Manfaat Sedekah

Simak ulasan tentang √ pengertian arti sedekah, √ waktu terbaik bersedekah, √ keutamaan dan manfaat sedekah yang luar biasa berikut.


Arti Sedekah

Sedekah atau shodaqah adalah menginfakan atau mengamalkan harta yang dimilikinya di jalan Allah. Dan hal ini dibarengi dengan rasa iklash dalam dirinya ketika mengamalkan sebagian hartanya tersebut.

Arti Sedekah

Sedekah identik dengan mengamalkan sebagian hartanya untuk fakir miskin atau orang yang tidak mampu. Namun sebenernya sedekah memiliki cakupan yang luas.

Sedekah bisa mencakup sedekah ilmu, yaitu dengan mengamalkan ilmunya di jalan Allah dan untuk kebaikan umat.

Atau juga bisa dengan sedekah tenaga, yaitu dengan membantu saudara muslim yang lainnya dengan tenaga yang dimilikinya, misalnya ikut membangun rumah saudaranya atau ikut gotong royong membangun masjid disekitar Anda.

Rasulullah bersabda :

“Kamu menyingkirkan batu, duri dan tulang dari tengah jalan itu adalah sedekah bagimu.” (HR. Bukhari).

Tidak memilki harta berlimpah bukan menjadi penghalang untuk bersedekah. Lebih baik menjadi tangan di atas daripada tangan di bawah.

Itulah mengapa sedekah tidak hanya sekedar tentang harta saja, walau hanya dengan tersenyum ketika bertemu saudara muslim, membantu orang ketika susah juga sudah termasuk sedekah.

Rasulullah bersabda :

“Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah“. (HR. At-Tirmidzi).

Sedekah atau shodaqah juga mencakup segala macam dzikir, seperti tasbih, tahmid, dan tahlil dan segala macam perbuatan baik lainnya.

Pahamilah, bahwa semua yang Anda miliki adalah titipan dari Allah. Jadi pergunakanlah dengan baik dan bijak di jalan Allah.

Allah berfirman dalam Al Quran surah Al-An’am ayat 162 :

قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Artinya :

“Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku semata-mata karena Allah Tuhan semesta alam)” (QS. Al-An’am ayat 162).

Dari penjelasan ayat diatas bahwa hidup dan mati kita hanya untuk Allah. Termasuk juga harta yang kita miliki juga untuk Allah. Maka sedekahkanlah harta kita di jalan Allah agar mendapatkan keberkahan di dunia dan akhirat.

Dan bagi siapa saja yang mau bersedekah untuk mengeluarkan sedikit hartanya di jalan Allah, maka banyak pihak yang mendoakannya. Tidak hanya manusia yang dibantu, tapi malaikat juga ikut serta mendoakan.

Pada kesempatan ini wisatanabawi akan mengulas tentang waktu sedekah terbaik, keutamaan sedekah dan manfaat sedekah.

Waktu Sedekah Terbaik

Waktu-Sedekah-Terbaik

1. Menyegerakan Sedekah di Waktu Pagi

Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah bersabda :

Tidak satu hari pun berlalu dimana seorang hamba berada padanya kecuali turun dua malaikat. Lalu salah satunya berkata, ‘Ya Allah, berilah balasan kepada orang-orang yang menginfakkan hartanya.”

Kemudian malaikat yang lain berkata, “Ya Allah, berilah kebinasaan pada orang-orang yang menahan hartanya.” (HR Al-Bukhari dan Muslim).

Inilah balasan luar biasa yang akan kita dapatkan dengan bersedekah setiap pagi hari.

Doa dari malaikat agar kita diberi balasan baik oleh Allah. Akan tetapi orang-orang yang bakhil, kikir lagi pelit, mereka mendapatkan doa keburukan dari malaikat.

2. Bersedekah di Waktu Sehat

Abu Hurairah suatu ketika meriwayatkan bahwa seseorang bertanya kepada Rasulullah :

“Ya Rasulullah sedekah yang bagaimanakah yang paling besar pahalanya?”

Rasulullah bersabda :

“Bersedekah pada waktu sehat, takut miskin, dan sedang berangan-angan menjadi orang yang kaya.” (HR Al-Bukhari dan Muslim).

Inilah waktu sedekah paling tepat. Saat sehat, karena seseorang yang sakit, apalagi sakit keras, biasanya ringan hati dalam bersedekah mengharap kesembuhan atau yang lainnya.

Kebalikannya, orang yang sehat biasanya lupa bersedekah karena sibuk dengan banyak keinginan di benaknya. Bersedekah di waktu sehat menandakan seseorang tidak lupa dengan Allah saat mendapatkan kenikmatan dunia.

Bersedekah saat takut miskin berarti mampu mengalahkan bisikan dan godaan setan yang datang dari segala penjuru. Berarti berpaling dari godaan setan dan lebih memilih karunia Allah berupa balasan yang lebih baik kelak di akhirat.

Allah berfirman dalam Al Qoran surah Al-Baqarah ayat 268 :

الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِالْفَحْشَاءِ ۖ وَاللَّهُ يَعِدُكُمْ مَغْفِرَةً مِنْهُ وَفَضْلًا ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Artinya :

“Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir), sedang Allah menjadikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia, dan Allah Mahaluas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah ayat 268).

Bersedekah saat berangan-angan menjadi orang yang kaya berarti jiwa terbebas dari penyakit kikir. Berarti memahami bahwa yang harus dibangun adalah negeri akhirat dan bukan dunia yang fana.

Allah berfirman dalam Al Quran surah At-Taghabun ayat 16 :

فَاتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَاسْمَعُوا وَأَطِيعُوا وَأَنْفِقُوا خَيْرًا لِأَنْفُسِكُمْ ۗ وَمَنْ يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

Artinya :

“Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta taatlah dan nafkahkanlah nafkah yang baik untuk dirimu. Barangsiapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS. At-Taghabun ayat 16).

Oleh karenanya, menyegerakan sedekah adalah sebuah kebaikan tersendiri. Adapun memperlambat atau menunda-nundanya memiliki resiko tersendiri.

Rasulullah bersabda :

“Janganlah kamu memperlambatnya hingga maut tiba, lalu kamu berkata, “Harta untuk si fulan sekian dan untuk si fulan sekian,” Padahal harta itu telah menjadi milik si fulan (ahli waris).” (HR Al-Bukhari – Muslim).

3. Bersedekah Waktu Dalam Keadaan Lapang Maupun Sempit

Oang yang bersedekah tidak hanya ketika lapang saja (Ketika memilki harta berlimpah), namun orang yang masih tetap bersedekah ketika sedang dalam kesempitan.

Walau sedang dalam kesempitan, namun masih bisa bersedekah untuk orang lain, ini adalah salah satu waktu yang terbaik untuk bersedekah.

Allah berfirman dalam Al Quran surah Ali Imran ayat 134 :

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

Artinya :

“(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS. Ali Imran ayat 134).

4. Bersedekah Pada Waktu Hari Jumat

Pada dasarnya semua amalan adalah baik, apalagi amalan itu dilakukan pada hari Jumat. Makanya banyak yang bilang kalau hari jumat adalah hari penuh berkah.

“Jumat Berkah”

Dari Abu Hurairah Ra, Rasulullah bersabda :

خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ أُدْخِلَ الْجَنَّةَ وَفِيهِ أُخْرِجَ مِنْهَا وَلاَ تَقُومُ السَّاعَةُ إِلاَّ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ

“Hari yang baik saat terbitnya matahari adalah pada waktu hari Jumat. Hari tersebut adalah hari diciptakannya Adam, hari pada waktu Adam dimasukkan ke dalam surga dan hari ketika Adam dikeluarkan dari surga. Hari kiamat tidaklah terjadi kecuali pada hari Jumat.” (HR. Muslim).

5. Bersedekah Pada Waktu Bulan Ramadhan

Para guru dari Abu Bakar bin Maryam mengatakan :

“Jika bulan Ramadhan telah datang, bersemangatlah untuk bersedekah. Karena bersedekah di bulan Ramadhan lebih banyak pahalanya seperti orang yang bersedekah di jalan Allah.” (Al-Maktab Al-Islami).

Jadi di bulan Ramadhan adalah waktu yang sangat baik untuk bersedekah.

Bersedekah di bulan Ramadhan memiliki keutamaan karena pada bulan mulia ini, semua orang dimudahkan untuk melakukan amal kebaikan, termasuk sedekah.

Pada dasarnya manusia itu sangat mudah terpedaya godaan setan yang senantiasa mengajak manusia meninggalkan kebaikan.

Sesuai dalam Al Quran surah Al A’raf ayat 16 :

فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ

Artinya :

Iblis menjawab, “Karena Engkau telah menghukumku tersesat, Aku benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan-Mu yang lurus.” (Qs. Al A’raf: 16).

Maka berbuat baiklah di jalan Allah, bersedekahlah agar mendapat naungan dari Allah. Karena sedekah memilki banyak keutamaan dan manfaatnya.

Simak dan baca : Waktu Mustajab Berdoa

Keutamaan Sedekah

Keutamaan-Sedekah

Meski sedekah tampaknya mengurangi harta, akan tetapi sebenarnya ia malah mengembangkannya.

Sedekah ibarat modal dalam perdagangan. Harus dikeluarkan untuk mendapat keuntungan. Akan tetapi, modal ini unik. Unik  karena tidak ada resiko kerugian. Modal ini pasti berkembang di sisi Allah.

Untuk mengetahui keutamaan sedekah, kita bisa memperhatikan dua ayat berikut ini.

Surah Al Hadid ayat 18 :

إِنَّ الْمُصَّدِّقِينَ وَالْمُصَّدِّقَاتِ وَأَقْرَضُوا اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا يُضَاعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ أَجْرٌ كَرِيمٌ

Artinya :

“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (pembayarannya oleh Allah) kepada mereka dan bagi mereka pahala yang banyak.” (QS. Al-Hadid ayat 18)

Surah Al Baqarah ayat 245 :

مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً ۚ وَاللَّهُ يَقْبِضُ وَيَبْسُطُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

Artinya :

“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat-gandakan pembayaran kepadanya dengan kelipatan yang banyak, dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.” (QS. Al-Baqarah ayat 245).

Jelas sudah dari ayat di atas bahwa sedekah akan berkembang. Allah sendirilah yang akan melipat-gandakannya.

Padahal ia pemilik perbendaharaan langit dan bumi. Tentunya melipat-gandakan sedekah kita yang tidak seberapa amatlah mudah bagi-Nya.

Hal menarik lainnya, juga masih di dua ayat di atas, Allah menyebut sedekah harta kita sebagai pinjaman kita kepada-Nya. Allah tidak menyebutnya dengan pemberian kita kepada-Nya, tetapi pinjaman.

Meski sebenarnya Dia tidak membutuhkan harta kita. Meski yang menerima sedekah kita bukanlah Dia Yang Mahakarya, akan tetapi makhluk-makhluk-Nya.

Meski demikian, Allah menganggapnya pinjaman. Pinjaman yang akan Dia kembalikan.

Allah berfirman dalam Al Quran surah At-Taubah ayat 111 :

وَمَنْ أَوْفَىٰ بِعَهْدِهِ مِنَ اللَّهِ

Artinya :

“Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah?” (QS. At-Taubah ayat 111).

Janji Allah di atas juga diamini oleh Rasulullah.

Rasulullah bersabda :

“Sesungguhnya sedekah seseorang walau hanya sesuap akan dikembang-biakan oleh-Nya yang pemaaf. Dan bagi hamba yang tawadhu karena-Nya, Allah akan mengangkat (derajatnya).” (HR Muslim).

Dari penjelasan hadist ini maka janganlah takut dengan janji Allah. Walau sedekah kita hanya sedikit ibarat hanya sesuap tetap akan dilipatgandakan oleh Allah.

Simak dan baca : Doa Terbebas Hutang

Manfaat Sedekah

Manfaat-Sedekah

Sedekah memilki keutamaan dan manfaat yang sangat luar bisa untuk di dunia dan di akhirat nanti. Simak manfaat sedekah berikut ini.

1. Sedekah Dapat Menghapus Dosa

Setiap manusia akan memilki dosa, karena manusia kadang lupa dan tanpa sengaja melakukan perbuatan dosa.

Dengan memohon ampunan kepada Allah dengan membaca istighfar atau dengan bersedekah, dan melakukan perbuatan baik lainnya maka dosa kita dapat diampuni oleh Allah.

Rasulullah bersabda :

“Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api“. (HR. At-Tirmidzi).

Dengan bersedekah, adalah cara yang mudah agar dapat mnghapus perbuatan-perbuatan dosa kita. Sedekah itu banyak macamnya, bukan hanya harta saja, dengan tersenyum saja kita juga sudah bersedekah.

2. Allah Akan Melipatgandakan Pahala Orang yang Bersedekah

Salah satu sifat Allah dalam asmaul husna adalah Al Bashiir (البصير) yang artinya “Yang Maha Melihat”.

Allah akan melihat setiap apapun yang dilakukan oleh kita, pasti Allah akan melihat kita. Sedekah sedikit apapun itu pasti Allah melihatnya. Disitulah Allah melipatgandakan pahala orang-orang yang bersedekah.

Allah berfirman dalam Al Quran surah Al Baqarah ayat 261 :

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Artinya :

“Perumpamaan orang-orang yang mendermakan (sedekah) harta bendanya di jalan Allah, seperti (orang yang menanam) sebutir biji yang menumbuhkan tujuh untai dan setiap untai terdapat seratus biji dan Allah melipat gandakan (balasan) kepada orang yang dikehendaki, dan Allah Maha Luas (anugrah-Nya) lagi Maha Mengetahui.“ (QS. Al-Baqarah ayat 261).

3. Mendapat Perlindungan di Hari Akhir

Rasulullah telah menjelaskan tentang orang-orang yang akan memperoleh perlindungan pada hari kiamat nanti, salah satunya adalah orang-orang yang bersedekah.

Rasulullah bersabda :

“Seorang yang bersedekah dengan tangan kanannya, maka ia menyembunyikan amalnya itu sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya“. (HR. Bukhari).

4. Sedekah Tidak Akan Mengurangi Harta

Rasululla bersabda :

“Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya.” (HR. Muslim).

Untuk itu perbanyaklah bersedekah di jalan Allah. Karena sedekah tidak hanya membersihkan diri dari dosa, namun keutamaan sedekah juga tidak akan mengurangi harta kita. Malah sebaliknya, sedekah dapat melancarkan rezeki kepada kita.

Jika kita yakin bahwa diri kita bersedekah karena Allah, insha Allah akan digantikan dengan sesuatu yang lebih baik lagi.

5. Sedekah juga Merupakan Tanda Ketaqwaan

Sedekah adalah salah satu wujud ketaqwaan seseorang kepada Allah.

Allah berfirman dalam Al Quran surah Al Baqarah ayat 2 – 3 :

ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ (2) الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ (3)

Artinya :

“Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan sholat, dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka.” (QS. Al Baqarah ayat 2-3).

Dari ayat diatas dijelaskan bahwa salah satu ciri orang yang bertaqwa adalah dengan menafkahkan sebagian rezekinya di jalan Allah.

Simak dan baca : Jenis-Jenis Rezeki

6. Sedekah Adalah Amalan yang Tidak Pernah Putus

Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda :

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Artinya :

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak yang sholeh.” (HR. Muslim).

Hadits ini menegaskan bahwa sedekah adalah salah satu amalan yang membuat pahalanya tidak pernah putus walau orangnya sudah meninggal.

7. Sedekah Dapat Menyucikan, Membersihkan dan Menyehatkan Diri

Dengan bersedekah dapat untuk menyucikan dan membersihkan diri kita dari perbuatan-perbuatan dosa yang telah kita lakukan.

Allah berfirman dalam Al Quran surah At-Taubah ayat 103-104 :

خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّ صَلَاتَكَ سَكَنٌ لَهُمْ ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ (103)

أَلَمْ يَعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ هُوَ يَقْبَلُ التَّوْبَةَ عَنْ عِبَادِهِ وَيَأْخُذُ الصَّدَقَاتِ وَأَنَّ اللَّهَ هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ (104)

Artinya :

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan sedekah (zakat) itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka, dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

“Tidakkah mereka mengetahui, bahwasanya Allah menerima tobat dari hamba-hamba-Nya dan menerima sedekah (zakat), dan bahwa Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.” (QS. At Taubat ayat 103-104).

8. Sedekah Dapat Menjauhkan Diri dari Api Neraka

Sedekah dapat menjauhkan diri kita dari api neraka.

Rasulullah SAW bersabda :

“Jauhkan dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan (sedekah) sebutir kurma”

Hadits ini menerangkan bahwa sedekah di jalan Allah, walaupun sedikit dapat menjauhkan diri dari siksa pai neraka.

Maka jangan takutlah untuk bersedekah di jalan Allah. Karena sedekah sangat mudah dilakukan dan memilki keutamaan serta manfaat yang luar biasa di dunia dan di akhirat.

Simak dan baca : Amalan Agar Keinginanya Segera Terkabul

Demikian ulasan tentang sedekah, keutamaan dan manfaatnya bagi seseorang yang dengan ikhlas menyisihkan atau mengamaljan sebagian hartanya di jalan Allah.

Loading...

Ekonomi Islam

Wahyoeni
3 min read

Keajaiban Islam

Wahyoeni
5 min read

Siksa Api Neraka

Wahyoeni
6 min read

Rukun Islam

Wahyoeni
6 min read