Sujud Sahwi

Sujud Sahwi – Manusia adalah makhluk pelupa, apalagi ketika sedang banyak pikiran. Walau sedang melaksanakan sholat kadang pikiran manusia tidak khusuk dan lupa dengan rukun sholat atau hitungan rakaatnya. Karena hal ini maka di dalam islam mensyariatkan adanya sujud sahwi.

Pada artikel kali ini wisatanabawi.com akan mengulas tentang sujud sahwi, sebab-sebab sujud sahwi, tata-cara sujud sahwi dan bacaan sujud sahwi lengkap.

Sujud Sahwi

Sujud sahwi adalah sujud yang dilakukan karena kita mengalami kelupaan di dalam shalat. Baik itu kelupaan mengerjakan sesuatu yang sunnah atau rukun lainnya yang salah tanpa disengaja.

Sujud-Sahwi-Adalah

Rasulullah bersabda:

إِ نَّــمَا أَ نَـا بَـشَــرٌ أَ نَـسِى كَــمَا تَــنْـسَــوْ نَ : فَـإِ ذَ ا نَـسِـيْتُ فَـذَ كِّــرُوْ نـِىْ

Artinya:

“Aku hanyalah seorang manusia, diriku juga lupa seperti dirimu lupa, jadi jika ketika diriku lupa, maka engkau ingatkanlah”, (H.R.Bukhari dan Muslim).

Rasulullah bersabda:

“Apabila dipanggil untuk shalat (adzan bekumandang), setan membelakangi sambil kentut dengan keras sehingga orang tersebut tidak mendengar adzan tersebut. Apabila adzan tersebut sudah selesai ia segera menghampirinya. Apabila ia melaksanakan shalat setan kembali membelakangi sambil membisikkan antara seseorang dengan dirinya. Setan itu mengatakan, “Ingat ini, ingat itu”, sehingga ia tidak mengetahui berapa rakaat ia shalat. Apabila dari kalian tidak mengetahui sudah berapa rakaat ia melaksanakan shalat, maka sujudlah sebanyak dua kali sambil duduk”, (HR. Bukhari dan Muslim).

Sebab-Sebab Sujud Sahwi

Sujud sahwi dilakukan karena beberapa hal:

  1. Ketika kita lupa melakukan duduk tasyahud awal.
  2. Ketika lupa mebaca tasyahud awal.
  3. Ketika lupa membaca shalawat dalam tasyahud awal.
  4. Ketika lupa membaca doa qunut dalam sholat subuh.
  5. Ketika lupa salah satu rukun shalat dan teringat sebelum melakukan rukun itu pada rakaat berikutnya.
  6. Lupa salah satu rukun shalat dan ingatnya pada saat atau setelah mengerjakan rukun yang sama pada rakaat setelahnya.
  7. Ketika mengalamikeraguan dalam menghitung jumlah rakaat shalat, seperti tiga atau empat rakaat.
  8. Apabila kita meyakini jumlah rakaat shalat yang sedang kita kerjakan ternyata berkurang.
  9. Apabila kita melakukan salam sebelum sempurna shalat yang kita dirikan atau dalam arti rakaatnya berkurang.
  10. Bila seseorang melaksankan shalatsudah salam, tapi ada orang yang memberi tahu bahwa shalatnya kurang rakaatnya atau ada rukun yang terlupa.

Tata-Cara Sujud Sahwi

Cara melakukan sujud sahwi adalah sama seperti kalau melakukan sujud dalam shalat. Sujud sahwi dilakukan dengan sujud dua kali tanpa memakai takhbiratul ikhram dan cukup dengan takbir biasa saja.

Pengerjaan sujud sahwi ini tergantung dari kelupaan yang terjadi dalam sholat Anda. Akan lebih baik jika sujud sahwi dilakukan sesuai yang dicontohkan oleh Rasulullah.

Diriwayatkan dari Abdullah bin Buhainah Ra:

“Pada suatu ketika, Rasulullah mengimami shalat kami. Setelah dua rakaat, beliau langsung berdiri tanpa duduk (tasyahud awal), dan jamaah yang banyak turut pula berdiri mengikuti beliau. Tatkala shalat telah selesai, dan kami sedang menunggu-nunggu beliau mengucapkan salam, ternyata beliau takbir, lalu sujud dua kali ketika duduk sebelum salam. Setelah itu, barulah beliau mengucap salam.” (HR.Muslim).

Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud Ra:

“Rasulullah melakukan shalat Zhuhur lima rakaat. Setelah selesai shalat, ditanyakan kepada beliau tentang hal itu. Maka, beliau sujud dua kali, lalu mengucapkan salam.” (HR.Bukhari dan Muslim).

Pada intinya, perlu melakukan sujud sahwi sebelum salam jika sholat Anda ada kekurangan dalam pengerjaan rukunnya. Kalau dalam pengerjaan sholat wajib Anda berlebih, maka lakukanlah sujud sahwi yang dilakukan sesudah salam.

Sujud Sahwi Sebelum Salam

Sujud sahwi dilakukan sebelum salam karena ada kejadian berikut:

  • Meninggalkan tasyahud awal. Semakna dengan itu adalah semua kasus meninggalkan wajib sholat karena lupa.
  • Ragu jumlah rakaat sholat dan tidak bisa menentukan mana yang lebih meyakinkan.

Sujud Sahwi Setelah Salam

Sujud sahwi dilakukan setelah salam, karena ada kejadian berikut:

  • Penambahan jumlah rakaat sholat.
  • Penambahan gerakan dalam sholat.

Kalau Anda ragu dan belum bisa menentukan mana yang lebih meyakinkan. Para ulama sudah mengambil kesepakatan, melakukan sujud sahwi antara sebelum salam dan sesudah salam ini sifatnya anjuran. Artinya, jika terjadi salah posisi pada waktu melakukan sujud sahwi, sholat tetap sah.

Bacaan Sujud Sahwi

Pada dasarnya, tidak ada bacaan khusus yang dibaca ketika sujud sahwi. Jadi, kita boleh membaca doa sujud apa saja sebagaimana doa yang sering kita baca dalam sujud ketika melakukan sholat wajib. Namun, sebagian imam atau ulama ada yang menganjurkan atau men-sunnahkan untuk membaca doa berikut.

Bacaan sujud sahwi

Bacaan-Sujud-SahwiBacaan sujud sahwi arab

سُبْحَانَ مَنْ لاَ يَنَامُ وَلاَيَسْهُوْ

Bacaan sujud sahwi latin

“Subhaana mal-laa yanaamu wa-laa yashuu”

Arti bacaan sujud sahwi

“Maha Suci Allah yang tidak pernah tidur dan tidak pernah lupa.”

Simak dan baca juga : Sujud Tilawah

Sujud Sahwi dalam Sholat berjamaah

Terkait sujud sahwi ketika shalat berjamaah adalah sebagai berikut:

  1. Jika imam lupa atau terlewat salah satu rukun dalam sholat, maka makmum laki-laki mengingatkan imam dengan membaca ‘Subhanallah’. Sementara makmum perempuan menepukkan tangannya.
  2. Jika imam melakukan sujud sahwi sebelum salam, maka semua makmum ikut melakukan sujud sahwi, termasuk makmum yang masbuk.
  3. Jika imam melakukan sujud sahwi setelah salam, maka semua makmum yang mengikuti sholat dari awal harus melakukan sujud sahwi bersama imam. Sedangkan makmum masbuk tidak boleh ikut melakukan sujud sahwi.
  4. Ketika sedang melakukan sholat berjamaah, makmum yang kelupaan bacaan sholatnya. Misalnya tertukar antara bacaan doa rukuk dengan bacaan doa sujud, maka makmum tidak wajib melakukan sujud sahwi. Karena makmum tidak dibolehkan melakukan sujud sahwi sendirian, sementara imam tidak melakukan sujud sahwi.
  5. Jika imam kelupaan atau terlewat salah satu rukun dalam sholat, namun imam tidak melakukan sujud sahwi maka makmum berhak mengingatkan imam agar melakukan sujud sahwi dan diikuti makmum lainnya.

Lupa Melakukan Sujud Sahwi

Saat Anda kelupaan atau kelewat salah satu rukun dalam sholatnya, maka diharuskan untuk melakukan sujud sahwi di akhir sholat Anda. Baik sujud sahwi yang dilakukan sebelum salam ataupun sesudah salam. Namun, kadang Anda lupa untuk mengerjakan sujud sahwi.

Maka yang harus Anda lakukan jika lupa melakukan sujud sahwi adalah:

1. Jika wudhu Anda belum batal dan jedanya belum lama, maka Anda boleh langsung melakukan sujud sahwi.

2. Jika wudhu Anda sudah batal, ulama memberikan 2 rincian.

  • Jika terlupanya karena kelebihan rakaat, maka dia langsung wudhu dan sujud sahwi. Karena kegunaan sujud sahwi di sini adalah untuk menghina setan.
  • Jika terlupanya selain karena kelebihan rakaat, maka Anda dianjurkan untuk mengulangi sholat dari awal.

Simak dan baca juga : Sujud Syukur

Demikian ulasan dan pembahasan tentang sujud sahwi, bacaan sujud sahwi, tata cara sujud sahwi lengkap. Semoga Allah senantiasa memberikan taufiq dalam semua ibadah Anda agar Anda selalu menjadi orang yang beriman, Aamin.

Sholat Istikharah

Wahyoeni
6 min read

Sujud Syukur

Wahyoeni
3 min read

Doa Sholat Witir

Wahyoeni
4 min read

Sholat Jenazah

Faisal
4 min read

Sujud Tilawah

Wahyoeni
3 min read