Siksa Api Neraka

Setiap umat manusia di dunia sebagai hamba Allah berkeinginan untuk bisa masuk surga dan selamat dari siksa api neraka.

Semua umat berusaha untuk melakukan kebaikan agar bisa masuk surga. Bukan hanya kaum muslim saja, bahkan semua kaum yang menganut agama lain juga memiliki aturan yang mengajak ke jalan kebaikan dan menjauhi kejahatan.

Sebagai umat muslim tentunya dianjurkan untuk selalu dekat dengan Allah dan juga dekat dengan sesama manusia di sekitarnya. Perlu keseimbangan dalam mengatur kapan saatnya sujud di hadapan Allah dan kapan saatnya hidup bermasyarakat.

“Hablum minallah Hablum minan-nas”.

Semua anjuran itu merupakan perintah Allah agar hamba-Nya melaksanakan semua perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya.

Siksa Api Neraka

Barang siapa melaksanakan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya, maka Allah menjanjikan surga untuknya dan dijauhkannya dia dari siksa api neraka.

Berikut hadist tentang kewajiban melaksanakan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya.

Amalan selamat dari Siksa Api Neraka

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu berkata:

“Aku mendengar Rasulullah bersabda, apa saja yang aku larang terhadap kalian, maka jauhilah. Dan apa saja yang aku perintahkan kepada kalian, maka kerjakanlah semampu kalian. Sesungguhnya apa yang membinasakan umat sebelum kalian hanyalah karena mereka banyak bertanya dan menyelisihi Nabi-nabi mereka.” [Diriwayatkan oleh al-Bukhâri dan Muslim].

Dari hadits diatas Rasullullah memerintahkah umatnya untuk melaksanakan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya agar selamat dari siksa api neraka.

Tingkatan Neraka

Panasnya siksa api neraka memiliki 7 tingkatan. Dalam Al Quran sudah diterangkan tentang berbagai tingkatan neraka, mulai dari yang ringan sampai dengan yang paling panas.

7 tingkatan neraka ini diciptakan oleh Allah untuk balasan bagi manusia sesuai dengan dosa-dosanya selama di dunia.

Berikut 7 tingkatan neraka sesuai dengan panas apinya

1. Neraka Jahannam

Neraka Jahannam adalah neraka tingkatan paling atas. Neraka jahannam adalah siksa neraka paling ringan untuk menghukum manusia yang melakukan dosa kecil ataupun dosa besar selama di dunia.

2. Neraka Ladhoh atau neraka Luza

Neraka Ladhoh adalah neraka tingkat kedua. Neraka Ladhoh untuk menghukum orang-orang yang mendustakan agama.

3. Neraka Khutamah, Hathamah

Neraka Khutamah adalah neraka tingkat ketiga. Neraka Khutamah untuk menghukum orang yang selama hidupnya hanya memikirkan duniawi dan lupa mengerjakan ibadah.

4. Neraka Sair

Neraka Zair adalah neraka tingkat keempat. Neraka sair untuk menghukum orang yang tidak mau berzakat atau mengeluarkan zakat namun tidak sesuai dengan kewajibannya.

5. Neraka Sahkhor atau Saqru

Neraka Sakhor atau Saqru adalah neraka tingkat kelima. Neraka sakor untuk menghukum orang yang tidak mengerjakan shalat dan orang yang tidak menyembah selain kepada Allah.

6. Neraka Jahim

Neraka Jahim adalah neraka tingkat keenam. Neraka Jahim untuk menghukum par pendusta agama, orang kafir, para pezina, peminum khamar dan mengerjakan apa yang dilarang oleh Allah.

7. Neraka Hawiyah

Neraka Hawiyah adalah neraka tingkatan ketujuh atau paling bawah. Neraka hawiyah adalah siksa neraka paling berat yaitu untuk menghukum orang yang matinya tidak membawa iman dan Islam.

Dari setiap tingkatan neraka dari tingkat pertama sampai tingkat ketujuh ada perbedaan hukumannya.

Tingkat pertama yaitu neraka Jahanam adalah siksa api neraka paling ringan, walaupun ringan panasnya siksa api neraka adalah 1000 kali panasnya api di dunia.

Simak dan baca juga : Surat Yasin

Gambaran Siksa Api Neraka Paling Ringan

Dari tingkatan neraka yang sudah dijelaskan sebelumnya, neraka tingkat pertama yaitu neraka jahanam adalah siksa neraka paling ringan. Diriwayatkan kalau panasnya api neraka adalah 1000 kalinya panasnya api di dunia.

Siksa api neraka memang sangat luar biasa, diceritakan seperti itu agar manusia sadar dan berbuat kebaikan selama di dunia serta meninggalkan larangan-Nya.

Rasulullah SAW bersabda:

“Siksa neraka paling ringan pada hari kiamat adalah seseorang yang pada kedua telapak kakinya diletakkan dua bara api neraka lalu otak orang itu mendidih karenanya. Dia tidak melihat bahwa ada orang lain yang lebih berat siksanya daripada dirinya. Padahal siksanya paling ringan diantara mereka.” (HR. Bukhari Muslim).

Dari gambaran sabda Rasullullah ini menjelaskan bahwa api neraka benar-benar sangat panas.

Walau api neraka diletakkan di telapak kaki sesorang yang sedang dihukum, tetap dapat mendidihkan otak. Padahal posisi otak berada di kepala, paling jauh dari telapak kaki.

Itulah dahsyatnya siksa api neraka yang sangat panas. Siksa neraka yang paling ringan saja mampu mendidihkan otak, bagaimana dengan hukuman bagi yang memiliki dosa besar.

Balasan azab atas perbuatan dosa manusia memang sangat setimpal bagi yang tidak menjalankan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya.

Azab Allah itu sangat pedih dan semua perbuatan manusia di dunia akan ada balasan setimpal.

Bagi manusia yang menjalankan perintah-nya dan meninggalkan larangan-Nya akan mendapat balasan kenikmatan di Surga.

Tapi bagi yang tidak menjalankan perintah-Nya dan melakukan perbuatan dosa yang dilarang, maka akan mendapat ganjaran dengan siksa api neraka yang sangat panas.

Simak dan baca : Doa Ziarah Kubur

Gambaran Siksa Api Neraka Paling Berat

Setelah sebelumnya dijelaskan hukuman siksa neraka paling ringan saja sudah bisa mendidihkan otak. padahal hanya dengan diberikannya sandal yang terbuat dari bara api atau diberikannya bongkahan api pada telapak kaki.

Bagaimana dengan hukuman siksa api neraka yang berat?

Otomastis untuk siksa api neraka paling berat lebih pedih. Bukan hanya di berikan sandal dari bongkahan api, tapi juga disiram tubuhnya dari kepala sampai ke ujung kaki.

Allah Swt berfirman dalam Al Quran Surah At Taubah ayat 35

یَّوۡمَ یُحۡمٰی عَلَیۡہَا فِیۡ نَارِ جَہَنَّمَ فَتُکۡوٰی بِہَا جِبَاہُہُمۡ وَ جُنُوۡبُہُمۡ وَ ظُہُوۡرُہُمۡ ؕ ہٰذَا مَا کَنَزۡتُمۡ لِاَنۡفُسِکُمۡ فَذُوۡقُوۡا مَا کُنۡتُمۡ تَکۡنِزُوۡنَ

Bacaan Surah At Taubah ayat 35 latin

“Yauma yuhma ‘alaihaa fii naari jahannama fatukwa bihaa jibaahuhum wajunuubuhum wazhuhuuruhum hadzaa maa kanaztum anfusikum fadzuuquu maa kuntum taknizuun.”

Terjemahan arti Surah At Taubah ayat 35

“Pada hari pembalasan dimana dipanaskannya emas dan perak dalam neraka jahanam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: “Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu”. (QS : At- taubah Ayat 35)

Dari firman diatas ditafsirkan bahwa siraman panasnya emas dan perak yang sudah mendidih dan mencair disiramkan ke dahi, dimasukkan ke lambung dan disramkan sampai ke punggung. Anda bisa membayangkan betapa panasnya siksa api neraka ini.

Di dunia kita terkena panas dari korek api sesaat saja rasa panasnya sangat menyengat dan tidak hilang-hilang.

Bagaimana rasanya dengan logam panas cair yang disiramkan ke tubuh kita, langsung lumer tubuh kita dengan merasakan panas yang sangat dahsyat.

Firman Allah dalam Surah Al Haaqqah ayat 30 – 32:

Bacaan Surah Al Haaqqah ayat 30 – 32 arab

(٣٠) خُذُوۡہُ فَغُلُّوۡہُ

(٣١) ثُمَّ الۡجَحِیۡمَ صَلُّوۡہُ

(٣٢) ثُمَّ فِیۡ سِلۡسِلَۃٍ ذَرۡعُہَا سَبۡعُوۡنَ ذِرَاعًا فَاسۡلُکُوۡہُ

Bacaan Surah Al Haaqqah ayat 30 – 32 latin

“Khudzuuhu faghulluuh” (ayat 30).
“Tsummal jahiima shalluuh.” (ayat 31).
“Tsumma fii silsilatin dzar’uhaa sab’uuna dziraa’an faaslukuuh.” (ayat 32).

Terjemahan arti Surah Al Haaqqah ayat 30 – 32

“Peganglah dia lalu belenggulah tangannya ke lehernya.” (ayat 30).
“Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta.” (ayat 31).
“Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala.” (ayat 32).

Dari terjemahan firman Allah di surah Al Haaqqah ayat 31 – 32 dijelaskna bahwa dalam keadaan tangan dibelenggu sampai ke leher dengan posisi di rantai.

Kemudian dimasukkan ke bara api neraka yang menyala-nyala dengan pnasnya yang sangat dahsyat.

Bisa dibayangkan apa yang akan terjadi, tubuh manusia akan langsung terbakar dan lumer terkena panasnya api neraka tersebut.

Dan diriwayatkan kalau proses siksaan neraja itu tidak sekali saja. Siksaan api neraka akan dilakukan berulang-ulang dan abadi di neraka.

Itulah gambaran siksa api neraka paling berat dan masih banyak siksaan-siksaan di neraka atas balasan perbuatan manusis itu sendiri selama di dunia.

Agar Anda terhindar dari siksa api neraka, wajib hukumnya untuk selalau taat kepada perintah Allah dan meninggalkan apa yang dilarang-Nya.

Anda hatus mengikuti petunjuk nabi Muhammad Saw agar selamat dari siksa api neraka.

Berikut beberapa amalan yang dianjurkan oleh Rasulullah kepada umatnya agar selamat dunia dan akherat.

Simak dan baca : Doa Selamat Dunia dan Akhirat

Amalan Selamat dari Siksa Api Neraka sesuai Petunjuk Rasulullah

Amalan jauh dan selamat dari api neraka.

Nabi Muhammad selalu mengajarkan para sahabat-sahabatnya dan penganut Islam untuk selalu melaksanakan perintah Allah dan meninggalkan larangan Allah.

Berikut anjuran Rasulullah agar umat muslim selamat dari siksa api neraka.

1. Melakukan sholat sunah 4 rakaat sebelum Dzuhur dan 4 rakaat setelahnya

Umm Habibah istri Nabi (Sallalahu ‘alayhi wa salam) : Dia mendengar Rasulullah (Sallahu’ alayhi wa salam) mengatakan:

“Siapa pun yang memelihara empat rakaat sebelum dzuhur dan empat setelahnya, Allah membuat dia dilarang untuk Api.” [Sunan At-Tirmidzi 428, kelas: Sahih (otentik)]

Menurut para ulama, 4 rakaat dilakukan dengan 2 doa 2 rakaat.

Ini untuk sholat sunahnya, yang wajib juga harus tetap dilaksankan. Terutama sholat wajib dengan berjamaah akan menghindarkan Anda dari panasnya siksa api neraka. Karena semua sholat wajib berjamaah meiliki keutamaan.

Simak dan baca juga keutamaan sholat subuh berjamaah yang sangat luar biasa yang mungkin belum Anda tahu.

2. Melakukan Puasa Sehari

Nabi (Sallalahu ‘alayhi wa salam) mengatakan:

“Barangsiapa yang berpuasa sehari di jalan Allah, maka Allah akan memindahkan wajahnya menjauh dari neraka dengan jarak tujuh puluh tahun.” [Sahih Bukhari, Muslim]

Berpuasa sehari ini bisa diartikan puasa nabi Daud dengan 1 hari puasa dan 1 hari tidak, atau berpuasa hari Senin dan Kamis di luar Ramadhan agar selamat dari api neraka.

3. Membuat doa yang akan membuat Surga dan Api Neraka memohon kepada orang-orang beriman

Nabi (Sallalahu ‘alaihi wa salam) berkata:

“Siapa pun yang meminta kepada Allah surga tiga kali, surga akan berkata: Ya Allah, mengakui dia ke dalam surga. mencari perlindungan dari api neraka tiga kali, Api neraka akan berkata: Ya Allah, selamatkan dia dari api neraka.” [Sunan At-Tirmidzi 2572].

Doa memohon selamat dari api neraka arab

(3x) اللهم أدخلني جنات أل برديس المجاهدين

(3x) اللهم أجرني معنا نار

Doa memohon selamat dari api neraka latin

“Allahum ‘adkhilni janaat ali biridis almujahidin.” (3 kali)
“Allahuma ajirni minan naar.” (3 kali)

Terjemahan arti doa memohon selamat dari api neraka

“Ya Allah, masukkan aku Taman Surga Mujahidin.” (3 kali)
“Ya Tuhan, buatkan aku api bersama kami.” (3 kali)

Usahakan untuk mengucapkan doa-doa setiap hari agar selamat dari panasnya siksa api neraka.

4. Berperang dalam jihad

Abu Huraira melaporkan Rasululah bersabda :

“Siapa pun yang percaya kepada Allah dan Rasul-Nya, menetapkan shalat, dan puasa bulan Ramadhan akan memiliki hak atas Allah bahwa ia akan masuk ke surga apakah ia berjuang di jalan Allah atau tetap tinggal di tanah tempat ia dilahirkan.” [Sa hih Bukhari 2790]

Bagi siapa saja yang beriman dengan percaya kepada Allah dan Rasulullah, menjalankan shalat wajib 5 waktu dan melaksanakan puasa di bulan Ramadahan akan memiliki hak untuk dapat masuk surga.

Tapi dia juga dianjurkan untuk berjuang di jalan Allah dengan maksud melakukan perbuatan “Amar makruf nahi munkar”.

5. Memiliki perilaku yang baik

Rasulullah bersabda:

“Tidakkah aku tidak memberitahumu untuk siapa api neraka dilarang? Setiap orang berperilaku baik, sopan, dan ringan, maka akan selamat dari api neraka” [Sunan At-Tirmidzi 2488, Grade: Hasan]

Pengertian itu untuk orang yang berperilaku sopan, menentang kekerasan, karakternya mudah bergaul dan murah hati dalam kepribadiannya akan selamat dari siksa api neraka.

6. Shodaqoh (Memberi amal)

Menurut Ady Ibn Hatim (semoga Allah senang dengan dia), Rasulullah bersabda :

“Jagalah dirimu dari neraka bahkan dengan setengah dari kurma dalam amal. Jika dia tidak dapat menemukannya, maka dengan kata yang baik.” [Sahih Bukhari 1417 dan Sahih Muslim 1016] 7)

7. Menangis karena takut kepada Allah

Dikisahkan bahwa Abu Hurairah (ra dengan dia) berkata:

Utusan Allah, Rasulullah bersabda :

“Orang yang menangis karena takut kepada Allah tidak akan masuk Neraka sampai susu kembali ke kambing, dan debu yang dihasilkan (saat berperang) demi Allah dan asap Neraka tidak akan pernah hidup berdampingan.” [Jami ‘at-Tirmidzi 1633]

Bagian terakhir dari hadis adalah metafora karena tidak mungkin, seperti dalam ayat di mana Allah berfirman (menafsirkan artinya):

“Dan mereka tidak akan masuk Surga sampai unta melewati mata jarum.”

Baca juga : Doa Paling Utama

Demikian ulasan tentang siksa api neraka yang sangat pedih. Dengan melaksanakan 7 amalan yang dianjurkan oleh nabi Muhammad saw, semoga Anda dijauhkan dari panasnya siksa api neraka. Bagikan ini dengan orang lain sehingga Anda mendapatkan imbalan sebanyak mereka berlatih. Semoga Allah menyelamatkan kita dari panasnya api neraka. Aamin.

Loading...

Manfaat Sedekah

Wahyoeni
7 min read

Islam itu Indah

Wahyoeni
4 min read

Dakwah Islamiah

Wahyoeni
3 min read

Jenis-Jenis Rezeki

Wahyoeni
6 min read

Nama Bayi Islami

Wahyoeni
8 min read

Tanah Suci Umat Islam

Wahyoeni
3 min read