terkadang, sifat naluriah seorang wanita yang gemar berbicara tidak bisa dibendung. Dia melampiaskan emosinya dalam bentuk omelan-omelan panjang dan terkadang dengan nada melengking.

Suami pemaaf akan menganggap hal ini sebagai bentuk cinta dan perhatian sang istri. Bahkan ketika salah meletakkan pakaian pun, istri akan mengomel panjang lebar selama berjam-jam.

Jika suami bukan tipikal pemaaf, maka rumah tangga bisa hancur. Oleh sebab itu, jika istri Anda seorang pengomel ulung, tingkatkan ketakwaan dan kesabaran Anda, maka rumah tangga Anda akan awet.

Baca juga : Doa untuk Suami

3. Pernikahan Ibarat Sandal Jepit

Kata-Mutiara-Pernikahan-yang-Ibarat-Sandal-Jepit

“Pernikahan ibarat sandal jepit, tidak selalu berjalan bersama namun harus selalu ada bersama”

Kata bijak pernikahan yang satu ini menunjukkan bahwa dalam sebuah pernikahan, suami istri memang tidak selalu sejalan sepemikiran. Bisa saja terjadi perbedaan pendapat sesuai dengan pemikirannya masing-masing.

Perbedaan pendapat inipun tidak bisa dipaksakan karena merupakan prinsip setiap individu. Karena menikah memang menyatukan dari dua insan yang berbeda.

Jangan khawatirkan keadaan seperti ini. Bukan berarti Anda harus takut pada pernikahan karena khawatir tidak bisa seiya sekata.

Namun, perbedaan pendapat ini harus dilalui dengan komunikasi yang baik. Komunikasi dengan kepala dingin dan tidak saling memaksakan pendapat.

4. Menikahlah dengan Orang yang Sepaham

Kata-Mutiara-Pernikahan-Menikahlah-Dengan-Orang-Yang-Mudah-Diajak-Bertukar-Pikiran

“Menikahlah dengan orang yang mudah diajak bertukar pikiran meskipun dari hal sepele”

Kata bijak pernikahan ini sangat cocok untuk mereka yang ingin pernikahannya langgeng. Yang dimaksud orang mudah diajak bertukar pikiran adalah pasangan yang bisa dengan mudah menciptakan topik pembicaraan. Pasangan yang mudah diajak bicara meskipun topiknya sepele.

Pernikahan bukanlah aktivitas satu dua hari. Anda akan hidup bersama orang yang sama dalam waktu lama.

Jika Anda tidak mudah atau sulit berkomunikasi, bagaimana akan menjalani pernikahan yang panjang?

Cinta yang menggebu-gebu saja tidak akan cukup menjadi penawarnya. Cinta bisa hilang dimakan oleh waktu. Ketika cinta perlahan memudar, yang menjadikan pernikahan awet adalah komunikasi.

5. Pernikahan itu untuk Saling Menyempurnakan

Kata-Mutiara-Pernikahan-Sempurnanya-Pernikahan-Karena-Saling-Menyempurnakan-Keduanya

“Sempurnanya pernikahan bukan karena pasangan sempurna, namun yang menyempurnakan keduanya”

Terkadang, penampilan fisik menjadi parameter utama untuk mencari pasangan. Harus tampan, cantik, tinggi, bertubuh sempurna dan lain sebagainya.

Namun kata mutiara pernikahan di atas mengajarkan pada kita sebaliknya. Pernikahan sempurna karena suami istri saling melengkapi kekurangan.

Jadi, tidak selalu pasangan berparas sempurna untuk mendapatkan kebahagiaan pernikahan. Menikah dengan orang berwajah biasa pun juga bisa membawa bahagia tersendiri. Ada kelebihan untuk menutupi kekurangan, ada sifat baik yang menutupi karakter jelek.

Baca juga : Doa Pernikahan

6. Pasanganmu adalah Cerminmu

Kata-Mutiara-Pernikahan-Pasanganmu-Adalah-Cermin-yang-Baik-Bagi-Dirimu-Sendiri

“Pasanganmu adalah cermin yang baik bagi dirimu sendiri”

Jika Anda mengalami ujian dalam pernikahan, ingatlah kata mutiara pernikahan di atas. Sesungguhnya, jodoh kita tidak jauh berbeda dengan diri kita sendiri. Baik sifat, karakter, pemikiran dan lain sebagainya.

Ketika Anda bertengkar dengan pasangan dan melihat sisi buruk dari pasangan, maka sebenarnya alam sedang menunjukkan siapa diri kita. Karena setiap manusia memang memilki kekurangan dan kelebihan.

Wanita yang baik diciptakan untuk mendampingi pria yang baik, begitu pula sebaliknya. Maka dari itu, ketika Anda mengalami permasalahan dengan pasangan, hal pertama yang harus dilakukan adalah introspeksi diri.

Bercerminlah pada diri sendiri dan tanyakan apa yang menjadi kekurangan Anda. Jika Anda sudah mampu melakukan hal ini, dijamin pernikahan akan langgeng sampai tua.

7. Menikah itu untuk Saling Meringankan

Kata-Mutiara-Pernikahan-Menikah-Itu-Untuk-Saling-Meringankan

“Jika pernikahan terasa berat, coba bayangkan ketika hidup sendiri tanpa orang terkasih!”

Kata mutiara pernikahan ini juga bisa jadi motivasi andalan ketika merasa lelah dalam ujian pernikahan. Mungkin Anda sekarang merasa jenuh dan bosan karena sering bertengkar.

Namun jika Anda memutuskan untuk berpisah dengan pasangan Anda, tanyakan pada diri Anda.

Aapakah Anda akan merasa bahagia?

Bisakah Anda tersenyum lagi secerah ketika bersama pasangan?

Bisakah Anda hidup tanpa melihat kehadiran pasangan di sisi?

Pertengkaran adalah hal yang biasa terjadi dalam setiap rumah tangga, apalagi bagi yang baru menikah. Tapi, pertengkaran dalam pernikahan adalah pupuk untuk mendewasakan pola pikir.

Jangan sampai berpikir untuk berpisah atau bercerai. Karena percerain dalam islam diperbolehkan, namun sangat tidak disukai oleh Allah.

Pertengkaran adalah obat penawar kejenuhan dari pernikahan yang panjang. Jadi, jangan takut bertengkar dengan pasangan. Bertengkar seperlunya dan berbaikan secepatnya.

Pernikahan bahagia bukan didapatkan dari kehidupan mulus tanpa aral melintang. Pernikahan bahagia didapatkan dari kemampuan keluar dan memecahkan permasalahan dalam rumah tangga.

Baca juga : Kata Mutiara Cinta

Demikian ulasan tentang kata-kata mutiara pernikahan. Kata mutiara di atas adalah beberapa motivasi untuk Anda yang ragu menikah atau sedang mengalami masalah rumah tangga.

Wahyoeni ✓ Seorang Muslimah yang gemar ✓ Menulis dan ✓ Kuliner. Senang mencoba dan berbagi suatu pengalaman baru ❤.

Perceraian Dalam Islam

Wahyoeni
4 min read

Pernikahan Beda Agama

Wahyoeni
4 min read

Pernikahan Dalam Islam

Wahyoeni
4 min read

Rukun Nikah

Wahyoeni
4 min read

Kado Pernikahan Islami

Wahyoeni
3 min read